Kompas.com - 13/04/2021, 19:58 WIB
Garis polisi dipasang di Gedung Blok C Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Selasa (13/4/2021) pagi. Dok. Polsek Pasar MingguGaris polisi dipasang di Gedung Blok C Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Selasa (13/4/2021) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aliran listrik di sejumlah titik di kompleks pasar tradisional Pasar Minggu, Jakarta Selatan, masih padam, Selasa (13/4/2021), setelah mengalami kebakaran hebat Senin malam. Aktivitas jual beli di Pasar Minggu hari ini hanya terjadi di Blok D.

“Saat ini aktivitas perdagangan di Pasar Minggu hanya berada di Blok D saja yang kebanyakan berjualan sayur, buah, dan lainnya,” ujar Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin, dalam keterangan tertulis, Selasa (13/4/2021) sore.

Arief mengatakan, Blok B, Blok E, dan Blok F Pasar Minggu masih tutup. Pedagang belum berjualan. Aktivitas berjualan dilakukan jika listrik kembali dinyalakan PLN.

Baca juga: Ratusan Pedagang Korban Kebakaran Blok C Pasar Minggu Direlokasi ke Blok B

Arief menambahkan, bangunan Pasar Minggu terdiri dari lima blok dan yang terbakar kemarin hanya di Blok C.

Sebanyak 391 tempat usaha dari 392 tempat usaha di di Blok C ludes terbakar.

“Gedung ini ada lima lantai untuk lantai basemen dan hingga lantai satu itu ada tempat usaha, sisanya parkiran kendaraan,” ujar Arief.

Menurut dia, tempat usaha yang terbakar di Blok C sebagian besar ditempati pedagang sembako, bumbu giling, sayuran, dan rempah-rempah.

Arief menambahkan, pedagang yang terkena dampak kebakaran untuk sementara waktu ini akan dipindahkan ke Blok B. Pemindahan dilakukan sambil menunggu hasil investigasi pihak terkait dan dilakukan audit kelayakan struktur bangunan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angkasa Pura II Klaim Belum Ada Kenaikan Penumpang di Soekarno-Hatta Saat Arus Balik Lebaran

Angkasa Pura II Klaim Belum Ada Kenaikan Penumpang di Soekarno-Hatta Saat Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Cegah Penularan Covid-19, Polisi Bubarkan Wisatawan di Transera Waterpark Bekasi

Cegah Penularan Covid-19, Polisi Bubarkan Wisatawan di Transera Waterpark Bekasi

Megapolitan
Arus Balik Lebaran, Wakil Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai yang Mudik Rugikan Warga yang Menetap

Arus Balik Lebaran, Wakil Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai yang Mudik Rugikan Warga yang Menetap

Megapolitan
Rumah Warga Jakarta Selatan yang Mudik Akan Ditandai Stiker

Rumah Warga Jakarta Selatan yang Mudik Akan Ditandai Stiker

Megapolitan
Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Kali Jelawai Kebayoran Baru dalam Kondisi Hidup

Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Kali Jelawai Kebayoran Baru dalam Kondisi Hidup

Megapolitan
Cerita Relawan Covid-19 yang Tetap Bekerja di Masa Libur Lebaran...

Cerita Relawan Covid-19 yang Tetap Bekerja di Masa Libur Lebaran...

Megapolitan
Pemeriksaan di Kolong Tol Bitung, Pengendara Diminta KTP, SIKM hingga Hasil Swab Test Antigen

Pemeriksaan di Kolong Tol Bitung, Pengendara Diminta KTP, SIKM hingga Hasil Swab Test Antigen

Megapolitan
Pemkot Depok Bersiap Hadapi Arus Balik, Pendatang Akan Didata untuk Tes Antigen Covid-19

Pemkot Depok Bersiap Hadapi Arus Balik, Pendatang Akan Didata untuk Tes Antigen Covid-19

Megapolitan
Wisata Air Putri Duyung di Depok Disambangi Satpol PP karena Pengunjung Membludak

Wisata Air Putri Duyung di Depok Disambangi Satpol PP karena Pengunjung Membludak

Megapolitan
Penyekatan dan Screening Pemudik Diperpanjang, Ini 12 Titik Pemeriksaan Swab Test Antigen di Jabodetabek

Penyekatan dan Screening Pemudik Diperpanjang, Ini 12 Titik Pemeriksaan Swab Test Antigen di Jabodetabek

Megapolitan
SIKM Jakarta Hanya Berlaku Sampai 17 Mei, Warga Tetap Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19

SIKM Jakarta Hanya Berlaku Sampai 17 Mei, Warga Tetap Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19

Megapolitan
Ragunan Tutup, Pengunjung yang Terlanjur Datang Pilih Liburan di Mal

Ragunan Tutup, Pengunjung yang Terlanjur Datang Pilih Liburan di Mal

Megapolitan
Arus Balik Lebaran, Pemkot Jakarta Timur Sediakan Swab Test Antigen Gratis

Arus Balik Lebaran, Pemkot Jakarta Timur Sediakan Swab Test Antigen Gratis

Megapolitan
Perampok di Bekasi Perkosa Gadis yang Sedang Main Tiktok, Ancam Bunuh jika Teriak

Perampok di Bekasi Perkosa Gadis yang Sedang Main Tiktok, Ancam Bunuh jika Teriak

Megapolitan
Maling Mobil di Bekasi Tabrak 8 Warga saat Kabur, Diamuk Massa di Cakung

Maling Mobil di Bekasi Tabrak 8 Warga saat Kabur, Diamuk Massa di Cakung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X