5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Kompas.com - 24/01/2020, 06:15 WIB
Taryono, marbot Masjid Jami Azharul Alia, Harapan Jaya, Bekasi Utara menunjukkan kotak amal yatim piatu di masjid itu yang telah dibobol maling pada Rabu (22/1/2020). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANTaryono, marbot Masjid Jami Azharul Alia, Harapan Jaya, Bekasi Utara menunjukkan kotak amal yatim piatu di masjid itu yang telah dibobol maling pada Rabu (22/1/2020).

4. Sering kemalingan

Taryono mengingat-ingat bahwa masjid ini sudah tiga kali kemalingan. Semuanya di waktu yang sama. Masjid Jami Azharul Alia memang tak pernah dikunci.

"Sudah tiga kali, kejadiannya jelang siang terus, sebelum zuhur saat kondisi sepi kayak gini. Memang leluasa karena di daerah sini, kalau jam segini itu sepi," kata dia.

Sementara Amir menyebut bahwa pencurian kotak amal sudah lima kali terjadi sejak 2018.

Oleh karenanya, ia sempat membuat sistem pencegahan agar kotak-kotak amal itu tidak dibobol maling menggunakan metode alarm.

"Sudah keseringan nih. Saya pernah bikin, kotak amal ini saya buatkan switch, kalau terbuka ada kabelnya sampai ke ruang gudang," ujar Amir.

"Dari situ terus nyolok ke sound system, dikasih ampli, terus ada toanya. Ampli akan langsung nyala, posisi mik saya dekatkan ke toa, akan bunyi sendiri," ia menjelaskan.

Namun, sistem itu gagal karena kabelnya dicabut petugas kebersihan pada suatu waktu. Pengurus masjid akhirnya memasang CCTV di lingkungan masjid.

5. Polisi selidiki

Polisi mengaku tengah mengusut kasus pencurian kotak amal di Masjid Jami Azharul Alia.

Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Chaled Thayib mengaku mengerahkan anggotanya untuk menggali keterangan lebih jauh.

"Kami akan selidiki," ujar Chaled kepada Kompas.com, Kamis.

Rekaman CCTV menjadi petunjuk penting penyelidikan. Kendati demikian, ia berharap agar pihak pengurus masjid melaporkan kasus tersebut ke polisi.

"Sebaiknya memang melaporkan, maka anggota kita ke sana mendorong pelaporan, karena dasar kami melakukan penyelidikan kan laporan," ujar dia.

"Juga sudah saya perintahkan anggota untuk mengumpulkan keterangan di sana sebagai bahan penyelidikan mengungkap pelakunya," tutup Chaled.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

Megapolitan
Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

Megapolitan
Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

Megapolitan
PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

Megapolitan
Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

Megapolitan
BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

Megapolitan
Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

Megapolitan
Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

Megapolitan
Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

Megapolitan
Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Megapolitan
Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Megapolitan
Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X