Anies: Terima Kasih Warga Jabodetabek yang Memilih Tidak Mudik

Kompas.com - 13/05/2021, 00:59 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran; dan Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat pada Rabu (12/5/2021) malam. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOGubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran; dan Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat pada Rabu (12/5/2021) malam.


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, TNI, dan Polri mengapresiasi warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang memilih tidak mudik.

“Kami ingin sampai apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga Jabodetabek yang memilih untuk tidak mudik, memilih untuk berlebaran di Jakarta ber-Lebaran bersama masyarakat di tempat ini. Ini bagian dari ikhtiar mencegah penularan,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran; dan Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu (12/5/2021) malam.

Baca juga: Kunjungi Panti Sosial, Anies Imbau Warga Peduli dengan Sesama yang Tak Punya Keluarga

Anies menyebut, para warga Jabodetabek yang tak mudik adalah pejuang di dalam pertempuran melawan penyebaran Covid-19.

Sebelumnya, Anies meminta warganya untuk tidak mudik ke luar daerah.

Ia mengatakan, menahan mudik Lebaran 2021 sejatinya bertujuan untuk melindungi semua orang, baik warga Jakarta maupun warga di luar Ibu Kota.

"Ini untuk melindungi semua, maka kita tetaplah berada di tempat kita masing-masing," kata Anies, saat ditemui di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/5/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pasar Tanah Abang Ditutup Seminggu, Anies: Kan Pedagang Juga Lebaran

Anies berpesan kepada seluruh masyarakat bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir.

Potensi penularan saat bepergian keluar kota bisa saja terjadi dan berpotensi meningkatkan kasus Covid-19 di DKI Jakarta.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Tambah 53 Kasus di Kota Tangerang, 446 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 53 Kasus di Kota Tangerang, 446 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Fakta Penangkapan Polisi Gadungan, Berawal Penindakan Plat Nomor hingga Simpan KTA Palsu

Fakta Penangkapan Polisi Gadungan, Berawal Penindakan Plat Nomor hingga Simpan KTA Palsu

Megapolitan
Kamis Ini, Rizieq Shihab Akan Sampaikan Duplik Kasus Tes Usap RS Ummi

Kamis Ini, Rizieq Shihab Akan Sampaikan Duplik Kasus Tes Usap RS Ummi

Megapolitan
Perjalanan Panjang MRT Jakarta, Dicetuskan Habibie dan Dieksekusi Jokowi-Ahok

Perjalanan Panjang MRT Jakarta, Dicetuskan Habibie dan Dieksekusi Jokowi-Ahok

Megapolitan
UPDATE: Tambah 663 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 1.378 Pasien Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 663 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 1.378 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 303 Kasus Covid-19 di Depok, 5 Pasien Meninggal

UPDATE: Tambah 303 Kasus Covid-19 di Depok, 5 Pasien Meninggal

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan

Megapolitan
Pabrik Percetakan di Kawasan Industri Pulogadung Terbakar

Pabrik Percetakan di Kawasan Industri Pulogadung Terbakar

Megapolitan
Kebanjiran Saat Isolasi Mandiri, Pasutri Pasien Covid-19 di Bekasi Dievakuasi

Kebanjiran Saat Isolasi Mandiri, Pasutri Pasien Covid-19 di Bekasi Dievakuasi

Megapolitan
Gandeng Ritase, PT APSD Bakal Digitalisasi Pengelolaan Gudang di Bandara

Gandeng Ritase, PT APSD Bakal Digitalisasi Pengelolaan Gudang di Bandara

Megapolitan
Kapolri Setuju Jalur Sepeda Dibongkar, Komunitas Bike to Work Merespons

Kapolri Setuju Jalur Sepeda Dibongkar, Komunitas Bike to Work Merespons

Megapolitan
ISSI DKI Minta Pembongkaran Jalur Sepeda Permanen Dipertimbangkan

ISSI DKI Minta Pembongkaran Jalur Sepeda Permanen Dipertimbangkan

Megapolitan
Andi Arief Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Ancaman di Media Sosial

Andi Arief Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Ancaman di Media Sosial

Megapolitan
Lurah Ciganjur Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Ditutup 2 Hari

Lurah Ciganjur Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Ditutup 2 Hari

Megapolitan
Plt Wali Kota Jaksel Sebut TNI AU Tawarkan Lakespra Dr Saryato sebagai Tempat Isoman

Plt Wali Kota Jaksel Sebut TNI AU Tawarkan Lakespra Dr Saryato sebagai Tempat Isoman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X