Kisah Satpam di Tengah Banjir Kemang, Suasana Mencekam dan Air Seperti Tsunami

Kompas.com - 05/03/2021, 07:17 WIB
Tembok belakang Plaza Bisnis Kemang yang berbatasan dengan Kali Krukut jebol karena tak kuat menahan derasnya air pada Sabtu (20/2/2021) dini hari. Air dari Kali Krukut lalu meluap dan merendam kawasan Kemang. Dok. WargaTembok belakang Plaza Bisnis Kemang yang berbatasan dengan Kali Krukut jebol karena tak kuat menahan derasnya air pada Sabtu (20/2/2021) dini hari. Air dari Kali Krukut lalu meluap dan merendam kawasan Kemang.

Malam itu benar-benar sibuk bagi Hale dan rekan-rekan satpam Plaza Bisnis Kemang. Mereka berjibaku untuk menyelamatkan barang-barang agar tak terendam banjir. Untuk mengabarkan keluarga saja Hale pun tak sempat.

"Itu Kurniawan juga sampai lepas seragam buat selamatkan kunci kantor dan kartu parkir di pos satpam. Tau-tau kok air gede. Saya teriak dari lobi, Wan keluar ada banjir mau masuk," kata Hale.

Baca juga: Jalan Kemang Raya Banjir 2 Meter, Sejumlah Mobil Terendam

Baterai handphone Hale sudah hampir habis. Ia hanya sempat mengabarkan teknisi gedung untuk segera mematikan kamera CCTV. Ia hanya berpikir agar korsleting listrik tak terjadi.

Cahaya yang muncul pun hanya dari mobil. Kelistrikan mobil sudah korslet. Lampu sein mobil berpendar di tengah gelapnya Plaza Bisnis Kemang.

Hale bersama Kurniawan dan Rury hanya bisa mengandalkan senter dari handphone. Banjir sekilas hanya berwarna hitam. Malam itu terasa panjang bagi Hale.

Tembok jebol

Pada malam itu, perhatian Hale bersama rekan-rekannya tersita di bagian depan Plaza Bisnis Kemang. Kengerian tampak dari raut wajah dan intonasi suara Hale saat mendeskripsikan banjir di Kemang pada Februari lalu.

Ia tak berpikir tembok belakang dekat Kali Krukut jebol. Banjir di Kemang bagi Hale sudah biasa. Namun, banjir pada Sabtu (20/2/2021) ini tak biasa.

Dari lantai satu Plaza Bisnis Kemang, Hale bersama rekannya mengecek tembok belakang. Dengan bantuan senter seadanya, ia hanya melihat sekelebat tembok sudah jebol. Air meluap membawa batang pohon dan material lain.

"Beberapa kaca gedung di belakang pecah, tertimpa batang-batang pohon ditambah batu dan material banjir lainnya," tambah Hale.

Baca juga: Banjir di Jalan Raya Kemang, Hotel dan Restoran Mewah Ikut Terendam

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fauzi dan Siasat Lolos dari Pos Penyekatan Mudik

Fauzi dan Siasat Lolos dari Pos Penyekatan Mudik

Megapolitan
UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 76 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 76 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 15 Kasus di Kabupaten Bekasi, 312 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 15 Kasus di Kabupaten Bekasi, 312 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Kemungkinan Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Kemungkinan Hujan

Megapolitan
Dua Pria Paksa Minta Jatah THR Lebaran ke Penjaga Warung di Pasar Ciputat

Dua Pria Paksa Minta Jatah THR Lebaran ke Penjaga Warung di Pasar Ciputat

Megapolitan
Pemkot Depok Izinkan Shalat Idul Fitri di Masjid, Kapasitas Maksimum 30 Persen di Dalam Ruangan

Pemkot Depok Izinkan Shalat Idul Fitri di Masjid, Kapasitas Maksimum 30 Persen di Dalam Ruangan

Megapolitan
Sopir Truk Sampah di Bekasi Tewas Tertimpa Bak Hidrolik yang Sedang Diperbaiki

Sopir Truk Sampah di Bekasi Tewas Tertimpa Bak Hidrolik yang Sedang Diperbaiki

Megapolitan
Polisi Ungkap Penyelundupan 310 Kilogram Sabu, Diduga Berasal dari Iran

Polisi Ungkap Penyelundupan 310 Kilogram Sabu, Diduga Berasal dari Iran

Megapolitan
Update 11 Mei: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 406

Update 11 Mei: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 406

Megapolitan
Hari Keenam Larangan Mudik, 162 Kendaraan Diputarbalikkan di Posko Penyekatan dan Check Point Kota Tangerang

Hari Keenam Larangan Mudik, 162 Kendaraan Diputarbalikkan di Posko Penyekatan dan Check Point Kota Tangerang

Megapolitan
Baznas Kota Tangerang Terima Zakat Fitrah Rp 1,3 Miliar

Baznas Kota Tangerang Terima Zakat Fitrah Rp 1,3 Miliar

Megapolitan
Komnas KIPI: Belum Cukup Bukti Ada Penggumpalan Darah pada Kasus Pria Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca

Komnas KIPI: Belum Cukup Bukti Ada Penggumpalan Darah pada Kasus Pria Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca

Megapolitan
Ziarah Dilarang Mulai 12-16 Mei 2021, TPU Selapajang di Kota Tangerang Ditutup

Ziarah Dilarang Mulai 12-16 Mei 2021, TPU Selapajang di Kota Tangerang Ditutup

Megapolitan
Ini Jam Operasional Transportasi Umum di Jakarta pada 12-16 Mei 2021

Ini Jam Operasional Transportasi Umum di Jakarta pada 12-16 Mei 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X