Seorang Staf DPRD DKI Positif Covid-19, Sekwan Bantah Terpapar Saat Kunker

Kompas.com - 14/07/2020, 15:50 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

JAKARTA, KOMPAS.com - Satu orang staf Sekretaris Dewan Provinsi DKI Jakarta positif terpapar Covid-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekwan DKI Jakarta Hadameon Aritonang mengatakan, staf tersebut diketahui terpapar Covid-19 setelah mengikuti rapid test dan dilanjutkan dengan swab test.

"Memang ada satu orang staf kita di bagian protokol yang positif dan sekarang udah dirawat di RS Mitra di Kemayoran. Jadi, dari hari Kamis kemarin kalau enggak salah, beliau sudah dirawat di sana," ucap Hadameon saat dihubungi, Selasa (14/7/2020).

Ia mengatakan, DPRD DKI memang menyediakan rapid test tiga kali dalam seminggu.

Baca juga: Fraksi PSI: Penjelasan Anies soal Reklamasi Ancol Janggal dan Tak Punya Dasar Hukum Tata Ruang

Selain staf tersebut ada enam orang staf yang juga reaktif saat rapid test pada Rabu (8/7/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka pun akan melanjutkan dengan swab test untuk hasil yang lebih konkret.

"Pamdal ada 6 orang (yang reaktif) disuruh di rumah dulu, nanti besok mereka mau kita swab, hasilnya keluar, berdoa tidak ada yang positif," kata dia.

Meski demikian Hadameon membantah informasi yang mengatakan bahwa staf yang positif tersebut karena sebelumnya mengikuti kunjungan kerja (kunker) bersama Anggota DPRD DKI ke luar daerah.

"Jadi, kalau kami cek di berita, mengatakan bahwa dia kena setelah kunker. Saya katakan tidak. Dia itu dari sekretariat dewan, belum pernah kunker ke daerah," tuturnya.