Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Kompas.com - 08/03/2021, 20:34 WIB
Sebanyak 6.132 titik trotoar rusak di Jakarta Selatan telah diperbaiki sejak bulan Januari hingga Oktober 2020. Dok. Sudin Kominfotik JakselSebanyak 6.132 titik trotoar rusak di Jakarta Selatan telah diperbaiki sejak bulan Januari hingga Oktober 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta diminta untuk mengalihkan anggaran penataan trotoar ke bantuan untuk warga selama pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth.

Kenneth, yang mengetahui bahwa penataan trotoar di Jakarta dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2021 sebesar Rp 100 miliar, menilai hal itu bukan prioritas di masa pandemi.

Baca juga: Tata Trotoar Kawasan Kebayoran Baru, Pemprov DKI Anggarkan Rp 70 Miliar

"Untuk apa dilakukan penataan trotoar di tengah pandemi Covid-19 seperti ini?" tanya Kenneth dalam keterangannya, Senin (8/3/2021), dilansir dari Tribun Jakarta.

Menurut Kenneth, anggaran untuk penataan trotoar dapat dialihkan untuk penanganan Covid-19 seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke masyarakat.

"Anggaran Rp 100 miliar itu besar loh, lebih baik anggaran tersebut bisa dialihkan ke penanganan Covid-19 di Jakarta, berupa Bantuan BLT untuk Masyarakat yang membutuhkan," ujar Kenneth.

"Kenapa yang harus diprioritaskan itu penataan trotoar, seharusnya yang dijadikan prioritas adalah kebutuhan warga di tengah pendemi dan penanganan banjir," sambungnya.

Selain bukan prioritas saat ini, Kenneth beranggapan bahwa penataan trotoar hanya akan menambah kemacetan di Jakarta.

BLT tidak merata

Kenneth menilai, BLT perlu menjadi fokus saat ini karena banyak warga yang masih mengeluhkan tidak mendapat bantuan tersebut.

Menurutnya, hal itu dikarenakan BLT yang disalurkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak merata ke seluruh lapisan masyarakat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Taruh Motor Ninja Curian di Bengkel, Pencuri Langsung Diringkus Polisi Saat Kembali

Taruh Motor Ninja Curian di Bengkel, Pencuri Langsung Diringkus Polisi Saat Kembali

Megapolitan
Syarat Perjalanan Diperketat, Warga Tetap Colong Start Mudik

Syarat Perjalanan Diperketat, Warga Tetap Colong Start Mudik

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Tangerang Hari Ini, 23 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Tangerang Hari Ini, 23 April 2021

Megapolitan
Wagub DKI: SIKM Kami Berlakukan 6-17 Mei 2021

Wagub DKI: SIKM Kami Berlakukan 6-17 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bogor Hari Ini, 23 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bogor Hari Ini, 23 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Depok Hari Ini, 23 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Depok Hari Ini, 23 April 2021

Megapolitan
Minim Petunjuk, Polsek Ciputat Kesulitan Tangkap 3 Perampok Bersenjata

Minim Petunjuk, Polsek Ciputat Kesulitan Tangkap 3 Perampok Bersenjata

Megapolitan
Penjelasan Imigrasi soal 117 WN India Masuk Indonesia Saat Gelombang Kedua Covid-19

Penjelasan Imigrasi soal 117 WN India Masuk Indonesia Saat Gelombang Kedua Covid-19

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bekasi Hari Ini, 23 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bekasi Hari Ini, 23 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Jakarta Hari Ini, 23 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Jakarta Hari Ini, 23 April 2021

Megapolitan
WN India Positif Covid-19 Masuk Jakarta, Pemprov DKI Akan Awasi Prokes Lebih Ketat

WN India Positif Covid-19 Masuk Jakarta, Pemprov DKI Akan Awasi Prokes Lebih Ketat

Megapolitan
Profil Kolonel Harry Dansatsel di KRI Nanggala 402: Alumnus SMA di Depok Jadi Komandan yang Disiplin

Profil Kolonel Harry Dansatsel di KRI Nanggala 402: Alumnus SMA di Depok Jadi Komandan yang Disiplin

Megapolitan
Angkasa Pura II Ketatkan Prosedur Kedatangan Penumpang Internasional, Termasuk India

Angkasa Pura II Ketatkan Prosedur Kedatangan Penumpang Internasional, Termasuk India

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Pak Ogah di Tambora

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Pak Ogah di Tambora

Megapolitan
Minta WN India yang Positif Covid-19 Dikarantina, Anggota DPRD DKI: Jika Tidak, Kita Akan Kebobolan

Minta WN India yang Positif Covid-19 Dikarantina, Anggota DPRD DKI: Jika Tidak, Kita Akan Kebobolan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X