Ada 28.000 Ojol di Tangerang Raya, Swab Test Gratis Baru Jangkau 2.100

Kompas.com - 17/07/2020, 14:27 WIB
Pengemudi ojek online (ojol) di Kota Tangerang menjalani swab test di Terminal Poris Plawad Kota Tangerang, Kamis (17/7/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOPengemudi ojek online (ojol) di Kota Tangerang menjalani swab test di Terminal Poris Plawad Kota Tangerang, Kamis (17/7/2020)

TANGERANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo mengatakan, saat ini ada sekitar 28.000 pengemudi ojek online ( ojol) di Tangerang Raya (Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan).

Namun, jumlah tersebut tidak merinci berapa yang masih aktif atau berapa banyak yang tidak aktif lagi.

"Grab 13.000, Gojek 15.000. Total 28.000 untuk dua operator," kata dia di Terminal Poris Plawad, Jumat (17/7/2020).

Dari puluhan ribu ojol itu, yang mendapat tes swab gratis dari Pemerintah Provinsi Banten hari ini hanya 700 ojol saja di Kota Tangerang. Tri juga mengatakan, masih ada tes lain di wilayah Tangerang Raya lainnya seperti di Tangsel dan Kabupaten Tangerang yang masing-masing mendapat jatah swab test gratis untuk 700 ojol.

Baca juga: 700 Pengemudi Ojol di Kota Tangerang Ikuti Pemeriksaan Swab Test

"Minimal sudah ter-cover 2.100," kata dia.

Tri berharap kegiatan swab test gratis tersebut bisa memberikan stimulasi ke operator aplikasi agar bisa memberikan layanan tes Covid-19 gratis ke mitra mereka.

"Ini menyadarkan dulu, mencontohkan kepada teman-teman operator, ini loh sudah kami  kasih contoh, gratiskan," kata Tri.

Dia juga mengatakan akan berkomunikasi dengan operator aplikasi agar bisa memberikan fasilitas yang diminta oleh peraturan yang sudah diterbitkan sebelumnya. Salah satunya adalah tempat mangkal yang memberikan ruang physical distancing untuk mitra operator aplikasi ojek online.

"Di edaran kita enggak harus swab, tapi bisa rapid. Sebagian sudah dipenuhi," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Megapolitan
Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

Megapolitan
Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Megapolitan
Satpol PP Bubarkan Remaja Berseragam SMA yang Berkerumun di Stadion Patriot Bekasi

Satpol PP Bubarkan Remaja Berseragam SMA yang Berkerumun di Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
Sebuah Mobil Terbakar di Depan Pasar Patra, Api Dipicu Korsleting AC

Sebuah Mobil Terbakar di Depan Pasar Patra, Api Dipicu Korsleting AC

Megapolitan
Alat Tes PCR Rusak, Pemkot Tangsel Masih Tunggu Bantuan Pusat

Alat Tes PCR Rusak, Pemkot Tangsel Masih Tunggu Bantuan Pusat

Megapolitan
4 Upaya Tangsel Atasi Ruang ICU Pasien Covid-19 yang Terisi Penuh

4 Upaya Tangsel Atasi Ruang ICU Pasien Covid-19 yang Terisi Penuh

Megapolitan
Airin: PPKM Masih Diperlukan untuk Tekan Covid-19

Airin: PPKM Masih Diperlukan untuk Tekan Covid-19

Megapolitan
50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

Megapolitan
Pria Ini Malah Curi Sepeda Motor Orang yang Tawari Dia Pekerjaan

Pria Ini Malah Curi Sepeda Motor Orang yang Tawari Dia Pekerjaan

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi di Pasar Kranji Kembali Berjualan, Harga Dipatok Rp 125.000 Per Kg

Pedagang Daging Sapi di Pasar Kranji Kembali Berjualan, Harga Dipatok Rp 125.000 Per Kg

Megapolitan
Wagub DKI : Krisis Lahan Pemakaman Bukan Hanya Terjadi di Jakarta

Wagub DKI : Krisis Lahan Pemakaman Bukan Hanya Terjadi di Jakarta

Megapolitan
Bertambah 2, Ini Daftar 49 Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridentifikasi

Bertambah 2, Ini Daftar 49 Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridentifikasi

Megapolitan
Banyak Pasien Covid-19 Melapor Sulit Dapatkan RS

Banyak Pasien Covid-19 Melapor Sulit Dapatkan RS

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X