Kenalan via MiChat, Seorang Pria Rampas Sepeda Motor dan Ponsel Korban

Kompas.com - 08/06/2020, 18:13 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menangkap tiga tersangka pencurian dengan kekerasan yang merampas sepeda motor dan ponsel milik korbannya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, peristiwa pencurian berawal ketika salah satu tersangka, yakni TH, berkenalan dengan korban, AR, melalui aplikasi MiChat.

Yusri mengatakan, TH memiliki ketertarikan kepada sesama jenis atau dikenal dengan istilah homoseksual. TH mengajak AR untuk bertemu di sebuah hotel di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada 19 Mei 2020.

Baca juga: Janjian Kencan lewat MiChat, Pria Ini Tertipu hingga Rugi Jutaan Rupiah

"Modus perandinya, pelaku mengundang korban melalui media sosial yaitu MiChat karena memang pelaku, salah satu yang memang mengalami penyimpangan seksual sesama jenis," kata Yusri dalam konferensi pers yang disiarkan melalui Instagram Humas Polda Metro Jaya, Senin (8/6/2020).

TH hanya mengajak AR berkeliling kawasan Tebet dan mengurungkan niatnya membawa korban ke hotel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia kemudian menghubungi dua rekannya, yakni ZA dan FS alias O, untuk melancarkan aksinya merampas sepeda motor dan ponsel korban.

ZA dan O berperan menyetop kendaraan yang dikendarai AR di daerah Menteng, Jakarta Pusat sambil mengancam korban menggunakan celurit.

Baca juga: Curhat Pria Ditipu Kencan Palsu di MiChat, Rp 1,5 Juta Raib dan Akun Palsu

"Kedua rekannya (ZA dan O) memberikan celurit kepada TH, kemudian celurit dikalungkan ke korban. Korban sempat melawan hingga terluka di ibu jari. Tapi, (korban) kalah sehingga sepeda motor dan handphone dibawa lari," ujar Yusri.

Polisi kemudian memburu keberadaan tiga tersangka setelah korban membuat laporan. Polisi menangkap tiga tersangka, yakni TH dan ZA, serta DP yang berperan sebagai penadah barang curian. Sementara itu, polisi masih memburu O dan penadah lainnya berinisial A.

Atas perbuatannya, TH dan ZA dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal sembilan tahun. Sedangkan DP dijerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Formula-E Rasa Pinjol

Menyoal Formula-E Rasa Pinjol

Megapolitan
Seorang Tahanan Coba Kabur dari Polda Metro Jaya, Mengaku Hendak Hadiri Pernikahan Saudara

Seorang Tahanan Coba Kabur dari Polda Metro Jaya, Mengaku Hendak Hadiri Pernikahan Saudara

Megapolitan
Kawasan Kota Tua Tak Tak Jadi Dibuka untuk Olahraga, Masih Menunggu QR Code PeduliLindungi

Kawasan Kota Tua Tak Tak Jadi Dibuka untuk Olahraga, Masih Menunggu QR Code PeduliLindungi

Megapolitan
Jokowi hingga Anies Divonis Bersalah atas Polusi Udara, Sebuah Kemenangan Warga Negara

Jokowi hingga Anies Divonis Bersalah atas Polusi Udara, Sebuah Kemenangan Warga Negara

Megapolitan
Disidak, Bioskop CGV Grand Indonesia Masih Sepi Pengunjung

Disidak, Bioskop CGV Grand Indonesia Masih Sepi Pengunjung

Megapolitan
Pemuda yang Hendak Curi Motor Melarikan Diri Bersama Seorang Bocah

Pemuda yang Hendak Curi Motor Melarikan Diri Bersama Seorang Bocah

Megapolitan
Ganjil Genap Sudah Diterapkan di Sekitar Kawasan Wisata Jakarta

Ganjil Genap Sudah Diterapkan di Sekitar Kawasan Wisata Jakarta

Megapolitan
Babak Baru Korupsi Damkar Depok: Naik ke Penyidikan dan Kemungkinan Tersangka Sudah Ditandai

Babak Baru Korupsi Damkar Depok: Naik ke Penyidikan dan Kemungkinan Tersangka Sudah Ditandai

Megapolitan
Serba-serbi Kartu Depok Sejahtera, Janji Kampanye Idris-Imam yang Baru Terwujud

Serba-serbi Kartu Depok Sejahtera, Janji Kampanye Idris-Imam yang Baru Terwujud

Megapolitan
Mobil Keluar Jalur dan Tabrak Sejumlah Orang di Pinggir Jalan, Satu Korban Alami Patah Kaki

Mobil Keluar Jalur dan Tabrak Sejumlah Orang di Pinggir Jalan, Satu Korban Alami Patah Kaki

Megapolitan
Soal Pelaporan Savas Fresh ke Polisi, Atta Hallintar: Manusia Punya Batas Kesabaran

Soal Pelaporan Savas Fresh ke Polisi, Atta Hallintar: Manusia Punya Batas Kesabaran

Megapolitan
Saat Youtuber Savas Fresh Ditangkap Polisi karena Sebut Ibu Atta Halilintar Berutang Rp 500 Juta

Saat Youtuber Savas Fresh Ditangkap Polisi karena Sebut Ibu Atta Halilintar Berutang Rp 500 Juta

Megapolitan
Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Megapolitan
Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Megapolitan
Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.