Kawasan Puncak Ditutup Saat Tahun Baru, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi

Kompas.com - 31/12/2019, 16:17 WIB
Arus lalu lintas di Jalan Puncak Bogor terpantau lancar setelah diberlakukan sistem satu arah (one way) sejak tadi pagi, Sabtu (28/12/2019). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANArus lalu lintas di Jalan Puncak Bogor terpantau lancar setelah diberlakukan sistem satu arah (one way) sejak tadi pagi, Sabtu (28/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jasa Marga bekerja sama dengan Kepolisian Polres Bogor telah memberlakukan contraflow mulai di Tol Jagorawi menuju arah Ciawi.

Hal tersebut dilakukan karena adanya kegiatan Car Free Night di Kawasan Puncak, pada Selasa (31/12/2019) sejak pukul 18.00 hingga Rabu (1/01/2020) pukul 06.00 WIB.

Hal itu disampaikan Marketing and Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero), Irra Susiyanti dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (31/12/2019).

"Untuk mengantisipasi kepadatan yang terjadi, hari ini (31/12) sejak pukul 06.00 WIB, Jasa Marga Regional Jabodetabek Jabar telah memberlakukan contraflow mulai dari Km 44+000 s.d. Km 46+400 Jalan Tol Jagorawi arah Ciawi," kata Irra. 

Baca juga: 5 Fakta Polisi Bongkar Praktik Prostitusi di Kawasan Puncak Cianjur, Modus Berkeliling Vila hingga Tarif Rp 1,5 Juta

Dalam kegiatan Car Free Night akan menutip jalan sepanjang 22 km mulai dari Cigadog hingga Kawasan Puncak.

Nantinya, untuk antisipasi penutupan jalur ke arah Puncak yang akan dilakukan oleh pihak Kepolisian, pada saat pemberlakuan Car Free Night.

Pengguna jalan yang menuju ke puncak akan dialihkan melalui arah Sukabumi atau Exit Tol Ciawi dan dari arah Jonggol Cariu atau Exit Tol Cibubur.

"Sedangkan jalur menuju ke Puncak saat ini masih diberlakukan normal sebelum pukul 18.00 WIB," kata Irra.

Baca juga: Ada Car Free Night Sore Nanti, Jalan Raya Puncak Ditutup

Selain itu, kata Irra, Jasa Marga juga telah menempatkan petugas di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan untuk membantu pengaturan lalulintas.

Hal itu, guna mengantisipasi antrean yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi.

"Jasa Marga mengoptimalkan seluruh gardu operasi, pemanfaatan mobile reader dan penambahan petugas tapping," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPRD DKI Ingin Jakarta Tetap Jadi Daerah Khusus meski Ibu Kota Dipindah

Ketua DPRD DKI Ingin Jakarta Tetap Jadi Daerah Khusus meski Ibu Kota Dipindah

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Usul Sumur Resapan Jadi Tempat Beternak Lele

Ketua DPRD DKI Usul Sumur Resapan Jadi Tempat Beternak Lele

Megapolitan
Pinjol Ilegal di PIK yang Digerebek Polisi Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Pinjol Ilegal di PIK yang Digerebek Polisi Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Selatan Sebut Dua Penyebab Kasus Covid-19 Melonjak

Wali Kota Tangerang Selatan Sebut Dua Penyebab Kasus Covid-19 Melonjak

Megapolitan
Kuasa Hukum Keluarga Kakek 89 Tahun Sebut Pengeroyokan Tak Terkait Kasus Sengketa Tanah

Kuasa Hukum Keluarga Kakek 89 Tahun Sebut Pengeroyokan Tak Terkait Kasus Sengketa Tanah

Megapolitan
Datangi Polres Jakarta Timur, Keluarga Kakek Korban Pengeroyokan Minta Semua Pelaku Ditangkap

Datangi Polres Jakarta Timur, Keluarga Kakek Korban Pengeroyokan Minta Semua Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Kronologi Penyitaan 1.847 Pil Ekstasi dari Tiga Lokasi di Jakarta

Kronologi Penyitaan 1.847 Pil Ekstasi dari Tiga Lokasi di Jakarta

Megapolitan
Polisi Sita 1.847 Pil Ekstasi dan 0,2 Gram Sabu, Harganya di Pasar Gelap Capai Rp 1 Miliar

Polisi Sita 1.847 Pil Ekstasi dan 0,2 Gram Sabu, Harganya di Pasar Gelap Capai Rp 1 Miliar

Megapolitan
Pemkot Jaksel Gandeng Kota Kasablanka Gelar Vaksinasi 'Booster', Targetkan 1.000 Penerima Per Hari

Pemkot Jaksel Gandeng Kota Kasablanka Gelar Vaksinasi "Booster", Targetkan 1.000 Penerima Per Hari

Megapolitan
Pengedar Ekstasi Diamankan di Jakarta Barat, Polisi Masih Cari Satu Pelaku Lain

Pengedar Ekstasi Diamankan di Jakarta Barat, Polisi Masih Cari Satu Pelaku Lain

Megapolitan
Trotoar di Cilandak yang Sempat Dibongkar Sudah Diperbaiki

Trotoar di Cilandak yang Sempat Dibongkar Sudah Diperbaiki

Megapolitan
Polisi Tangkap 12 Tersangka Pengedar Obat Keras Ilegal di Bekasi

Polisi Tangkap 12 Tersangka Pengedar Obat Keras Ilegal di Bekasi

Megapolitan
Tangkap Kurir Narkoba yang Bawa 17 Kilogram Ganja di Depok, Polisi Buru Dua Pengendalinya

Tangkap Kurir Narkoba yang Bawa 17 Kilogram Ganja di Depok, Polisi Buru Dua Pengendalinya

Megapolitan
Penyedia Pinjol di PIK Disebut Ancam Martabat Peminjam Saat Tagih Pembayaran

Penyedia Pinjol di PIK Disebut Ancam Martabat Peminjam Saat Tagih Pembayaran

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Ungkit Penebangan Pohon di Monas, Sebut untuk Penuhi Ambisi Balap Formula E

Ketua DPRD DKI Ungkit Penebangan Pohon di Monas, Sebut untuk Penuhi Ambisi Balap Formula E

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.