Kompas.com - 20/08/2020, 08:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus Lurah Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan, Saidun, yang merusak barang di ruang Kepala SMA Negeri 3 Tangsel karena kesal calon siswa titipannya ditolak pihak sekolah terus berlanjut.

Saat ini, polisi telah menetapkan Saidun sebagai tersangka.

Kapolsek Pamulang, Tangsel, Kompol Supiyanto membenarkan, kalau Saidun telah ditetapkan sebagai tersangka atas laporan perusakan.

"Terlapor kita tingkatkan menjadi tersangka," ujar Supiyanto saat dikonfirmasi Rabu (19/8/2020).

Supiyanto menjelaskan, penetapan tersangka kepada Saidun itu setelah polisi melakukan gelar perkara terkait perusakan fasilitas dan perbuatan tidak menyenangkan.

Baca juga: Lurah yang Titip Siswa dan Merusak Fasilitas di SMAN 3 Tangsel Jadi Tersangka

Hasilnya, polisi mendapatkan beberapa alat bukti yang menjerat Saidun semula menjadi saksi hingga tersangka.

"Berdasarkan hasil penyidikan, berdasarkan keterangan saksi saksi dan alat bukti lainnya kita lakukan gelar perkara hingga kita tetapkan jadi tersangka," ucapnya.

Tidak ditahan

Supiyanto mengatakan, anggotanya belum melakukan penahanan terhadap Saidun meski sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Ini kan tersangka baru dipanggil, tentunya nanti kita tunggu perkembangannya," kata Supiyanto.

Polisi belum menahan Saidun karena alasan akan melakukan pemeriksaan lanjutan dengan status sebagai tersangka.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kanopi Rumah di Jatinegara Roboh Usai Tersambar Petir

Kanopi Rumah di Jatinegara Roboh Usai Tersambar Petir

Megapolitan
MTsN 19 Jakarta Kerap Terendam Banjir karena Posisinya di Dataran Rendah

MTsN 19 Jakarta Kerap Terendam Banjir karena Posisinya di Dataran Rendah

Megapolitan
Polisi Sebut Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh akibat Terdorong Banjir

Polisi Sebut Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh akibat Terdorong Banjir

Megapolitan
Cerita Warga Terjebak Banjir di TB Simatupang, Putuskan Putar Balik Usai Lihat Banyak Kendaraan Mogok

Cerita Warga Terjebak Banjir di TB Simatupang, Putuskan Putar Balik Usai Lihat Banyak Kendaraan Mogok

Megapolitan
Banjir di Pertigaan Jalan Aria Putra Ciputat, Sudah Satu Jam Kendaraan Terjebak Macet

Banjir di Pertigaan Jalan Aria Putra Ciputat, Sudah Satu Jam Kendaraan Terjebak Macet

Megapolitan
Polisi Buka Satu Jalur Pintu Tol Jatikarya Usai Negosiasi dengan Warga

Polisi Buka Satu Jalur Pintu Tol Jatikarya Usai Negosiasi dengan Warga

Megapolitan
Kemenag Tanggung Biaya Perawatan Korban Luka akibat Tertimpa Tembok Roboh MTsN 19

Kemenag Tanggung Biaya Perawatan Korban Luka akibat Tertimpa Tembok Roboh MTsN 19

Megapolitan
Jalan TB Simatupang Macet, Pengendara Motor Istirahat di Akses Masuk Tol JORR

Jalan TB Simatupang Macet, Pengendara Motor Istirahat di Akses Masuk Tol JORR

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Sambangi Lokasi Robohnya Tembok MtsN 19 Pondok Labu

Wali Kota Jaksel Sambangi Lokasi Robohnya Tembok MtsN 19 Pondok Labu

Megapolitan
PT Transjakarta Akui Sistem 'Tap In-Tap Out' Belum Sempurna hingga Timbul Antrean

PT Transjakarta Akui Sistem "Tap In-Tap Out" Belum Sempurna hingga Timbul Antrean

Megapolitan
Petugas Angkat Tembok MTsN 19 yang Roboh, Pastikan Tak Ada Lagi Korban yang Tertimpa

Petugas Angkat Tembok MTsN 19 yang Roboh, Pastikan Tak Ada Lagi Korban yang Tertimpa

Megapolitan
Detik-detik Robohnya Tembok MTsN 19 Pondok Labu yang Tewaskan 3 Orang, Siswa Histeris Lihat Ada Korban

Detik-detik Robohnya Tembok MTsN 19 Pondok Labu yang Tewaskan 3 Orang, Siswa Histeris Lihat Ada Korban

Megapolitan
Kondisi MTsN 19 Porak-poranda Akibat Banjir: Tembok Roboh, Bangunan Rusak, hingga Benda Mengapung

Kondisi MTsN 19 Porak-poranda Akibat Banjir: Tembok Roboh, Bangunan Rusak, hingga Benda Mengapung

Megapolitan
Hujan Deras, Banjir 30 Cm Rendam Jalan Jenderal Ahmad Yani Cempaka Putih

Hujan Deras, Banjir 30 Cm Rendam Jalan Jenderal Ahmad Yani Cempaka Putih

Megapolitan
Jalan TB Simatupang Macet Parah Usai Terendam Banjir

Jalan TB Simatupang Macet Parah Usai Terendam Banjir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.