Kompas.com - 03/01/2020, 13:41 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara penandatanganan kerja sama untuk menanggulangi banjir di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/1/2020). KOMPAS.com/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara penandatanganan kerja sama untuk menanggulangi banjir di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng 21 instansi untuk menanggulangi banjir di Jakarta yang terjadi sejak Rabu (1/1/2020) lalu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, itu merupakan kali pertama Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan pihak lain untuk mengatasi masalah.

"Biasanya, kalau ada masalah, pemerintah kerjakan sendiri. Pemerintah punya kemampuan fiskal, punya sumber daya manusia, masyarakat juga punya, tapi sendiri-sendiri. Sekarang kami kolaborasi," ujar Anies saat memberikan sambutan dalam acara penandatangan kerja sama dengan 21 instansi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat.

Baca juga: Iriana Jokowi Serahkan 10 Truk Sembako untuk Korban Banjir Tangerang

Ia menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta tidak hanya bertanggung jawab menyelamatkan warga yang menjadi korban banjir. Pemprov DKI juga bertanggung jawab untuk memfasilitasi pihak swasta yang ingin membantu mengatasi bencana tersebut.

"Karena yang memiliki informasi lengkap itu pemerintah. Yang tahu lokasi banjir dengan ketinggian air berapa, dengan korban berapa, yang tahu adalah pemerintah," kata dia.

Anies berterima kasih kepada pihak-pihak yang sudah bersedia bekerja sama dengan Pemprov DKI untuk menanggulangi banjir di Jakarta pada awal 2020 ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terima kasih dan apresiasi kepada semua yang memilih untuk turun tangan, bukan sekadar urun tangan," ucap Anies.

Kerja sama penanggulangan Pemprov DKI Jakarta dan 21 instansi itu dilakukan dengan memetakan informasi wilayah yang terdampak banjir; imbauan dan penghimpunan dukungan berupa dana atau lainnya untuk penanggulangan bencana banjir dan pascabanjir.

Kemudian, pengelolaan dana dan dukungan lain penanggulangan bencana banjir yang bersumber dari dukungan pihak lain kepada korban banjir secara tepat sasaran.

Berikutnya, pelaksanaan dukungan penanganan bencana banjir bidang evakuasi, logistik, kesehatan, dukungan teknologi dan informasi, dan dampak sosial; penyampaian laporan penggunaan dana dan dukungan lainnya; serta monitoring dan evaluasi.

Baca juga: Tips untuk Korban Banjir agar Baju Kotor Tak Ditolak Laundry

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Warga Koja Keracunan Nasi Kotak, PSI: Kami Bertanggung Jawab dan Tidak Lari

Soal Warga Koja Keracunan Nasi Kotak, PSI: Kami Bertanggung Jawab dan Tidak Lari

Megapolitan
Galeri Nasional Buka untuk Umum Mulai Kamis

Galeri Nasional Buka untuk Umum Mulai Kamis

Megapolitan
Kejari Kabupaten Bekasi Tahan 3 Pejabat Terkait Kasus Korupsi

Kejari Kabupaten Bekasi Tahan 3 Pejabat Terkait Kasus Korupsi

Megapolitan
Wajib Tes PCR, Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Menurun

Wajib Tes PCR, Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Menurun

Megapolitan
Pemprov DKI Pastikan Tak Akan Ada Laboratorium yang Bandel Pasang Tarif PCR di Atas Rp 275.000

Pemprov DKI Pastikan Tak Akan Ada Laboratorium yang Bandel Pasang Tarif PCR di Atas Rp 275.000

Megapolitan
Jakarta Urutan 28 soal Indeks Kebebasan Pers, Ini Respons Wagub DKI

Jakarta Urutan 28 soal Indeks Kebebasan Pers, Ini Respons Wagub DKI

Megapolitan
UPDATE 27 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 95 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 27 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 95 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Wagub DKI: Jakarta Segera Merespons Penurunan Biaya Tes PCR Jadi Rp 275.000

Wagub DKI: Jakarta Segera Merespons Penurunan Biaya Tes PCR Jadi Rp 275.000

Megapolitan
Lantik Akhmad Marjuki Jadi Wakil Bupati Bekasi, Ridwan Kamil Minta Jaga Integritas

Lantik Akhmad Marjuki Jadi Wakil Bupati Bekasi, Ridwan Kamil Minta Jaga Integritas

Megapolitan
Warga Perumahan di Tangerang Protes Pemetaan Google Street View: Petugas Pakai Surat Endorse

Warga Perumahan di Tangerang Protes Pemetaan Google Street View: Petugas Pakai Surat Endorse

Megapolitan
Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir di 30 Titik Rawan Terendam

Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir di 30 Titik Rawan Terendam

Megapolitan
Operasi Pangan Murah, 80 Warga Kelapa Gading Beli Sembako Setengah Harga

Operasi Pangan Murah, 80 Warga Kelapa Gading Beli Sembako Setengah Harga

Megapolitan
UI dan PBNU Teken Kerja Sama, Said Aqil: Saya Khawatir Radikalisme Tumbuh Subur di Kampus

UI dan PBNU Teken Kerja Sama, Said Aqil: Saya Khawatir Radikalisme Tumbuh Subur di Kampus

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Tertimpa Penumpang Lainnya yang Berhamburan di Lantai

Cerita Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Tertimpa Penumpang Lainnya yang Berhamburan di Lantai

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta Cari Ponselnya yang Terlempar, Ketemu di Polda Metro

Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta Cari Ponselnya yang Terlempar, Ketemu di Polda Metro

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.