Kompas.com - 20/01/2021, 09:51 WIB
Contoh plasma darah yang telah dibekukan ditunjukan oleh salah satu staf PMI Kota Tangerang, Kamis (17/12/2020). KOMPAS.COM/MUHAMMAD NAUFALContoh plasma darah yang telah dibekukan ditunjukan oleh salah satu staf PMI Kota Tangerang, Kamis (17/12/2020).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Stok plasma konvelasen di Tangerang Selatan habis. Total 151 kantong yang didapatkan dari penyintas Covid-19, seluruhnya telah terpakai untuk terapi pasien positif di sejumlah daerah.

"Sudah produksi 151 kantong plasma konvalesen dan semuanya sudah habis didistribusikan ke beberapa rumah sakit yang membutuhkan," ujar Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (20/1/2021).

Menurut Airin, plasma konvelesen tersebut tidak hanya dipakai di wilayah Tangerang Selatan, tetapi juga ke sejumlah rumah sakit rujukan di Tanah Air.

Baca juga: Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Airin mencontohkan, Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang Selatan sempat mengirimkan plasma konvelesen ke DKI Jakarta, Bogor, bahkan ke wilayah Jawa Timur dan Kalimantan.

Saat ini, kata Airin, Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama PMI bakal memproduksi kembali plasma konvalesen dari penyintas Covid-19 yang telah lolos pemeriksaan kesehatan.

"Sekarang, kami akan kembali memproduksi plasma konvalesen dari 49 pendonor yang sudah lolos screening kesehatan. Pendonoran dimulai sejak Senin (18/1/2021), dengan mengikuti jadwal para penyintas Covid-19," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun untuk memenuhi permintaan plasma konvalesen, setiap pasien positif yang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dari pusat karantina di Tangerang Selatan bakal langsung diminta menjadi pendonor.

Baca juga: Cerita Penyintas Donor Plasma Darah meski Takut Jarum Suntik Demi Kesembuhan Pasien Covid-19

Koordinator Bidang Penanganan Satgas Covid-19 Tangerang Selatan Suhara Manulang mengatakan, setiap pasien di Rumah Lawan Covid-19 yang telah sembuh akan langsung ditawarkan petugas untuk menjadi donor.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan PMI Tangerang Selatan untuk langsung melakukan pemeriksaan dan mengambil sampel darah setiap pasien sembuh.

"Kami jemput bola, akhirnya PMI setiap ada kepulangan pasien sembuh di Rumah Lawan Covid-19 yang setuju mendonasikan plasma daerahnya akan langsung dicek kesiapan untuk donornya," ujar Suhara, Rabu (6/1/2021).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Bongkar Peredaran 1,73 Ton Ganja, Berawal dari Penangkapan di Ciputat

Polisi Bongkar Peredaran 1,73 Ton Ganja, Berawal dari Penangkapan di Ciputat

Megapolitan
Komunitas Lintas Agama Desak Pemerintah Serius Tangani Krisis Iklim

Komunitas Lintas Agama Desak Pemerintah Serius Tangani Krisis Iklim

Megapolitan
Dua Terdakwa Unlawful Killing Laskar FPI Tak Ajukan Keberatan Dakwaan

Dua Terdakwa Unlawful Killing Laskar FPI Tak Ajukan Keberatan Dakwaan

Megapolitan
Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Jakarta-Aceh, 1,370 Ton Ganja Disita

Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Jakarta-Aceh, 1,370 Ton Ganja Disita

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Barat Capai 77 Persen

Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Barat Capai 77 Persen

Megapolitan
Buntut Kaburnya Rachel Vennya dari Wisma Atlet, Polisi Buat Satgas Berantas Mafia Karantina

Buntut Kaburnya Rachel Vennya dari Wisma Atlet, Polisi Buat Satgas Berantas Mafia Karantina

Megapolitan
10 Catatan Merah Rapor 4 Tahun Anies, LBH Jakarta: Jakarta Tidak Maju Bersama

10 Catatan Merah Rapor 4 Tahun Anies, LBH Jakarta: Jakarta Tidak Maju Bersama

Megapolitan
Dinkes Kota Tangerang Masih Temukan Warga yang Tolak Vaksinasi Covid-19

Dinkes Kota Tangerang Masih Temukan Warga yang Tolak Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Ke-2 di Kota Tangerang Baru 58,5 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Ke-2 di Kota Tangerang Baru 58,5 Persen

Megapolitan
Orangtua Belum Divaksinasi, Murid SD di Kota Tangerang Tak Bisa Ikut Sekolah Tatap Muka

Orangtua Belum Divaksinasi, Murid SD di Kota Tangerang Tak Bisa Ikut Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Dilaporkan ke Polisi atas Kasus Pencemaran Nama Baik, Mantan Kepala BPOM Minta Maaf

Dilaporkan ke Polisi atas Kasus Pencemaran Nama Baik, Mantan Kepala BPOM Minta Maaf

Megapolitan
Aturan Ganjil Genap Jakarta Terbaru Mulai Hari Ini

Aturan Ganjil Genap Jakarta Terbaru Mulai Hari Ini

Megapolitan
Briptu Fikri Didakwa Lakukan Penganiayaan 4 Laskar FPI hingga Tewas

Briptu Fikri Didakwa Lakukan Penganiayaan 4 Laskar FPI hingga Tewas

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Barat: PMKS Dijemput, Divaksin, Diantar, dan Diberi Sembako

Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Barat: PMKS Dijemput, Divaksin, Diantar, dan Diberi Sembako

Megapolitan
Rachel Vennya Kabur dari Wisma Atlet, Kapolda Metro Jaya: Usut Tuntas Mafia Karantina

Rachel Vennya Kabur dari Wisma Atlet, Kapolda Metro Jaya: Usut Tuntas Mafia Karantina

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.