Anies Kembali Ingatkan Masyarakat Gunakan Masker Kain saat Keluar Rumah

Kompas.com - 08/04/2020, 18:28 WIB
Masker kain yang dibuat oleh siswa disabilitas di Jakarta. Dok. Yayasan Helping HandsMasker kain yang dibuat oleh siswa disabilitas di Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker kain saat keluar rumah.

Anies tetap berharap agar aktivitas masyarakat dilakukan di dalam rumah, namun bila harus keluar maka wajib menggunakan masker.

"Ada pesan untuk seluruh masyarakat gunakan masker terutama masker kain kapan pun berada di luar rumah. Prioritasnya di dalam rumah. Tapi bila harus keluar maka masker terutama masker kain," ucap Anies dalam konferensi pers di Balai Kota yang disiarkan akun Youtube Pemprov DKI Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Baca juga: Anies Ingin Ojek Online Tetap Bisa Angkut Penumpang Selama PSBB

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menggunakan masker medis karena masker tersebut diperuntukan untuk tenaga kesehatan.

Apalagi kini stok masker medis semakin menipis.

"Jangan gunakan masker yang biasa digunakan oleh tenaga medis karena jumlahnya sudah makin terbatas gunakan masker kain terutama di luar," kata dia.

Anies meminta agar masyarakat mengansumsikan diri punya potensi menularkan dan potensi tertular virus corona (Covid-19).

"Karena itu ini wajib digunakan dan saya harap seluruh masyarakat menggunakan masker dan bila mau memberikan dukungan pada yang lain maka bagikan masker itu satu alat yang sangat bermanfaat sekarang selain cuci tangan secara rutin," tambahnya.

Adapun jumlah pasien positif Covid-19 di Jakarta bertambah menjadi 1.552 orang per Rabu hari ini.

Sebanyak 75 orang dinyatakan telah sembuh, dari total 1.552 orang kasus positif.

Sementara itu jumlah pasien meninggal sebanyak 144 orang.

"976 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit, dan 357 orang melakukan self isolation di rumah. Dan sebanyak 796 orang menunggu hasil laboratorium," ucap Ketua II Gugus Tugas Covid-19 DKI Jakarta Catur Laswanto.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X