Kompas.com - 03/08/2020, 19:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepanjang Januari hingga Agustus 2020, Polda Metro Jaya telah mengungkap 2.894 kasus penyalahgunaan narkotika.

Peredaran narkotika di DKI Jakarta memiliki tingkat kerawanan yang cukup besar.

“Khusus (wilayah hukum) Polda Metro Jaya selama tahun 2020 dari bulan Januari sampai saat ini ada 2.894 kasus narkotika dengan tersangka juga sangat besar sampai 3.586 kasus tersangka,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dalam konferensi pers di Lapangan Mapolres Jakarta Selatan, Senin (3/8/2020) siang.

Dari seluruh kasus narkotika, polisi menyita barang bukti yaitu ganja sebesar 632 kilogram, ekstasi 109.993 butir, dan pil happy five psikotrika golongan IV sekitar 92.275 butir.

Baca juga: Tangkap 4 Pengedar Narkoba, Polisi Temukan 160 Kg Ganja dan 131 Kg Sabu

“Ini memang cukup besar dan memang tingkat kerawanan peredaran narkoba di DKI khusus wilayah hukum Polda Metro Jaya cukup besar,” kata Nana.

Nana menyebutkan, jajaran Polda Metro Jaya bisa mengungkap sekitar 12-20 kasus narkotika setiap hari.

Nana menyebutkan, pihaknya berkomitmen untuk menjadikan wilayah Jakarta berstatus "zero narkoba".

Polda Metro Jaya juga berkomitmen untuk menutup ruang peredaran narkoba di Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga: 4 Pengedar Narkoba Tertangkap, 2 di Antaranya Kurir Jaringan Sumatera-Jawa

“Juga untuk menyelamatkan generasi muda, generasi bangsa dari ketergantungan narkoba. Agar kita ingat generasi muda merupakan aset bangsa. Hal ini akan terus kita gelorakan untuk perang terhadap narkoba,” ujar Nana.

Sebelumnya, Polres Jakarta Selatan menangkap empat orang pengedar narkotika jenis ganja dan sabu-sabu jaringan lintas Sumatera-Jawa.

Polisi menangkap empat orang tersangka berinisial HS dan NK untuk kasus ganja dan dua tersangka inisial AP dan HG di dua lokasi dan waktu yang berbeda.

Dari para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa ganja seberat 130 kilogram dan sabu-sabu seberat 161 kilogram.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama, Satpol PP: Sudah Diberi Sanksi

Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama, Satpol PP: Sudah Diberi Sanksi

Megapolitan
Polisi Belum Temukan Seseorang yang Suruh Pemuda Bakar Rumah di Jatinegara

Polisi Belum Temukan Seseorang yang Suruh Pemuda Bakar Rumah di Jatinegara

Megapolitan
Tak Ditahan, Pelaku Pelecehan Anak di Bintaro Xchange Dibawa ke RSJ Usai Dinyatakan Gangguan Mental

Tak Ditahan, Pelaku Pelecehan Anak di Bintaro Xchange Dibawa ke RSJ Usai Dinyatakan Gangguan Mental

Megapolitan
Penjual Migor Kemasan Ilegal di Tangerang Disebut Telah Beroperasi Selama 1Bulan

Penjual Migor Kemasan Ilegal di Tangerang Disebut Telah Beroperasi Selama 1Bulan

Megapolitan
Setelah 22 Nama Jalan Jakarta Berubah, Anies Segera Umumkan Penggantian Berikutnya

Setelah 22 Nama Jalan Jakarta Berubah, Anies Segera Umumkan Penggantian Berikutnya

Megapolitan
Polisi Tangkap Pasutri yang Bawa Kabur dan Gadai Mobil Rental di Pesanggrahan

Polisi Tangkap Pasutri yang Bawa Kabur dan Gadai Mobil Rental di Pesanggrahan

Megapolitan
Pemindahan Batu Bersejarah di Teluk Pucung Tidak Sesuai Prosedur, Plt Wali Kota Bekasi Menanggapi

Pemindahan Batu Bersejarah di Teluk Pucung Tidak Sesuai Prosedur, Plt Wali Kota Bekasi Menanggapi

Megapolitan
Gunakan Anjing Pelacak, Polisi Buru Pelaku Pembunuh Wanita di Kos Tangsel

Gunakan Anjing Pelacak, Polisi Buru Pelaku Pembunuh Wanita di Kos Tangsel

Megapolitan
22 Nama Jalan di Jakarta Berubah, Sertifikat Tanah Lama Tetap Sah

22 Nama Jalan di Jakarta Berubah, Sertifikat Tanah Lama Tetap Sah

Megapolitan
Warga Terdampak Perubahan Nama Jalan di Jakarta Tak Wajib Ubah Alamat di STNK

Warga Terdampak Perubahan Nama Jalan di Jakarta Tak Wajib Ubah Alamat di STNK

Megapolitan
Surati Kapolda Metro, Korban Pemerkosaan oleh WN China di Jakbar Minta Pelaku Segera Ditangkap

Surati Kapolda Metro, Korban Pemerkosaan oleh WN China di Jakbar Minta Pelaku Segera Ditangkap

Megapolitan
Warga Cikini Tolak Nama Jalannya Diganti Jadi Jalan Tino Sidin

Warga Cikini Tolak Nama Jalannya Diganti Jadi Jalan Tino Sidin

Megapolitan
Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Slipi Sudah Turun ke Rp 14.000, Pedagang Belum Gunakan PeduliLindungi

Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Slipi Sudah Turun ke Rp 14.000, Pedagang Belum Gunakan PeduliLindungi

Megapolitan
Kurbanaval Digelar di Lotte Mall Bintaro, Pengunjung Diajak untuk Berkurban lewat Dompet Dhuafa

Kurbanaval Digelar di Lotte Mall Bintaro, Pengunjung Diajak untuk Berkurban lewat Dompet Dhuafa

Megapolitan
Seorang Ibu Hamil Sedang Jemput Suaminya Jadi Korban Begal di Depok

Seorang Ibu Hamil Sedang Jemput Suaminya Jadi Korban Begal di Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.