Kompas.com - 18/04/2021, 11:06 WIB
Ilustrasi tahanan ThinkstockphotosIlustrasi tahanan
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Polisi menetapkan dua tersangka yang diduga menganiaya Sigit Setiawan (33), tahanan narkoba Polres Tangerang Selatan yang tewas dengan sejumlah luka.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin mengatakan, pihaknya sudah menyelidiki dugaan penganiayaan yang dialami oleh Sigit sebelum meninggal dunia.

Hasilnya, Sigit diduga dianiaya oleh dua orang yang merupakan sesama tahanan kasus narkoba di dalam sel.

Baca juga: Komnas HAM: Seminggu Sebelum Tewas, Sigit Dianiaya Tahanan Lain Polres Tangsel

 

Kepolisian pun sudah menetapkan kedua pelaku sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan.

"Hasil penyidikan penganiayaan. Tersangka dua orang sesama tahanan," kata Iman dalam keterangannya, Minggu (18/4/2021).

Menurut Iman, berkas perkara kasus penganiayaan maupun kasus narkoba yang menjerat dua tersangka itu sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan.

Adapun penganiayaan tersebut diduga terjadi sepekan sebelum Sigit meninggal pada 11 Desember 2020.

Informasi tersebut didapatkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang tengah menyelidiki kasus kematian Sigit.

"Penganiayaannya diperkirakan tanggal 4 Desember 2020. Seminggu sebelum dia (Sigit) meninggal," ujar Ketua Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Wahyu Pratama Tamba, Minggu (18/4/2021).

Baca juga: Komnas HAM Kumpulkan Dokumen hingga Rekaman CCTV Usut Tewasnya Tahanan Polres Tangsel

Kini, Komnas HAM tengah mencari alat bukti berupa rekaman kamera CCTV hingga salinan dokumen hasil visum jenazah Sigit untuk membuktikan dugaan penganiayaan tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: 18 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 198 Pasien Masih Dirawat

UPDATE: 18 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 198 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Depok Catat 48 Kasus Baru Covid-19

Depok Catat 48 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Imbau Pendatang Tak Mengadu Nasib ke Jakarta Jika Belum Miliki Pekerjaan

Pemprov DKI Imbau Pendatang Tak Mengadu Nasib ke Jakarta Jika Belum Miliki Pekerjaan

Megapolitan
UPDATE 16 Mei: 100 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

UPDATE 16 Mei: 100 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Ramai Spanduk Penolakan Pemudik yang Balik Tanpa Surat Bebas Covid-19, Wali Kota Tangsel: Ikuti Kehendak Warga

Ramai Spanduk Penolakan Pemudik yang Balik Tanpa Surat Bebas Covid-19, Wali Kota Tangsel: Ikuti Kehendak Warga

Megapolitan
Fakta dan Kronologi Maling Sadis di Bekasi, Masuk Lewat Lubang 'Exhaust Fan', Perkosa Gadis Penghuninya

Fakta dan Kronologi Maling Sadis di Bekasi, Masuk Lewat Lubang "Exhaust Fan", Perkosa Gadis Penghuninya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Berpeluang hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Berpeluang hujan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Maling Mobil di Bekasi Diamuk Massa di Cakung | Titik Pemeriksaan Swab Test Antigen di Jabodetabek

[POPULER JABODETABEK] Maling Mobil di Bekasi Diamuk Massa di Cakung | Titik Pemeriksaan Swab Test Antigen di Jabodetabek

Megapolitan
Angkasa Pura II Klaim Belum Ada Kenaikan Penumpang di Soekarno-Hatta Saat Arus Balik Lebaran

Angkasa Pura II Klaim Belum Ada Kenaikan Penumpang di Soekarno-Hatta Saat Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Cegah Penularan Covid-19, Polisi Bubarkan Wisatawan di Transera Waterpark Bekasi

Cegah Penularan Covid-19, Polisi Bubarkan Wisatawan di Transera Waterpark Bekasi

Megapolitan
Arus Balik Lebaran, Wakil Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai yang Mudik Rugikan Warga yang Menetap

Arus Balik Lebaran, Wakil Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai yang Mudik Rugikan Warga yang Menetap

Megapolitan
Rumah Warga Jakarta Selatan yang Mudik Akan Ditandai Stiker

Rumah Warga Jakarta Selatan yang Mudik Akan Ditandai Stiker

Megapolitan
Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Kali Jelawai Kebayoran Baru dalam Kondisi Hidup

Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Kali Jelawai Kebayoran Baru dalam Kondisi Hidup

Megapolitan
Cerita Relawan Covid-19 yang Tetap Bekerja di Masa Libur Lebaran...

Cerita Relawan Covid-19 yang Tetap Bekerja di Masa Libur Lebaran...

Megapolitan
Pemeriksaan di Kolong Tol Bitung, Pengendara Diminta KTP, SIKM hingga Hasil Swab Test Antigen

Pemeriksaan di Kolong Tol Bitung, Pengendara Diminta KTP, SIKM hingga Hasil Swab Test Antigen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X