Dino Patti Djalal Sebut Mafia Tanah Selalu Libatkan Orang di Sistem Peradilan

Kompas.com - 23/02/2021, 08:51 WIB
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal membagikan foto saat polisi mendatangi rumah ibunya untuk mengusut kasus dugaan pencurian sertifikat tanah dengan cara peralihan nama pemilik dalam sertifikat rumah. Akun Twitter @dinopattidjalalMantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal membagikan foto saat polisi mendatangi rumah ibunya untuk mengusut kasus dugaan pencurian sertifikat tanah dengan cara peralihan nama pemilik dalam sertifikat rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal menyebutkan, sindikat mafia tanah sangat lincah dan diduga terstruktur dalam melakukan aksinya.

Hal itu katakan Dino setelah ibunya, Jurni Hasyim Djalal, menjadi korban perpindahan nama kepemilikan beberapa sertifikat tanah dan bangunan di Jakarta. Sejumlah sertifikat tanah dan bangunan milik ibunya tiba-tiba menjadi atas nama orang lain tanpa ada proses transaksi jual-beli atau tanpa sepengetahauan ibunya.

"Hati-hati melawan sindikat ini. Sindikat ini selalu lolos karena pertama, mereka selalu dengan orang dalam (oknum) di peradilan," kata Dino dalam program Aiman di Kompas TV, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Akhir Perseteruan Sindikat Mafia Tanah Vs Dino Patti Djalal Setelah Fredy Kusnadi Ditangkap

"Mereka selalu bilang, ya udah kalau ada masalah kita ke pengadilan aja. Sementara pengadilan sudah digarap sama mereka, misalnya," sambungnya.

Dino menyebutkan, setidaknya ada lima bangunan rumah milik keluarganya telah berpidah nama kepemilikan. Ia menyarakankan kepada masyaraakat untuk tetap hati-hati jika ingin bertransaksi tanah dan rumah.

"Pertama silakan cek sertifikat kalau ada kecurigaan. Apakah masih atasnama anda. Hati-hati kalau berhubungan dengan broker, kemudian minta KTP-nya. Pembeli juga harus minta data yang lengkap," kata Dino.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dino sebelumnya telah meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran untuk mengusut kasus mafia tanah di Jakarta.

Hal itu diungkapkan Dino melalui akun resmi Twitter-nya, @dinopattidjalal, pada 9 Februari 2021.

"Sy mohon perhatian Gubernur @aniesbaswedan+Kapolda Metro utk meringkus SEMUA komplotan mafia tanah yg kiprahnya semakin rugikan + resahkan rakyat. Sy juga harap masyarakat agar berani lawan mafia tanah. Para korban mafia tanah agar bersatu melawan mrk #berantasmafiatanah," tulis Dino melalui akun Twitter-nya.

Baca juga: Tersangka Mafia Tanah yang Tipu Ibu Dino Patti Djalal Berbagi Peran, Ada yang Jadi Staf PPAT

Dalam twit lainnya, Dino menjelaskan bahwa orangtuanya mengetahui telah menjadi korban mafia tanah setelah sertifikat rumah itu berubah nama kepemilikan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Perempuan Ribut dengan Ibunya, Barang-barang Dilempar dari Apartemen Thamrin Residence

Anak Perempuan Ribut dengan Ibunya, Barang-barang Dilempar dari Apartemen Thamrin Residence

Megapolitan
Kondisi Lulung Mulai Membaik, Alat Bantu Medis Akan Dilepas

Kondisi Lulung Mulai Membaik, Alat Bantu Medis Akan Dilepas

Megapolitan
Divonis Lebih Berat dari Tuntutan, Adam Ibrahim Pelaku Hoaks Babi Ngepet: Saya Ikhlas...

Divonis Lebih Berat dari Tuntutan, Adam Ibrahim Pelaku Hoaks Babi Ngepet: Saya Ikhlas...

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Pemuda yang Bawa Sajam, Diduga Hendak Tawuran di Jaksel

Polisi Tangkap 5 Pemuda yang Bawa Sajam, Diduga Hendak Tawuran di Jaksel

Megapolitan
Ikuti Rombongan Kendaraan TNI, Pemotor Masuk Tol JORR di Kawasan Jatiwarna Bekasi

Ikuti Rombongan Kendaraan TNI, Pemotor Masuk Tol JORR di Kawasan Jatiwarna Bekasi

Megapolitan
Jangan Cuma Salahkan Operator, Pengamat Transportasi Sebut Transjakarta Perlu Audit Menyeluruh

Jangan Cuma Salahkan Operator, Pengamat Transportasi Sebut Transjakarta Perlu Audit Menyeluruh

Megapolitan
Hanya Diberi Uang Kerohiman, Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kalideres: Rp 2,5 Juta untuk Beli Apa?

Hanya Diberi Uang Kerohiman, Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kalideres: Rp 2,5 Juta untuk Beli Apa?

Megapolitan
Terdakwa Kasus Hoaks Babi Ngepet di Depok Divonis 4 Tahun Penjara

Terdakwa Kasus Hoaks Babi Ngepet di Depok Divonis 4 Tahun Penjara

Megapolitan
Kepada Dirut Transjakarta dan Pejabat DKI, Anggota DPRD: Bagaimana jika Korban Kecelakaan Adalah Istri Bapak?

Kepada Dirut Transjakarta dan Pejabat DKI, Anggota DPRD: Bagaimana jika Korban Kecelakaan Adalah Istri Bapak?

Megapolitan
Sopir Transjakarta Lupa Tarik Rem Tangan Saat Hendak ke Toilet, Polisi: Bus Berjalan Sendiri lalu Tabrak Tembok

Sopir Transjakarta Lupa Tarik Rem Tangan Saat Hendak ke Toilet, Polisi: Bus Berjalan Sendiri lalu Tabrak Tembok

Megapolitan
Wali Kota Pepen Pastikan Omicron Belum Masuk Bekasi

Wali Kota Pepen Pastikan Omicron Belum Masuk Bekasi

Megapolitan
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kalideres Demo ke Pemprov dan DPRD DKI, Minta Ganti Rugi

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kalideres Demo ke Pemprov dan DPRD DKI, Minta Ganti Rugi

Megapolitan
Bus Transjakarta Tabrak Tembok karena Sopir Lupa Tarik Rem Tangan

Bus Transjakarta Tabrak Tembok karena Sopir Lupa Tarik Rem Tangan

Megapolitan
Sopir Transjakarta Disebut Tak Perhatikan Keselamatan Pengguna Jalan Lain, “Mau Main Nabrak Aja”

Sopir Transjakarta Disebut Tak Perhatikan Keselamatan Pengguna Jalan Lain, “Mau Main Nabrak Aja”

Megapolitan
Ketua MPC PP Depok Sebut Junimart Girsang Tak Tahu Sejarah Pemuda Pancasila

Ketua MPC PP Depok Sebut Junimart Girsang Tak Tahu Sejarah Pemuda Pancasila

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.