Sindikat Mafia Tanah yang Tipu Ibunya Ditangkap, Dino Patti Djalal Berharap Dalangnya Terkuak

Kompas.com - 16/02/2021, 20:09 WIB
Dino Patti Djalal KOMPAS.com/Indra AkuntonoDino Patti Djalal

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mengaku belum mengetahui informasi soal ditangkapnya sindikat mafia tanah yang diduga mencuri sertifikat tanah dan bangunan milik ibunya oleh Polda Metro Jaya.

Namun, ia berharap penangkapan sindikat mafia tanah bisa menguak dalang di balik kasus mafia tanah.

“Namanya siapa? Wanita? Saya perlu tahu siapa yang ditangkap,” ujar Dino dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Dino mengaku belum diberi tahu secara khusus oleh pihak Polda Metro Jaya terkait penangkapan sindikat mafia tanah yang menipu ibunya.

Baca juga: Soal Pencuri Sertifikat Rumah Ibunya, Dino Patti Djalal: Sindikat Anak Muda, Pengusaha, Ada Funder-nya

Ia pun berharap penangkapan sindikat mafia tanah itu bisa mengungkap kasus yang dialami keluarganya.

“Saya harap tentu semakin terkuak siapa yang nyuruh dia. Kan ini seperti piramid. Siapa di atasnya, harus diungkap terus. Yang saya enggak mau ini, di bawah kena, tapi enggak pernah diungkap siapa di atasnya,” tambah Dino.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyatakan telah menangkap sindikat mafia tanah yang diduga mencuri sertifikat ibu Dino Patti Djalal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, ada tiga laporan terkait dugaan penipuan sertifikat tanah dan bangunan yang dilaporkan oleh keluarga Dino.

Laporan pertama teregister pada April 2020 untuk rumah yang ada di Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Baca juga: Polisi Tangkap Sindikat Mafia Tanah yang Tipu Ibu Dino Patti Djalal, Total Ada 5 Tersangka

Hasil penyelidikan laporan tersebut, polisi menangkap lima tersangka yang saat ini belum disebutkan identitasnya.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Tetangga Bantu Daftarkan Pasien Covid-19 agar Dapat Suplai Makanan Saat Isolasi Mandiri

Saat Tetangga Bantu Daftarkan Pasien Covid-19 agar Dapat Suplai Makanan Saat Isolasi Mandiri

Megapolitan
Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar, Petugas Awalnya Mengira Bangkai Kucing

Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar, Petugas Awalnya Mengira Bangkai Kucing

Megapolitan
Anies: Meski Sudah Divaksin Dua Kali, Harus Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Anies: Meski Sudah Divaksin Dua Kali, Harus Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Megapolitan
Pengawasan Perseorangan Wajib Sudah Divaksin di Jakarta Akan Jadi Beban Pengelola Usaha

Pengawasan Perseorangan Wajib Sudah Divaksin di Jakarta Akan Jadi Beban Pengelola Usaha

Megapolitan
Mahasiswa Kuliah Online, Mes UBM di Pademangan Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Mahasiswa Kuliah Online, Mes UBM di Pademangan Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Polisi Panggil Satpam GBK yang Diduga Keroyok Mahasiswa

Polisi Panggil Satpam GBK yang Diduga Keroyok Mahasiswa

Megapolitan
Anies: Perpanjangan PPKM Level 4, Tidak Ada Aturan yang Baru

Anies: Perpanjangan PPKM Level 4, Tidak Ada Aturan yang Baru

Megapolitan
Tanah Longsor di Pasir Putih Sawangan Depok, Nihil Korban Jiwa

Tanah Longsor di Pasir Putih Sawangan Depok, Nihil Korban Jiwa

Megapolitan
Mantan Ajudan Pribadi Kenang Soerjadi Soedirja sebagai Sosok Mengayomi

Mantan Ajudan Pribadi Kenang Soerjadi Soedirja sebagai Sosok Mengayomi

Megapolitan
Warga Bekasi Tak Bisa Ikut Vaksinasi karena NIK Dipakai Orang Lain, Ini Komentar Disdukcapil

Warga Bekasi Tak Bisa Ikut Vaksinasi karena NIK Dipakai Orang Lain, Ini Komentar Disdukcapil

Megapolitan
Saat Angka Kematian Pasien Covid-19 di Jakarta Masih Tinggi…

Saat Angka Kematian Pasien Covid-19 di Jakarta Masih Tinggi…

Megapolitan
Mantan Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soerdija Akan Dimakamkan di TMP Kalibata

Mantan Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soerdija Akan Dimakamkan di TMP Kalibata

Megapolitan
Komnas KIPI Belum Temukan Bukti Cukup Soal Kaitan Kematian Trio dengan Vaksin AstraZeneca

Komnas KIPI Belum Temukan Bukti Cukup Soal Kaitan Kematian Trio dengan Vaksin AstraZeneca

Megapolitan
Jadi Warga Binaan, Pinangki Harus Patuhi Aturan dan Wajib Bersih-bersih Lapas Klas II A Tangerang

Jadi Warga Binaan, Pinangki Harus Patuhi Aturan dan Wajib Bersih-bersih Lapas Klas II A Tangerang

Megapolitan
Anies Ubah RPJMD, Target Rumah DP Rp 0 Berkurang tapi Program Lain Bermunculan

Anies Ubah RPJMD, Target Rumah DP Rp 0 Berkurang tapi Program Lain Bermunculan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X