Dua Pekan PSBB Transisi: Anies-Ariza Positif Covid-19 hingga Tingginya Kasus Aktif

Kompas.com - 06/12/2020, 08:42 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakilnya, Achmad Riza Patria, dalam konferensi pers penerapan kembali masa PSBB pada Rabu (9/9/2020). Dokumentasi Pemprov DKI JakartaGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakilnya, Achmad Riza Patria, dalam konferensi pers penerapan kembali masa PSBB pada Rabu (9/9/2020).
|

Data teranyar Pemprov DKI Jakarta melalui akun Instagram @dkijakarta per 29 November 2020 yang diunggah Selasa (1/12/2020), tingkat keterisian ruang ICU sudah mencapai 74 persen dari kapasitas di 98 rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta.

Dari jumlah 849 tempat tidur ICU, kini 630 tempat tidur sedang digunakan oleh pasien Covid-19.

Tingkat keterpakaian juga bertambah dari sisi tempat tidur isolasi yang kini sudah terisi sebanyak 79 persen.

Dari 98 RS rujukan dengan total 6.129 tempat tidur isolasi yang tersedia, kini sedang terpakai 4.851 tempat tidur.

Masalah lainnya soal ketersediaan lahan pemakaman khusus jenazah pasien Covid-19.

Baca juga: TPU Pondok Ranggon Penuh, Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Tegal Alur Naik Dua Kali Lipat

Lahan pemakaman khusus jenazah pasien Covid-19 muslim di TPU Pondok Ranggon telah penuh dan kini harus menggunakan sistem tumpang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

TPU Pondok Ranggon yang menjadi wilayah pemakaman khusus Covid-19 sudah tidak melayani pemakaman Covid-19 jenazah muslim di blok khusus makam Covid-19 sejak 20 November lalu.

Sedangkan blok pemakaman jenazah non-muslim tinggal tersisa 80 petak. Akibatnya, pemakaman jenazah Covid-19 kini dialihkan ke TPU Tegal Alur, Jakarta Barat.

IDI minta PSBB ketat

Melihat lonjakan kasus tersebut terjadi, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jakarta meminta PSBB kembali diperketat.

"Sebaiknya PSBB diperketat lagi, ini efektif menurunkan infeksi," kata Ketua IDI Jakarta Slamet Budiarto, Kamis (3/12/2020).

Dia menjelaskan perlunya PSBB diperketat lagi karena RS rujukan Covid-19 mengalami peningkatan jumlah pasien yang signifikan.

Baca juga: RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Mulai Penuh, IDI Minta PSBB Ketat Kembali Diterapkan

Hal tersebut bisa berakibat fatal terhadap keselamatan tenaga medis yang merawat para pasien Covid-19.

"Sekarang kan pasien full semua di RS rujukan, jadi kalau ini berlangsung lama, capek tenaga medis," tutur dia.

Terlebih lagi, ada banyak tenaga medis yang terpapar Covid-19 harus melakukan karantina terlebih dahulu sebelum kembali bertugas.

Dengan demikian, saat ini tenaga medis bisa banyak berkurang apabila sebagian dari yang bertugas menangani pasien Covid-19 terpapar SARS-CoV-2.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Covid-19, Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan 6 Checkpoint Kedatangan Luar Negri

Antisipasi Covid-19, Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan 6 Checkpoint Kedatangan Luar Negri

Megapolitan
Saat Sejumlah Pengendara Motor Panik Hindari Razia Crowd Free Night di Bundaran Senayan

Saat Sejumlah Pengendara Motor Panik Hindari Razia Crowd Free Night di Bundaran Senayan

Megapolitan
Sasar Tiga Kendaraan Saat Crowd Free Night, Polisi: Penegakan Hukum dengan Penilangan

Sasar Tiga Kendaraan Saat Crowd Free Night, Polisi: Penegakan Hukum dengan Penilangan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Buka Sentra Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga

Pemkot Bekasi Buka Sentra Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga

Megapolitan
Pengunjung Warkop di Koja Bubar Saat Petugas Patroli Gelar Operasi Yustisi Sabtu Malam

Pengunjung Warkop di Koja Bubar Saat Petugas Patroli Gelar Operasi Yustisi Sabtu Malam

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

Megapolitan
Ketua JPKL: Pelabelan Plastik Mengandung Zat BPA pada Kemasan Makanan Sudah Tepat

Ketua JPKL: Pelabelan Plastik Mengandung Zat BPA pada Kemasan Makanan Sudah Tepat

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal Usai Shalat Maghrib

Seorang Pria Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal Usai Shalat Maghrib

Megapolitan
Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.