Kompas.com - 16/04/2021, 18:34 WIB
Presenter olahraga, Valentino Simanjuntak, saat berbicara soal kariernya di salah satu hotel di Jakarta, Sabtu (15/9/2018). TRI MEILINA/BOLASPORT.COMPresenter olahraga, Valentino Simanjuntak, saat berbicara soal kariernya di salah satu hotel di Jakarta, Sabtu (15/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pertama, Soeratin Sosrosoegondo, pernah mengutarakan cita-citanya untuk membuat sepak bola sebagai alat pemersatu bangsa Indonesia.

Berdasarkan catatan Kompas.com, Soeratin yang menggagas berdirinya PSSI dan menjadi ketua selama 10 tahun, yakni 1930-1940.

Baca juga: Kesaksian Kuli Selamat soal Dua Rekannya yang Tewas Tertimpa Bangunan Roboh di Benhil

Dengan kata lain, PSSI terbentuk saat Indonesia masih dijajah Belanda.

Kala itu, Soeratin bertekad membuat sepak bola sebagai media pemersatu kaum muda di Indonesia.

Belakangan, kalimat 'sepak bola sebagai pemersatu' tak hanya berkesan nasionalisme ataupun politik.

Sepak bola kini disebut olahraga untuk semua kalangan, tanpa peduli strata, jenis kelamin, hingga kondisi fisik seseorang.

Oki Kurnia (25) dari Yayasan Mitra Netra, Jakarta, contohnya. Fakta bahwa dirinya seorang tunanetra sejak lahir tidak menghalangi kecintaannya yang teramat besar terhadap sepak bola.

"Saya nonton sepak bola baik dalam maupun luar negeri. Luar negeri sudah agak jarang karena ngantuk, mainnya (pertandingan) tengah malam," kata Oki saat dihubungi Kompas.com, Jumat (16/4/2021) siang.

Baca juga: Gagal Beraksi di Tebet, Seorang Begal Tewas, Rekannya Kabur

Bermula di Piala Tiger, cintai Persija dan Manchester United

Oki menceritakan awal mula menikmati tayangan sepak bola, yaitu saat mengikuti kiprah Timnas Indonesia di Piala Tiger 2002.

"Aku suka bola dari kecil. Awalnya (suka) justru dari pertandingan Indonesia di Piala Tiger 2002. Aku ingat Indonesia melawan Malaysia, kemudian di finalnya ketemu Thailand," Oki menceritakan.

Sejak merasakan keseruan menikmati tayangan sepak bola, Oki pun keranjingan mengikuti olahraga si kulit bundar.

Warga Jakarta Selatan itu bahkan punya klub sepak bola favorit baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

"(Tim) favorit, ya pasti sebagai orang Jakarta, saya Persija. Kalau (klub) luar negeri, Manchester United. Walaupun lagi tidak juara, tidak apa-apa deh posisi kedua," jawab Oki sembari tertawa.

Jawaban Oki tersebut merujuk pada posisi Manchester United di klasemen Liga Inggris 2020/21 saat ini.

Baca juga: Kronologi Sopir Ambulans Kecelakaan di Lampu Merah, akibat Bunyikan Sirine meski Tak Bawa Pasien

Oki rajin menonton sepak bola, baik bersama keluarga atau rekan-rekannya maupun sendiri.

"Biasanya saya nonton bareng keluarga. Atau sendiri juga enggak apa-apa sih," terangnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: 18 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 198 Pasien Masih Dirawat

UPDATE: 18 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 198 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Depok Catat 48 Kasus Baru Covid-19

Depok Catat 48 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Imbau Pendatang Tak Mengadu Nasib ke Jakarta Jika Belum Miliki Pekerjaan

Pemprov DKI Imbau Pendatang Tak Mengadu Nasib ke Jakarta Jika Belum Miliki Pekerjaan

Megapolitan
UPDATE 16 Mei: 100 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

UPDATE 16 Mei: 100 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Ramai Spanduk Penolakan Pemudik yang Balik Tanpa Surat Bebas Covid-19, Wali Kota Tangsel: Ikuti Kehendak Warga

Ramai Spanduk Penolakan Pemudik yang Balik Tanpa Surat Bebas Covid-19, Wali Kota Tangsel: Ikuti Kehendak Warga

Megapolitan
Fakta dan Kronologi Maling Sadis di Bekasi, Masuk Lewat Lubang 'Exhaust Fan', Perkosa Gadis Penghuninya

Fakta dan Kronologi Maling Sadis di Bekasi, Masuk Lewat Lubang "Exhaust Fan", Perkosa Gadis Penghuninya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Berpeluang hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Berpeluang hujan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Maling Mobil di Bekasi Diamuk Massa di Cakung | Titik Pemeriksaan Swab Test Antigen di Jabodetabek

[POPULER JABODETABEK] Maling Mobil di Bekasi Diamuk Massa di Cakung | Titik Pemeriksaan Swab Test Antigen di Jabodetabek

Megapolitan
Angkasa Pura II Klaim Belum Ada Kenaikan Penumpang di Soekarno-Hatta Saat Arus Balik Lebaran

Angkasa Pura II Klaim Belum Ada Kenaikan Penumpang di Soekarno-Hatta Saat Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Cegah Penularan Covid-19, Polisi Bubarkan Wisatawan di Transera Waterpark Bekasi

Cegah Penularan Covid-19, Polisi Bubarkan Wisatawan di Transera Waterpark Bekasi

Megapolitan
Arus Balik Lebaran, Wakil Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai yang Mudik Rugikan Warga yang Menetap

Arus Balik Lebaran, Wakil Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai yang Mudik Rugikan Warga yang Menetap

Megapolitan
Rumah Warga Jakarta Selatan yang Mudik Akan Ditandai Stiker

Rumah Warga Jakarta Selatan yang Mudik Akan Ditandai Stiker

Megapolitan
Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Kali Jelawai Kebayoran Baru dalam Kondisi Hidup

Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Kali Jelawai Kebayoran Baru dalam Kondisi Hidup

Megapolitan
Cerita Relawan Covid-19 yang Tetap Bekerja di Masa Libur Lebaran...

Cerita Relawan Covid-19 yang Tetap Bekerja di Masa Libur Lebaran...

Megapolitan
Pemeriksaan di Kolong Tol Bitung, Pengendara Diminta KTP, SIKM hingga Hasil Swab Test Antigen

Pemeriksaan di Kolong Tol Bitung, Pengendara Diminta KTP, SIKM hingga Hasil Swab Test Antigen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X