14 Orang yang Dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan, Salah satunya Istri Lurah di Tangsel

Kompas.com - 06/06/2020, 22:03 WIB
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie memantau langsung kegiatan rapid test yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) di Kelurahan Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (15/5/2020) dokumentasi Pemkot TangselWakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie memantau langsung kegiatan rapid test yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) di Kelurahan Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (15/5/2020)

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie kembali memulangkan 14 orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) yang telah menjalani karantina di rumah lawan covid-19 kawasan Ciater, Serpong, Tangerang Selatan.

Pemulangan pasien itu dilakukan pada Sabtu (6/6/2020).

"Iya tadi saya hadir memulangkan 14 orang pasien di Rumah Lawan Covid-19 berstatus ODP dan PDP yang menjalani karantina bermacam-macam waktunya," ujar Benyamin saat dihubungi Kompas.com, Sabtu.

Baca juga: UPDATE Covid-19 6 Juni: 271 Positif, 36 Meninggal, 89 Sembuh di Tangsel

Benyamin menjelaskan, 14 orang yang dipulangkan memiliki usia yang beragam mulai dari balita, dewasa, hingga lanjut usia.

Bahkan ada salah satunya ada anak yang masih dibawah 5 tahun dan istri lurah di Tangerang Selatan.

"Tadi ada anak-anak yang menjalani karantina bersama orang tua. Ada istri Lurah juga," ucapnya.

Sebanyak 14 orang itu dipulangkan setelah menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan mulai dari rapid test hingga swab.

"Setelah melalui pemeriksaan tentunya. Saat ini tinggal beberapa saja yang menjalani karantina," kata Benyamin.

Benyamin berharap, dengan pengalaman mereka menjalani karantina dapat mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Mereka punya pengalaman, praktis masing-masing bisa menyampaikan ketika sehat dan bagaimana ketika perawatan dan apa maknanya selama di sini," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Megapolitan
Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Megapolitan
Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Megapolitan
Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Megapolitan
Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Megapolitan
Jelang Kedatangan PM Jepang, Akses Jalan Menuju Istana Bogor Ditutup

Jelang Kedatangan PM Jepang, Akses Jalan Menuju Istana Bogor Ditutup

Megapolitan
PT Khong Guan Kembali Datangi Warga Korban Banjir untuk Data Kerugian

PT Khong Guan Kembali Datangi Warga Korban Banjir untuk Data Kerugian

Megapolitan
Jokowi Sambut PM Jepang di Istana Bogor Sore Nanti, 1.000 Personel Disiagakan

Jokowi Sambut PM Jepang di Istana Bogor Sore Nanti, 1.000 Personel Disiagakan

Megapolitan
BEM SI Sebut 1 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Maruf seperti Negeri Dongeng

BEM SI Sebut 1 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Maruf seperti Negeri Dongeng

Megapolitan
Gelar Demo Pada Satu Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf, BEM SI Angkat Kembali Isu Agraria

Gelar Demo Pada Satu Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf, BEM SI Angkat Kembali Isu Agraria

Megapolitan
Dipanggil DPRD DKI Jakarta untuk Jelaskan Longsor di Ciganjur, Pengembang Melati Residence Tak Hadir

Dipanggil DPRD DKI Jakarta untuk Jelaskan Longsor di Ciganjur, Pengembang Melati Residence Tak Hadir

Megapolitan
Aturan Perda, Penetapan atau Perpanjangan PSBB Harus Minta Saran DPRD DKI

Aturan Perda, Penetapan atau Perpanjangan PSBB Harus Minta Saran DPRD DKI

Megapolitan
Pelaksanaan Perda Covid-19 Menunggu Pergub yang Lebih Rinci

Pelaksanaan Perda Covid-19 Menunggu Pergub yang Lebih Rinci

Megapolitan
Pedemo UU Cipta Kerja Bakar Ban di Sekitar Patung Kuda

Pedemo UU Cipta Kerja Bakar Ban di Sekitar Patung Kuda

Megapolitan
Kembali Demo Tolak Omnibus Law, Massa BEM SI Bawa Piagam Kegagalan untuk Pemerintah

Kembali Demo Tolak Omnibus Law, Massa BEM SI Bawa Piagam Kegagalan untuk Pemerintah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X