Kompas.com - 23/07/2020, 15:10 WIB
Pencari suaka dari negeri Afghanistan, Irak, Iran dan Pakistan berunjuk rasa di kantor United Nations High Commissioner For Refugees, UNHCR, di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2020). Mereka menuntut Badan Komisi Tinggi PBB untuk pengungsi United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) bertanggung jawab terhadap nasib mereka yang sejak delapan tahun lalu tidak diberangkatkan ke negara ketiga. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPencari suaka dari negeri Afghanistan, Irak, Iran dan Pakistan berunjuk rasa di kantor United Nations High Commissioner For Refugees, UNHCR, di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2020). Mereka menuntut Badan Komisi Tinggi PBB untuk pengungsi United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) bertanggung jawab terhadap nasib mereka yang sejak delapan tahun lalu tidak diberangkatkan ke negara ketiga.


JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan pencari suaka di Kalideres, Jakarta Barat menjalankan swab test yang dilaksanakan oleh Puskesmas kecamatan setempat.

Camat Kalideres Naman Setiawan mengatakan, lebih dari 200 orang pencari suaka dari berbagai negara itu mengikuti tes usap sejak Rabu (22/7/2020).

“Per hari itu kami targetkan 50 orang, sudah dilakukan dari kemarin dan mungkin besok masih,” kata Naman saat dihubungi, Kamis (23/7/2020).

Baca juga: Para Pencari Suaka Gelar Demo di Depan Kantor UNHCR, Minta Pasokan Makanan

Uji swab ini dimulai dari pukul 09.00 WIB hingga target per hari terpenuhi.

Naman menyebutkan, kegiatan swab test ini dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan 3M, yaitu mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Pelaksanaannya tertib, protokol kesehatan juga dijaga,” ucap Naman.

Adapun swab test dilakukan untuk memetakan penyebaran Covid-19 di wilayah Kalideres. Apabila ditemukan pencari suaka yang positif, maka yang bersangkutan akan diisolasi.

Adapun jumlah pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta bertambah 382 orang pada Rabu (22/7/2020). Penambahan itu lebih rendah dibanding Selasa kemarin yang tercatat 441 orang.

Dengan penambahan hari ini, jumlah akumulatif pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta kini mencapai 17.535 orang.

Baca juga: Reaktif Covid-19, 54 Warga Termasuk Pekerja Pabrik di Tanjung Priok Jalani Swab Test

Informasi penambahan pasien tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Tatri Lestari.

"Dari jumlah tersebut, 11.187 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 766 orang meninggal dunia," kata Dwi, Rabu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Cara Ganti E-KTP yang Hilang atau Rusak bagi Warga Luar Domisili

[POPULER JABODETABEK] Cara Ganti E-KTP yang Hilang atau Rusak bagi Warga Luar Domisili

Megapolitan
[Update 20 April]: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Sebanyak 26, Pasien Aktif 216

[Update 20 April]: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Sebanyak 26, Pasien Aktif 216

Megapolitan
Warga Depok Diminta Tak Mengendurkan Protokol Kesehatan Saat Ramadhan

Warga Depok Diminta Tak Mengendurkan Protokol Kesehatan Saat Ramadhan

Megapolitan
[Update 20 April]: Tangsel Catat 10.672 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat Sebanyak 578

[Update 20 April]: Tangsel Catat 10.672 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat Sebanyak 578

Megapolitan
Ruhana Kuddus, Wartawati Pertama yang Gencar Menentang Poligami, Nikah Dini dan Dominasi Laki-laki

Ruhana Kuddus, Wartawati Pertama yang Gencar Menentang Poligami, Nikah Dini dan Dominasi Laki-laki

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Sekitarnya Cerah Berawan, Kecuali Bogor

BMKG: Jakarta dan Sekitarnya Cerah Berawan, Kecuali Bogor

Megapolitan
Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD lalu Dijual, Praktisi Hukum Pidana: Berdamai Tak Bisa Hentikan Penyidikan

Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD lalu Dijual, Praktisi Hukum Pidana: Berdamai Tak Bisa Hentikan Penyidikan

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Rabu 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Rabu 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Megapolitan
Pemprov DKI dan APPBI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku UMKM

Pemprov DKI dan APPBI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku UMKM

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X