Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Beragam Jalur PPDB Jakarta 2021: Zonasi, Prestasi, Afirmasi, dan Pindah Orangtua

Kompas.com - 21/05/2021, 10:09 WIB
Singgih Wiryono,
Sandro Gatra

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta 2021 dua minggu lagi akan dibuka.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan membuka empat jalur pendaftaran untuk tahun ajaran baru 2021/2022 ini.

Adapun kriteria jalur pendaftaran dibagi menjadi empat, yaitu jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur prestasi, dan jalur pindah tugas orangtua.

Baca juga: Uji Coba Sekolah Tatap Muka Berakhir Jumat Besok, Wagub DKI: Belum Ada Laporan Negatif

1. Jalur Prestasi

Jalur prestasi dimaksud untuk memberikan apresiasi terhadap anak yang menunjukan prestasi akademik maupun non akademik

2. Jalur afirmasi

Jalur ini memberikan kesempatan lebih besar bagi anak dari keluarga tidak mampu untuk mengakses pendidikan bermutu yang disubsidi oleh pemerintah

3. Jalur zonasi

Zonasi diperuntukan kepada anak yang berdomisili di dalam wilayah zonasi yang ditetapkan dengan kriteria penilaian domisili dekat dengan lingkungan sekolah.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga memberikan catatan, tidak hanya jarak yang diperhitungkan, tetap juga sebaran sekolah, data sebaran domisili calon siswa dan kapasitas daya tampung sekolah

4. Jalur pindah tugas orangtua dan anak guru

Jalur ekslusif yang memberikan kesempatan siswa dari keluarga non-KK (Kartu Keluarga) DKI bisa mendaftar.

Baca juga: 6 Poin Evaluasi Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Jakarta

Jalur ini diperuntukan bagi anak-anak yang orangtuanya pindah tugas dan juga bagi anak guru yang ingin bersekolah di tempat orangtuanya bertugas.

Dalam setiap jalur diberikan ketentuan kuota, berikut rincian jumlah kuota untuk setiap jalur pendaftaran PPDB DKI Jakarta dari materi sosialisasi yang dikeluarkan Dinas Pendidikan DKI Jakarta:

1. Sekolah Dasar

- Jalur Zonasi: 73 persen

- Jalur Afirmasi: 25 persen

- Jalur Prestasi: -

- Jalur Pindah Tugas Orangtua: 2 persen

2. Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA)

- Jalur Zonasi: 50 persen

- Jalur Afirmasi: 25 persen

- Jalur Prestasi: 18 persen

- Jalur Pindah Tugas Orangtua: 2 persen

3. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

- Jalur Zonasi: -

- Jalur Afirmasi: 43 persen

- Jalur Prestasi: 50 persen

- Jalur Pindah Tugas Orangtua: 2 persen

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sempat Tersendat akibat Tumpahan Oli, Lalu Lintas Jalan Raya Bogor Kembali Lancar

Sempat Tersendat akibat Tumpahan Oli, Lalu Lintas Jalan Raya Bogor Kembali Lancar

Megapolitan
Ibu di Jaktim Rekam Putrinya Saat Disetubuhi Pacar, lalu Suruh Aborsi Ketika Hamil

Ibu di Jaktim Rekam Putrinya Saat Disetubuhi Pacar, lalu Suruh Aborsi Ketika Hamil

Megapolitan
Komnas PA Bakal Beri Pendampingan Siswa SMP di Jaksel yang Lompat dari Lantai 3 Gedung Sekolah

Komnas PA Bakal Beri Pendampingan Siswa SMP di Jaksel yang Lompat dari Lantai 3 Gedung Sekolah

Megapolitan
Penanganan Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel Lambat, Pelaku Dikhawatirkan Ulangi Perbuatan

Penanganan Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel Lambat, Pelaku Dikhawatirkan Ulangi Perbuatan

Megapolitan
Pendaftaran PPDB Jakarta Dibuka 10 Juni, Ini Jumlah Daya Tampung Siswa Baru SD hingga SMA

Pendaftaran PPDB Jakarta Dibuka 10 Juni, Ini Jumlah Daya Tampung Siswa Baru SD hingga SMA

Megapolitan
Kasus Perundungan Siswi SMP di Bogor, Polisi Upayakan Diversi

Kasus Perundungan Siswi SMP di Bogor, Polisi Upayakan Diversi

Megapolitan
Disdik DKI Akui Kuota Sekolah Negeri di Jakarta Masih Terbatas, Janji Bangun Sekolah Baru

Disdik DKI Akui Kuota Sekolah Negeri di Jakarta Masih Terbatas, Janji Bangun Sekolah Baru

Megapolitan
Polisi Gadungan yang Palak Warga di Jaktim dan Jaksel Positif Sabu

Polisi Gadungan yang Palak Warga di Jaktim dan Jaksel Positif Sabu

Megapolitan
Kondisi Siswa SMP di Jaksel yang Lompat dari Lantai 3 Gedung Sekolah Sudah Bisa Berkomunikasi

Kondisi Siswa SMP di Jaksel yang Lompat dari Lantai 3 Gedung Sekolah Sudah Bisa Berkomunikasi

Megapolitan
Polisi Gadungan di Jaktim Palak Pedagang dan Warga Selama 4 Tahun, Raup Rp 3 Juta per Bulan

Polisi Gadungan di Jaktim Palak Pedagang dan Warga Selama 4 Tahun, Raup Rp 3 Juta per Bulan

Megapolitan
Pelajar dari Keluarga Tak Mampu Bisa Masuk Sekolah Swasta Gratis Lewat PPDB Bersama

Pelajar dari Keluarga Tak Mampu Bisa Masuk Sekolah Swasta Gratis Lewat PPDB Bersama

Megapolitan
Dua Wilayah di Kota Bogor Jadi 'Pilot Project' Kawasan Tanpa Kabel Udara

Dua Wilayah di Kota Bogor Jadi "Pilot Project" Kawasan Tanpa Kabel Udara

Megapolitan
Keluarga Korban Begal Bermodus 'Debt Collector' Minta Hasil Otopsi Segera Keluar

Keluarga Korban Begal Bermodus "Debt Collector" Minta Hasil Otopsi Segera Keluar

Megapolitan
Masih di Bawah Umur, Pelaku Perundungan Siswi SMP di Bogor Tak Ditahan

Masih di Bawah Umur, Pelaku Perundungan Siswi SMP di Bogor Tak Ditahan

Megapolitan
Polisi Gadungan di Jaktim Tipu Keluarga Istri Kedua Supaya Bisa Menikah

Polisi Gadungan di Jaktim Tipu Keluarga Istri Kedua Supaya Bisa Menikah

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com