Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Kompas.com - 05/08/2020, 20:08 WIB
Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah pada Selasa (31/12/2019). KOMPAS.com/ANGGITA NURLITASARIKapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah pada Selasa (31/12/2019).

DEPOK, KOMPAS.com - Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah berujar bahwa jajarannya telah menangkap FM (37) yang diduga menjadi pelaku pembunuhan perempuan di apartemen Margonda Residence 5, Depok, Jawa Barat.

"Akhirnya ditemukan di tempat pelariannya yaitu di Bekasi, kemudian dilakukan penangkapan oleh tim," kata Azis kepada wartawan pada Rabu (5/8/2020).

Sebagai informasi, jenazah perempuan berinisial A (36) itu ditemukan tewas dengan tidak wajar di salah satu kamar apartemen Margonda Residence 5, Selasa malam kemarin.

Baca juga: Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Jasadnya telungkup di atas ranjang, dengan kaki dan tangan diikat tali serta mulut dilakban. Di bagian belakang kepala dan kening korban ditemukan luka yang diduga hasil hantaman palu yang ditemukan di kamar tersebut.

Azis mengungkapkan, identitas FM sebagai terduga pembunuh korban langsung terkuak sejak proses olah TKP.

"Hasil olah TKP ditemukan beberapa barang bukti, alat-alat yang digunakan untuk melakukan kekerasan, termasuk ditemukam identitas terduga pelaku," ujar dia.

Baca juga: Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

"Dari analisis juga ditemukan indikasi, dari alat komunikasi korban, korban memiliki hubungan dengan seseorang dan seseorang itu baru saja meninggalkan lokasi tempat kejadian perkara," imbuh Azis.

FM disebut sempat membawa kabur beberapa barang yakni ponsel, cincin, hingga sepeda motor pelaku.

Pelarian FM tak berlangsung lama karena berbekal petunjuk-petunjuk di TKP, polisi mengejarnya ke rumah kost, tempatnya bekerja, sampai tempat tinggal, sebelum akhirnya diringkus di Bekasi.

"Kami tentukan ini sebagai pembunuhan berencana," ungkap Azis.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rombongan Pemotor Bawa Celurit di Pondok Aren, Polisi Tangkap Dua Pemuda

Rombongan Pemotor Bawa Celurit di Pondok Aren, Polisi Tangkap Dua Pemuda

Megapolitan
Kasus Positif Capai 1.206, Kota Bogor Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Kasus Positif Capai 1.206, Kota Bogor Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Pemkot dan DPRD Kota Bekasi Susun Perda soal Covid-19 untuk Perkuat Penerapan Sanksi

Pemkot dan DPRD Kota Bekasi Susun Perda soal Covid-19 untuk Perkuat Penerapan Sanksi

Megapolitan
Temukan APK Dirinya dan Muhamad Terpasang di Pohon, Rahayu Saraswati Minta Maaf

Temukan APK Dirinya dan Muhamad Terpasang di Pohon, Rahayu Saraswati Minta Maaf

Megapolitan
6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Ciplak Setiabudi Ditutup 3 Hari

6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Ciplak Setiabudi Ditutup 3 Hari

Megapolitan
14 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, 82.884 Pelanggar Ditindak

14 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, 82.884 Pelanggar Ditindak

Megapolitan
Blusukan di Wilayah Pamulang, Siti Nur Azizah Ajak Warga Perbanyak Konsumsi Tanaman Ini

Blusukan di Wilayah Pamulang, Siti Nur Azizah Ajak Warga Perbanyak Konsumsi Tanaman Ini

Megapolitan
Ahok Cabut Laporan, Polda Metro Akan Hentikan Kasus 2 Tersangka Pencemaran Nama Baik

Ahok Cabut Laporan, Polda Metro Akan Hentikan Kasus 2 Tersangka Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
2 Hektar Lahan di TPU Rorotan Disiapkan Khusus Jenazah Covid-19

2 Hektar Lahan di TPU Rorotan Disiapkan Khusus Jenazah Covid-19

Megapolitan
Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jaksel Ditutup Sementara

Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jaksel Ditutup Sementara

Megapolitan
Klaster Keluarga Terus Melonjak, Kini Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Capai 3.237

Klaster Keluarga Terus Melonjak, Kini Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Capai 3.237

Megapolitan
Minggu Ke-2 PSBB, Jumlah Pelanggar Masker Hanya Berkurang 9 Orang

Minggu Ke-2 PSBB, Jumlah Pelanggar Masker Hanya Berkurang 9 Orang

Megapolitan
Begini Prosedur Merujuk Pasien Covid-19 ke Wisma Atlet

Begini Prosedur Merujuk Pasien Covid-19 ke Wisma Atlet

Megapolitan
Pemprov DKI Tambah 98 Tempat Tidur RS untuk Pasien Covid-19

Pemprov DKI Tambah 98 Tempat Tidur RS untuk Pasien Covid-19

Megapolitan
Lahan Baru untuk Makam Jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon Mulai Digunakan

Lahan Baru untuk Makam Jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon Mulai Digunakan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X