Antisipasi Covid-19 di Pusat Keramaian, Pemkot Bogor Gelar Swab Test Massal

Kompas.com - 10/07/2020, 15:13 WIB
Sejumlah wisatawan yang mengarah ke Puncak Bogor dilakukan test rapid di Taman Wisata Matahari, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (21/6/2020) KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSejumlah wisatawan yang mengarah ke Puncak Bogor dilakukan test rapid di Taman Wisata Matahari, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (21/6/2020)

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, menggelar tes usap massal atau swab test di Terminal Baranangsiang, Jumat (10/9/2020).

Kegiatan tersebut ditujukan kepada 200 orang yang terdiri dari para sopir bus, penumpang, hingga pedagang yang berjualan di kawasan terminal.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, pelaksanaan tes usap itu dilakukan sebagai langkah mencegah penularan Covid-19 di pusat keramaian.

Bima menuturkan, setiap minggunya Pemkot Bogor akan terus menggelar tes usab massal di sejumlah titik yang disinyalir menjadi lokasi penyebaran virus SARS-Cov-2, seperti pasar, stasiun, dan juga terminal.

"Jadi setiap minggu akan kami gencarkan di stasiun, terminal dan tempat umum untuk mendeteksi secara dini Covid-19," ujar Bima.

Baca juga: Pemkot Bogor Izinkan Toko Mitra 10 Beroperasi Usai Ditutup karena Jadi Klaster Penyebaran Covid

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menambahkan, saat ini Pemkot Bogor tengah fokus menggencarkan tes usab massal yang dilakukan sejak masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga fase pra-adaptasi kebiasaan baru ini.

Saat ini, sambung Bima, sudah sekitar 4.000 warga Kota Bogor yang di tes usap.

Bima menargetkan, 8.000 warganya dapat mengikuti tes usap guna mendeteksi sedini mungkin penyebaran virus corona di Kota Bogor.

"Kita antisipasi segala bentuk kemungkinan penyebaran. Protokol kesehatan harus benar-benar dijalankan," sebut dia.

Sebelumnya, Pemkot Bogor juga telah menggelar kegiatan serupa di Stasiun Bogor, Selasa (7/7/2020) lalu.

Saat itu, 200 orang penumpang KRL yang baru saja tiba di Stasiun Bogor diminta untuk melakukan tes usap.

Baca juga: Rapid Test Penonton Rhoma Irama di Bawah Target, Ini Penjelasan Dinkes Kabupaten Bogor

Pemkot Bogor memberikan atensi khusus terhadap kemungkinan penyebaran Covid-19 di kawasan stasiun mengingat jumlah penumpang KRL dari Bogor menuju Jakarta sudah mendekati angka normal.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangerang Akan Gelar Sekolah Tatap Muka Tingkat SD Mulai 27 September

Pemkot Tangerang Akan Gelar Sekolah Tatap Muka Tingkat SD Mulai 27 September

Megapolitan
Ada Makelar Tanah dalam Proyek Normalisasi Ciliwung, Warga Cawang: Kami Lapor ke Mana?

Ada Makelar Tanah dalam Proyek Normalisasi Ciliwung, Warga Cawang: Kami Lapor ke Mana?

Megapolitan
Warga Cawang Tolak Makelar Tanah Terkait Proyek Normalisasi Ciliwung

Warga Cawang Tolak Makelar Tanah Terkait Proyek Normalisasi Ciliwung

Megapolitan
DKI Jakarta Enggan Beri Denda Warga Penolak Vaksinasi Covid-19

DKI Jakarta Enggan Beri Denda Warga Penolak Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Ada Aturan Ganjil Genap, Ancol Siapkan Kantong Parkir dan Bus Gratis untuk Pengunjung

Ada Aturan Ganjil Genap, Ancol Siapkan Kantong Parkir dan Bus Gratis untuk Pengunjung

Megapolitan
Paket 5.052 Butir Ekstasi Dikirim dari Belgia, Polisi: Dikendalikan Dua Napi

Paket 5.052 Butir Ekstasi Dikirim dari Belgia, Polisi: Dikendalikan Dua Napi

Megapolitan
Rumah 2 Lantai Terbakar di Koja, 11 Mobil Damkar Diterjunkan

Rumah 2 Lantai Terbakar di Koja, 11 Mobil Damkar Diterjunkan

Megapolitan
Polisi Lakukan Olah TKP Ulang terkait Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang

Polisi Lakukan Olah TKP Ulang terkait Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang

Megapolitan
Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Megapolitan
Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Megapolitan
Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Megapolitan
Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Megapolitan
Hari Ini, Tujuh Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang Diperiksa Terkait Kebakaran

Hari Ini, Tujuh Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang Diperiksa Terkait Kebakaran

Megapolitan
Kelanjutan Bansos Tunai Tak Jelas, Wagub DKI: Tanggung Jawab Pemerintah Pusat

Kelanjutan Bansos Tunai Tak Jelas, Wagub DKI: Tanggung Jawab Pemerintah Pusat

Megapolitan
Manajer Holywings Kemang Ditetapkan sebagai Tersangka

Manajer Holywings Kemang Ditetapkan sebagai Tersangka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.