Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Kompas.com - 29/05/2020, 19:35 WIB
Ilustrasi pohon tumbang KOMPAS.com/ RAHMAT RAHMAN PATTYIlustrasi pohon tumbang

BOGOR, KOMPAS.com - Sejumlah peristiwa pohon tumbang melanda wilayah Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/5/2020) sore.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat, setidaknya ada dua kejadian pohon tumbang yang terjadi di kawasan Bogor Selatan dan Bogor Utara.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Priatna Syamsah mengatakan, petugas BPBD sudah diterjunkan ke dua lokasi untuk mengevakuasi pohon yang tumbang itu.

Baca juga: Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

"Kita sudah lakukan assessment dan mengevakuasi material pohon tumbang," kata Priatna, saat dikonfirmasi.

Priatna mengatakan, dua peristiwa pohon tumbang itu terjadi setelah hujan deras dan angin kencang melanda Kota Bogor sejak sore.

Di kawasan Bogor Selatan, tiga motor warga rusak tertimpa pohon setinggi 10 meter di Perumahan Kebun Raya Pamoyanan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Sementara, di kawasan Bogor Timur, sebuah pohon mahoni berukuran 15 meter tumbang dan menutupi sebagian jalan di Jalan Pajajaran.

Akibatnya, arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat terhambat.

Priatna mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada mengingat dalam beberapa hari terakhir ini wilayah Kota Bogor diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

"Kami minta masyarakat tetap hati-hati karena Kota Bogor kerap dilanda angin kencang dan hujan deras," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

Megapolitan
IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

Megapolitan
KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Megapolitan
Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Megapolitan
CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

Megapolitan
Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Megapolitan
Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Megapolitan
Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Megapolitan
Petugas Sekuriti Diduga Cabuli 4 Anak di Tangerang, KPAI: Edukasikan Anak soal Cari Pertolongan

Petugas Sekuriti Diduga Cabuli 4 Anak di Tangerang, KPAI: Edukasikan Anak soal Cari Pertolongan

Megapolitan
 Wagub DKI: Kami Gencar Lakukan Tes Covid-19 dan Lampaui Standar WHO

Wagub DKI: Kami Gencar Lakukan Tes Covid-19 dan Lampaui Standar WHO

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X