Kompas.com - 09/06/2020, 14:45 WIB
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Beredar video berisi puluhan orang memaksa membawa jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Rumah Sakit Mekar Sari, Bekasi Timur, Senin (8/6/2020).

Di dalam video itu tampak sejumlah warga itu memaksa petugas membuka satu ruangan yang di dalamnya ada jenazah PDP.

Seseorang yang merekam video itu juga terdengar mengucapkan, “ini Rumah Sakit umum gua bikin viral nih RS Mekar Sari, ini bukan penyakit corona udah jelas jelas ada penyakitnya,” kata seseorang dalam video itu.

Baca juga: Ini Instruksi Kabaharkam untuk Cegah Pengambilan Paksa Jenazah PDP Covid-19

Karena banyak orang yang memaksa masuk ke ruangan tersebut, akhirnya petugas membukakan pintu, Sejumlah orang itu kemudian mengambil jenazah PDP itu.

Ramai-ramai mereka membawa jenazah PDP yang terbaring di tempat tidur keluar dari rumah sakit menuju parkiran.

Perisitiwa itu dikonfirmasi oleh Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Sutoyo.

Ia mengatakan, saat ini pihak kepolisian tengah mendalami penyebab sejumlah warga membawa jenazah PDP tersebut keluar rumah sakit.

Baca juga: Jenazah PDP Covid-19 Dibawa Pulang Paksa, Ini Risikonya..

“Benar peristiwa itu, kami masih menyelidiki. Masih dalam pendalaman (penyebab peristiwa itu),” ujar Sutoyo saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (9/6/2020).

Ia mengaku telah mendatangi rumah sakit Mekar Sari.

Namun, sayangnya pihak rumah sakit belum memberi keterangan banyak tentang peristiwa tersebut.

 

“Kemarin sudah ke sana memang itu benar, tapi belum banyak tenaga medis dokternya di sana mbak masalahnya, makanya belum berani menjelaskan,” kata Sutoyo.

Baca juga: 27.000 Warga Bekasi Telah Ikuti Tes Rapid, Wali Kota: Kami Cari Terus, Bukan Diam

Namun, hari ini, pihak kepolisian akan meminta keterangan lebih lanjut terhadap kedua belah pihak.

Baik rumah sakit maupun keluarga korban mengenai alasan warga membawa jenazah PDP tersebut.

“Kalau kejadian benar itu kejadian kalau keterangan lainnya saya belum tahu, belum ke rumah sakit lagi. Diselidiki dulu apa miskomunikasi antara dokter sama keluarga pasien kita kan enggak tahu, maka masih didalami,” tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks Plt Gubernur DKI: Ibarat Rumah Tangga, Sekda dan Heru Budi Harus Saling Melengkapi

Eks Plt Gubernur DKI: Ibarat Rumah Tangga, Sekda dan Heru Budi Harus Saling Melengkapi

Megapolitan
Posisi Sekda DKI Dilelang, PDI-P Harap Tak Ada Rangkap Jabatan

Posisi Sekda DKI Dilelang, PDI-P Harap Tak Ada Rangkap Jabatan

Megapolitan
Hasil Visum: Ada Luka pada Alat Vital Bocah 11 Tahun Korban Pencabulan di Tambora

Hasil Visum: Ada Luka pada Alat Vital Bocah 11 Tahun Korban Pencabulan di Tambora

Megapolitan
Detik-detik Penyelamatan 2 Pria yang Tenggelam Dalam Mobil di Sungai Cengkareng

Detik-detik Penyelamatan 2 Pria yang Tenggelam Dalam Mobil di Sungai Cengkareng

Megapolitan
Ponsel Pedagang Nasi Goreng di Cikarang Dirampas Begal Bercelurit

Ponsel Pedagang Nasi Goreng di Cikarang Dirampas Begal Bercelurit

Megapolitan
Remaja Hilang di Aliran Kali Cakung, Tim SAR Lakukan Pencarian

Remaja Hilang di Aliran Kali Cakung, Tim SAR Lakukan Pencarian

Megapolitan
Datangi SDN Pondok Cina 1, Giring Ganesha Tengok Hari Terakhir Ujian Siswa

Datangi SDN Pondok Cina 1, Giring Ganesha Tengok Hari Terakhir Ujian Siswa

Megapolitan
Pria Nyamar Jadi Wanita di MiChat, 50 Orang Tertipu hingga Ratusan Juta

Pria Nyamar Jadi Wanita di MiChat, 50 Orang Tertipu hingga Ratusan Juta

Megapolitan
Eks Plt Gubernur DKI Minta Proses Lelang Jabatan Sekda Berlangsung Transparan

Eks Plt Gubernur DKI Minta Proses Lelang Jabatan Sekda Berlangsung Transparan

Megapolitan
Polisi Cek TKP Pengendara Mobil Todongkan Pistol di Kebayoran Lama

Polisi Cek TKP Pengendara Mobil Todongkan Pistol di Kebayoran Lama

Megapolitan
Polisi yang Diduga Hamili dan Aniaya Pacar Ditahan di Polda Metro Jaya

Polisi yang Diduga Hamili dan Aniaya Pacar Ditahan di Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pengendara Mobil Diduga Todongkan Pistol saat Ribut di Kebayoran Lama, Polisi Selidiki

Pengendara Mobil Diduga Todongkan Pistol saat Ribut di Kebayoran Lama, Polisi Selidiki

Megapolitan
Anggota Polres Kepulauan Seribu Diduga Hamili dan Aniaya Pacar, Kapolres: Sudah Ditangani

Anggota Polres Kepulauan Seribu Diduga Hamili dan Aniaya Pacar, Kapolres: Sudah Ditangani

Megapolitan
Tak Terima Disebut Tunggak Pajak 155 Mobil Dinas, Ini Penjelasan Pemkot Tangerang

Tak Terima Disebut Tunggak Pajak 155 Mobil Dinas, Ini Penjelasan Pemkot Tangerang

Megapolitan
Truk Pengangkut Hebel Kecelakaan Tunggal di Tol, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

Truk Pengangkut Hebel Kecelakaan Tunggal di Tol, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.