Ini Daftar Lokasi Pos Pemeriksaan SIKM di Jakarta Timur

Kompas.com - 28/05/2020, 13:42 WIB
Giat petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur penyekatan larangan mudik dan PSBB di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/5/2020). Dokumentasi Suku Dinas Perhubungan Jakarta TimurGiat petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur penyekatan larangan mudik dan PSBB di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/5/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pos pemeriksaan surat izin keluar masuk ( SIKM) didirikan di Jakarta Timur yang merupakan wilayah akses pintu masuk Jakarta.

Warga yang melintas wajib menunjukkan SIKM untuk masuk wilayah Jakarta. Sedangkan, untuk yang tidak dapat menunjukkan SIKM akan dipaksa putar balik.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Suhli mengatakan, terdapat tiga pos khusus pemeriksaan SIKM yang dibangun polisi di wilayah Jakarta Timur.

"Ada tiga (pos pemeriksaan SIKM), di Jalan Raya Bogor (Panasonic), Jalan Raya Kalimalang (traffic light Lampiri), dan Jalan Raya Bekasi (Elang Bondol)," kata Suhli kepada Kompas.com, Kamis (28/5/2020).

Baca juga: Ini Kalender Pendidikan Tahun 2020/2021 di Jakarta, Dimulai 13 Juli 2020

Sementara itu, pemeriksaan SIKM juga dilakukan di tiap pos Check Point PSBB di Jakarta Timur.

Kepala Seksi Dalops Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Riky Erwinda mengatakan, pengecekan SIKM terhadap pengendara yang berasal dari luar Jabodetabek juga dilakukan di sejumlah pos check point PSBB.

"Betul (pengecekan SIKM juga di pos PSBB). Di Jalan H. Naman, Jalan Raya Bogor, Pasar Ikan Jatinegara, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Bintara, Exit Ramp Tol Jatiwaringin, dan Jalan Raya Pondok Gede," ujar Riky.

Baca juga: Masih Bingung soal Surat Izin Keluar Masuk Jakarta? Ini Segala Info tentang SIKM

Selain itu, pemeriksaan SIKM juga dilakukan di Terminal Terpadu Pulo Gebang dan Terminal bus Kampung Rambutan.

Operasi pemeriksaan SIKM ke wilayah Jakarta dilakukan hingga 7 Juni 2020.

Pembatasan pergerakan keluar atau masuk Jakarta itu dilakukan untuk mengamankan Ibu Kota dari lonjakan kasus Covid-19 yang mungkin terjadi usai Lebaran.

Dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 47 Tahun 2020 sudah diatur kewajiban membawa SIKM sebagai syarat memasuki wilayah Jakarta.

Baca juga: Bertambah 137 Orang, Kurva Kasus Positif Covid-19 Jakarta Kembali Naik Setelah 4 Hari Turun

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, izin keluar atau masuk itu hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dinas dan sektor tertentu yang dikecualikan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Bagi yang tidak punya izin (masuk Jakarta) langsung diputar balikan kembali," kata Anies di sela-sela peninjauan arus balik Lebaran 2020 di KM 47 Tol Jakarta-Cikampek yang disiarkan Kompas TV, Selasa (26/5/2020) malam.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awasi Pasar, ASN DKI Harus Pastikan Masyarakat Patuhi Protokol Pencegahan Covid-19

Awasi Pasar, ASN DKI Harus Pastikan Masyarakat Patuhi Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
Fraksi PSI Kritik Pengerahan Ribuan ASN ke Pasar, Anggap Itu Kebijakan Berisiko Tinggi

Fraksi PSI Kritik Pengerahan Ribuan ASN ke Pasar, Anggap Itu Kebijakan Berisiko Tinggi

Megapolitan
Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Ujian Diukur Suhu dan Pakai Face Shield

Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Ujian Diukur Suhu dan Pakai Face Shield

Megapolitan
5.000 ASN akan Disebar untuk Memantau 151 Pasar di Jakarta

5.000 ASN akan Disebar untuk Memantau 151 Pasar di Jakarta

Megapolitan
Kawasan GBK Ramai Minggu Pagi, Pengunjung Antre untuk Olahraga

Kawasan GBK Ramai Minggu Pagi, Pengunjung Antre untuk Olahraga

Megapolitan
Tak Ada Syarat Rapit Test untuk Peserta UTBK SBMPTN 2020 di UI

Tak Ada Syarat Rapit Test untuk Peserta UTBK SBMPTN 2020 di UI

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Minta Mal Patuhi Penerapan 50 Persen Kapasitas

Wali Kota Tangerang Minta Mal Patuhi Penerapan 50 Persen Kapasitas

Megapolitan
Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Datang Dua Jam Sebelum Ujian

Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Datang Dua Jam Sebelum Ujian

Megapolitan
ASN DKI Jakarta Berusia di Bawah 50 Tahun Ditugaskan Pantau Pasar

ASN DKI Jakarta Berusia di Bawah 50 Tahun Ditugaskan Pantau Pasar

Megapolitan
Pulihkan Lalu Lintas Penerbangan, Angkasa Pura II Optimalkan Slot Time hingga 30 Persen

Pulihkan Lalu Lintas Penerbangan, Angkasa Pura II Optimalkan Slot Time hingga 30 Persen

Megapolitan
Suami Bacok Istri di Bekasi, Diduga Karena Cemburu

Suami Bacok Istri di Bekasi, Diduga Karena Cemburu

Megapolitan
Polisi Tak Keluarkan STTP Kegiatan Apel Siaga Ganyang Komunis

Polisi Tak Keluarkan STTP Kegiatan Apel Siaga Ganyang Komunis

Megapolitan
Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 5 Juli 2020, Berpotensi Hujan Ringan

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 5 Juli 2020, Berpotensi Hujan Ringan

Megapolitan
CFD Tetap Digelar di 32 Titik di Jakarta, Ini Rinciannya.....

CFD Tetap Digelar di 32 Titik di Jakarta, Ini Rinciannya.....

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X