Kompas.com - 04/01/2021, 14:29 WIB
Seorang warga Jakarta mendaftar untuk melakukan pemeriksaan rapid tes antigen di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, sebagai salah satu syarat penerbangan, Jumat (24/12/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRASeorang warga Jakarta mendaftar untuk melakukan pemeriksaan rapid tes antigen di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, sebagai salah satu syarat penerbangan, Jumat (24/12/2020).
|

BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, jajarannya sudah mempersiapkan 5.000 alat rapid antigen untuk dipakai pada 2021.

"Kalau rapid antibodi kita kan rutin, nah sekarang kita mau menambah rapid antigen. Kita sudah sediakan 5.000 alat rapid antigen," kata pria yang akrab disapa Pepen ini, Senin (4/1/2021).

Alat rapid antigen akan disebarkan ke seluruh Puskesmas dan RSUD di Kota Bekasi.

Baca juga: 16.000 Kasus Terkonfrimasi di Bekasi, 18 Persennya Pasien Anak

Selain rapid antigen, masyarakat juga dianjurkan untuk mengikuti swab tes. Sejauh ini, Pepen memastikan PCR kit masih cukup.

"Saya kira sampai bulan Maret masih cukup. PCR kita masih cukup," terang dia.

Pemkot Bekasi menyediakan anggaran Rp 175 miliar sebagai biaya tidak terduga (BTT) dalam anggaran 2021 guna memperbanyak kebutuhan alat tes.

"Kalau dalam Januari ini sampai Maret ini terus terjadi tingkat penyebaran yang tinggi, tentunya kita menyediakan sarana tadi (anggaran) untuk kebutuhan tiga bulan kedepan," terang Pepen.

Baca juga: Sepanjang 2020, 4.061 Pasutri Bercerai di Tangan Pengadilan Agama Bekasi

Kasus terkonfirmasi di Kota Bekasi mencapai 16.008 berdasarkan data hingga Minggu (3/1/2021).

Pasien yang masih menjalani isolasi mencapai 581 orang. Sementara 15.154 orang sembuh dan 273 pasien meninggal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Tempel Stiker di Rumah Pemudik, Ini Penjelasan Wagub

Pemprov DKI Tempel Stiker di Rumah Pemudik, Ini Penjelasan Wagub

Megapolitan
Kedatangan Pemudik di Bojong Nangka Tangerang Dipantau secara Daring

Kedatangan Pemudik di Bojong Nangka Tangerang Dipantau secara Daring

Megapolitan
Wagub DKI Minta Maaf soal Video Paduan Suara di Ruang Utama Masjid Istiqlal

Wagub DKI Minta Maaf soal Video Paduan Suara di Ruang Utama Masjid Istiqlal

Megapolitan
Taman Mini Indonesia Indah Dibuka Kembali, Warga KTP Non-DKI Boleh Datang

Taman Mini Indonesia Indah Dibuka Kembali, Warga KTP Non-DKI Boleh Datang

Megapolitan
Larangan Mudik Berakhir, Stasiun Pasar Senen Ramai Calon Penumpang

Larangan Mudik Berakhir, Stasiun Pasar Senen Ramai Calon Penumpang

Megapolitan
Taman Impian Jaya Ancol Kembali Dibuka, Pengelola Perketat Pengawasan Prokes

Taman Impian Jaya Ancol Kembali Dibuka, Pengelola Perketat Pengawasan Prokes

Megapolitan
Hujan Deras Semalam, Sejumlah Titik di Jakarta Barat Tergenang

Hujan Deras Semalam, Sejumlah Titik di Jakarta Barat Tergenang

Megapolitan
Kasus-kasus yang Memberatkan Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab

Kasus-kasus yang Memberatkan Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab

Megapolitan
Kepala BKD Bantah Keberadaan TGUPP Jadi Alasan Banyak PNS DKI Ogah Naik Jabatan

Kepala BKD Bantah Keberadaan TGUPP Jadi Alasan Banyak PNS DKI Ogah Naik Jabatan

Megapolitan
TM Ragunan Kembali Dibuka Terbatas untuk Pengunjung Ber-KTP Jakarta

TM Ragunan Kembali Dibuka Terbatas untuk Pengunjung Ber-KTP Jakarta

Megapolitan
Bedeng Proyek Rusunawa Ujung Menteng Terbakar

Bedeng Proyek Rusunawa Ujung Menteng Terbakar

Megapolitan
Polisi Tangkap Anak Pedangdut Rita Sugiarto, Diduga Terkait Narkoba

Polisi Tangkap Anak Pedangdut Rita Sugiarto, Diduga Terkait Narkoba

Megapolitan
UPDATE: Tambah 16 Kasus di Kota Tangerang, 195 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 16 Kasus di Kota Tangerang, 195 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Jakarta Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus dari Klaster Mudik Lebaran

Jakarta Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus dari Klaster Mudik Lebaran

Megapolitan
Sepanjang 2021, Anies dan Riza Patria Sudah 4 Kali Beda Pandangan

Sepanjang 2021, Anies dan Riza Patria Sudah 4 Kali Beda Pandangan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X