Satu Wanita yang Diduga Penyuplai Batu Saat Tawuran di Manggarai Diamankan Polisi

Kompas.com - 18/01/2021, 21:41 WIB
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga terlibat tawuran di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan pada Senin (18/1/2021) malam. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOPolisi mengamankan seorang perempuan yang diduga terlibat tawuran di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan pada Senin (18/1/2021) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga terlibat dalam tawuran di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (18/1/2021) malam.

Perempuan berbaju kuning dan bercelana panjang dengan motif kotak-kotak itu dibawa ke mobil polisi.

“Kamu bisa diam nggak?” kata seorang polisi saat menangkap perempuan itu.

“Saya nggak akan lari, Pak,” jawab perempuan tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Aziz Andriasyah mengatakan, perempuan tersebut diduga telah menyuplai batu untuk tawuran itu.

Baca juga: Tawuran di Manggarai, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Sejumlah perempuan lain di lokasi itu meminta agar polisi tidak membawa perempuan paruh baya tersebut .

“Kakak saya, Pak. Jangan dibawa, Pak,” kata seorang perempuan lain

“Tapi jangan dibawa, Pak. Tolong,” ujar perempuan yang lagi.

“Tolong dijelaskan, ibu itu penyuplai batu,” ujar Aziz saat berusaha menenangkan sejumlah perempuan itu.

Tawuran kembali terjadi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Senin sore hingga malam.

Dalam video yang diterima Kompas.com, warga terlibat membekali diri dengan kayu. Kedua kubu yang tawuran saling melemparkan batu.

Hari Minggu malam, tawuran juga terjadi di sekitar Pintu Air Manggarai. Tawuran terjadi antara geng Manggarai Atas (Gemtas) dan Manggarai Bawah (Tuyul).

Tawuran dipicu gara-gara geng Tuyul menyalakan petasan ke arah geng Gemtas.  Geng Gemtas kemudian melempar batu ke arah Geng Tuyul.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Megapolitan
Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Megapolitan
Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Megapolitan
Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Megapolitan
Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Megapolitan
Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Megapolitan
Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Megapolitan
Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Megapolitan
Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Megapolitan
Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Megapolitan
Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Megapolitan
Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Megapolitan
Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Megapolitan
Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Megapolitan
Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X