Yenny Sucipto Ikut Penjaringan Calon Wali Kota, Anggap Depok Stagnan 15 Tahun Terakhir

Kompas.com - 17/02/2020, 13:56 WIB
Kader PDI-P yang juga Bakal Calon Wali Kota Depok 2021-2026, Yenny Sucipto. Dok. Yenny SuciptoKader PDI-P yang juga Bakal Calon Wali Kota Depok 2021-2026, Yenny Sucipto.

DEPOK, KOMPAS.com - Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Yenny Sucipto berjanji akan mengubah wajah Kota Depok jika dia dicalonkan dalam Pilkada Depok dan memenangkan kontestasi itu.

Ia menganggap, Depok mengalami stagnasi selama sekitar 15 tahun terakhir.

Sebagai informasi, pada periode itu pula, Kota Depok dipimpin oleh wali kota usungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yakni Nur Mahmudi (2006-2016) dan Mohammad Idris (2016-sekarang).

Baca juga: Daftar Penjaringan di DPP PDIP, Mantan Sekjen FITRA Siap Maju Pilkada Depok

Adapun, Yenny yang juga mantan Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) mendaftarkan diri sebagai kandidat melalui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P.

"Sebagai kota hunian penyangga Ibu Kota Negara, Depok tak mengalami kemajuan yang berarti," ujar Yenny melalui keterangannya pada wartawan, Senin (17/2/2020).

"Perubahan di Kota Depok menjadi keniscayaan jika memang masyarakat menghendaki peningkatan kualitas hidup," ia menambahkan.

Dia beranggapan, selama ini Depok minim pelayanan masyarakat dan pembangunan infrastruktur.

Baca juga: Presiden PKS Akui M Idris Ban Serep di Pilkada Depok

Yenny juga menuding, penggunaan anggaran daerah tidak transparan. Semua itu, kata dia, mesti diakhiri apabila Depok ingin dibenahi.

"Sudah terlalu lama masyarakat Depok membiarkan ketidakberesan merajalela," ujar Yenny.

"Melalui Pilkada Depok 2020 mimpi masyarakat Depok memiliki kota yang maju dan membanggakan dapat diwujudkan. Syaratnya, jangan lagi-lagi salah memilih pemimpin," tambah dia.

Hingga saat ini, PDI-P baru berkoalisi dengan Partai Gerindra untuk menghadapi Pilkada Depok 2020.

Baca juga: Golkar yang Kian Intim dengan PKS Hadapi Pilkada Depok 2020

Kader Gerindra sekaligus Wakil Wali Kota Depok petahana, Pradi Supriatna sebelumnya juga telah diusulkan ke pengurus pusat Gerindra buat dipilih sebagai kandidat Wali Kota Depok 2021-2026.

Sementara itu, PKS mengaku percaya diri bakal mampu mempertahankan kekuasaannya di kota belimbing.

Hingga sekarang, sudah 3 kader PKS ang tengah menjalani proses "tes ombak" sebelum ditentukan maju atau tidak sebagai kandidat penguasa Depok oleh pengurus pusat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

144 Jemaah yang Diisolasi di Masjid di Kebon Jeruk Tak Ada yang Bergejala Covid-19

144 Jemaah yang Diisolasi di Masjid di Kebon Jeruk Tak Ada yang Bergejala Covid-19

Megapolitan
BPTJ Minta Pembatasan Akses Transportasi Umum di Jabodetabek, Polisi Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

BPTJ Minta Pembatasan Akses Transportasi Umum di Jabodetabek, Polisi Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Megapolitan
BMKG: Bekasi dan Depok Hujan Ringan Siang hingga Sore Nanti

BMKG: Bekasi dan Depok Hujan Ringan Siang hingga Sore Nanti

Megapolitan
Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolsek Kembangan Dicopot

Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolsek Kembangan Dicopot

Megapolitan
Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan Larangan Kedatangan WNA

Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan Larangan Kedatangan WNA

Megapolitan
Belum Berstatus PSBB, DKI Belum Setop Transportasi Keluar-Masuk Jakarta

Belum Berstatus PSBB, DKI Belum Setop Transportasi Keluar-Masuk Jakarta

Megapolitan
Kisah Pramugara Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19...

Kisah Pramugara Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19...

Megapolitan
Abaikan Imbauan Tetap di Rumah, Dua Kelompok Tawuran di Tebet

Abaikan Imbauan Tetap di Rumah, Dua Kelompok Tawuran di Tebet

Megapolitan
Kemenhub: Pemda Dapat Batasi Transportasi Publik Setelah Berstatus PSBB

Kemenhub: Pemda Dapat Batasi Transportasi Publik Setelah Berstatus PSBB

Megapolitan
Peneliti Gabungan IPB dan UI Temukan Senyawa Antivirus Corona

Peneliti Gabungan IPB dan UI Temukan Senyawa Antivirus Corona

Megapolitan
Wakil Wali Kota: Kondisi PNS Kota Bekasi yang Terinfeksi Covid-19 Sudah Membaik

Wakil Wali Kota: Kondisi PNS Kota Bekasi yang Terinfeksi Covid-19 Sudah Membaik

Megapolitan
Sembilan Rumah di Rawa Badak Selatan Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

Sembilan Rumah di Rawa Badak Selatan Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Pria Ditangkap karena Mencuri Saat Kebakaran di Rawa Badak Selatan

Pria Ditangkap karena Mencuri Saat Kebakaran di Rawa Badak Selatan

Megapolitan
Penumpang Menurun, PT KAI Kurangi Perjalanan Kereta

Penumpang Menurun, PT KAI Kurangi Perjalanan Kereta

Megapolitan
Warga Cipinang Melayu Bangun Gapura Penyemprot Disinfektan Otomatis

Warga Cipinang Melayu Bangun Gapura Penyemprot Disinfektan Otomatis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X