Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Kompas.com - 15/12/2019, 11:52 WIB
Penindakan Pembuang Puntung Rokok Car Free Day di Thamrin KOMPAS.com/ANGGITA NURLITASARIPenindakan Pembuang Puntung Rokok Car Free Day di Thamrin

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat yang berada di area car free day (CFD) sepanjang Jalan Sudirman-Jalan M.H Thamrin diingatkan untuk tidak merokok.

Penyidik Dinas Lingkungan Hidup tidak akan segan menjatuhkan denda kepada warga yang membuang puntung rokok di selokan selama CFD berlangsung.

Denda tersebut diperuntukan bagi yang membuang sampah sembarangan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Pasal 30 Ayat 1 a sampai dengan d.

"Dijatuhkan denda minimal ya Rp 100 ribu, tapi kalau dia tidak ada ya seadanya berapa lalu didata dan difoto untuk buktinya," ujar petugas Penyelidik Dinas Lingkungan Hidup H.M Yamin, Minggu (15/12/2019).

Jika pelanggar tidak memiliki dan membawa uang sama sekali, Kartu Tanda Pengenal (KTP) akan ditahan dan harus membayarkan dendanya.

Baca juga: Warga Senang Bisa Nikmati CFD yang Tak Lagi Disesaki PKL

"Penindakan untuk yang membuang sampah sesuai Perda 3 tahun 2013 tentang pengelolaan sampah. Setiap orang dilarang membuang sampah di keramaian, di trotoar, danau, sungai, selokan, lapangan, kendaraan umum, tempat umum. Seandainya tertangkap tangan oleh petugas ya bisa dikenakan denda," kata dia.

Dalam Perda tersebut sudah tertulis bahwa pelanggar akan dikenakan denda minimal Rp 100.000 dan maksimal Rp 500.000.

Namun bagi pemilik usaha yang tidak memiliki izin pembuangan sampah, sesuai dengan Pasal 133 akan dikenakan denda minimal Rp 5 juta dan maksimal Rp 10 juta.

Posko penindakan dan pengawasan tersebut memiliki 46 petugas yang bekerja dengan sistem shift dan akan mengawasi warga yang terindikasi membuang sampah sembarangan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Orang-orang Memang Pakai Masker, tapi Mengapa saat Ngobrol Malah Dilepas?'

"Orang-orang Memang Pakai Masker, tapi Mengapa saat Ngobrol Malah Dilepas?"

Megapolitan
Pertamina Periksa Sampel Gumpalan Minyak di Pulau Pari

Pertamina Periksa Sampel Gumpalan Minyak di Pulau Pari

Megapolitan
Pemkot Jaktim Ingin Bangun Tugu Peti Mati untuk Ingatkan Bahaya Covid-19

Pemkot Jaktim Ingin Bangun Tugu Peti Mati untuk Ingatkan Bahaya Covid-19

Megapolitan
Terekam Kamera CCTV, Begini Detik-detik Penembakan Pria di Kelapa Gading

Terekam Kamera CCTV, Begini Detik-detik Penembakan Pria di Kelapa Gading

Megapolitan
Ada Sidang Tahunan MPR, Polisi: Tidak Usah Demo, Lagi Covid-19

Ada Sidang Tahunan MPR, Polisi: Tidak Usah Demo, Lagi Covid-19

Megapolitan
Cekcok di Pesawat, Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Laporkan Putra Amien Rais ke Polisi

Cekcok di Pesawat, Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Laporkan Putra Amien Rais ke Polisi

Megapolitan
Mendiang Kadis Parekraf di Mata Anies dan Ariza: Pribadi yang Baik serta Berdedikasi

Mendiang Kadis Parekraf di Mata Anies dan Ariza: Pribadi yang Baik serta Berdedikasi

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Sediakan Banyak Alternatif Pengganti Kantong Plastik

Pemprov DKI Diminta Sediakan Banyak Alternatif Pengganti Kantong Plastik

Megapolitan
Fakta Kantor BMKG Ditutup Sementara akibat Covid-19: WFH Diterapkan, Peringatan Dini Bencana Tetap Berjalan

Fakta Kantor BMKG Ditutup Sementara akibat Covid-19: WFH Diterapkan, Peringatan Dini Bencana Tetap Berjalan

Megapolitan
Ada Sidang Tahunan di DPR, Polisi Buat Rekayasa Lalu Lintas

Ada Sidang Tahunan di DPR, Polisi Buat Rekayasa Lalu Lintas

Megapolitan
PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Lagi: Positivity Rate 8,7 Persen, Kini CFD Ditiadakan

PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Lagi: Positivity Rate 8,7 Persen, Kini CFD Ditiadakan

Megapolitan
Fakta-fakta Pengusaha Pelayaran Tewas Ditembak di Kelapa Gading

Fakta-fakta Pengusaha Pelayaran Tewas Ditembak di Kelapa Gading

Megapolitan
UPDATE 13 Agustus: Bertambah 34, Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi Capai 682

UPDATE 13 Agustus: Bertambah 34, Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi Capai 682

Megapolitan
Pembangunannya Sempat Terhambat, Jalur DDT Manggarai-Cikarang Diharapkan Rampung 2021

Pembangunannya Sempat Terhambat, Jalur DDT Manggarai-Cikarang Diharapkan Rampung 2021

Megapolitan
Lokasi Samsat Keliling di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok Hari Ini

Lokasi Samsat Keliling di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok Hari Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X