Revitalisasi TIM Baru Capai 15 Persen, Area Parkir Sudah Dibangun

Kompas.com - 19/02/2020, 16:06 WIB
Direktur Operasi PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Muhammad Taufiqurrachman di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020). KOMPAS.com/NURSITA SARIDirektur Operasi PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Muhammad Taufiqurrachman di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Operasi PT Jakarta Propertindo ( Jakpro) Muhammad Taufiqurrachman mengatakan, progres revitalisasi Taman Ismail Marzuki ( TIM) mencapai 15 persen. Revitalisasi itu ditargetkan rampung pada pertengahan 2021.

"( Revitalisasi TIM) masih jalan terus, sekarang sudah 15 persen untuk tahapan semuanya. Rencananya, targetnya Juni 2021, target selesai," ujar Taufiq di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020).

Taufiq menuturkan, area parkir di kawasan TIM sudah selesai dibangun. Selain itu, ada beberapa bagian yang sedang dikerjakan dalam proyek revitalisasi tersebut.

Baca juga: Jika Revitalisasi TIM Dimoratorium, Jakpro Khawatir Lukisan Mahal Seniman Terbengkalai

"Yang sudah dibangun sekarang adalah untuk area parkir, kemudian fondasi untuk perpustakaan dan dokumentasi HB Jassin, kemudian Masjid Amir Hamzah di sana sudah proses," kata dia.

Kemudian, Jakpro juga sedang merobohkan bangunan lama Gedung Graha Bhakti Budaya (GBB) di TIM. Kondisi bangunan lama GBB, kata Taufiq, sudah tak layak karena kursi rusak, AC dan pencahayaan rusak, dinding bocor, hingga tiolet mampat.

Tempat pentas para seniman itu nantinya akan dibangun kembali dalam revitalisasi tersebut.

"Untuk dibangun kan harus dibersihkan dulu, diratakan dulu dengan tanah, baru kami bangun bangunan yang baru di situ untuk GBB yang baru," ucap Taufiq.

Revitalisasi TIM dimulai pada 3 Juli 2019. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan TIM bisa menjadi pusat kebudayaan dunia setelah direvitalisasi.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X