Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemkab Kepulauan Seribu Ingin Perbaiki Jembatan Cinta dan Bangun Skatepark di Pulau Tidung

Kompas.com - 24/05/2021, 17:28 WIB
Ira Gita Natalia Sembiring,
Sandro Gatra

Tim Redaksi

JAKARTA KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu sedang gencar merencanakan pembangunan destinasi untuk menarik minat para wisatawan.

Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengatakan, pihaknya berencana memperbaiki Jembatan Cinta yang sudah menjadi ikon Pulau Tidung, serta membangun tempat olahraga milenial di sana.

Hal itu disampaikan Junaedi saat ditemui di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Senin (24/5/2021).

"Saya ada rencana nanti di Pulau Tidung saya ingin dibangun kembali Jembatan Cinta yang kondisinya sekarang sudah mulai rapuh, sedikit rusak," kata Junaedi.

"Nanti bisa aja kita bangun tempat olahraga milenial, buat skateboard atau BMX, jadi selain menikmati olahraga air bisa menikmati pemandangan dengan sepeda atau lainnya," sambungnya.

Baca juga: Pencanangan HUT DKI Jakarta, Kepulauan Seribu Perkenalkan Wisata Kampung Jepang

Tak bisa dipungkiri, pandemi Covid-19 sempat melumpuhkan pariwisata di Pulau Seribu.

Oleh sebab itu, pemerintah kabupaten melakukan berbagai upaya untuk mengembalikan gairah wisata di wilayah Kepuluan Seribu.

Selain di Pulau Tidung, pembangunan wisata baru telah dilakukan di Pulau Untung Jawa, yakni Kampung Jepang.

Junaedi bercerita, asal muasal adanya pembangunan Kampung Jepang di Pulau Untung Jawa berawal ketika seorang diplomat Jepang berkunjung ke kawasan tersebut dan menanam pohon sakura.

"Di mana konon ceritanya, Pantai Sakura ini adalah pantai yang pernah dikunjungi oleh Diplomat Jepang dan saat itu menanam Pohon Sakura," tutur Junaedi.

Baca juga: Bupati Kepulauan Seribu Akan Bangun Bukit Pelangi di Pulau Lancang

Saat ini ada 54 pohon sakura sudah tumbuh di sekitar pantai.

Selain untuk meningkatkan daya tarik, pembangunan destinasi tersebut juga diharapkan bisa membangkitkan perekonomian warga sekitar.

"Semoga ke depan ini meningkatkan perekonomian warga di Kabupaten Kepulauan Seribu," ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Air di Rumahnya Mati, Warga Perumahan BSD Terpaksa Mengungsi ke Rumah Saudara

Air di Rumahnya Mati, Warga Perumahan BSD Terpaksa Mengungsi ke Rumah Saudara

Megapolitan
Pria Tewas di Kamar Kontrakan Depok, Diduga Sakit dan Depresi

Pria Tewas di Kamar Kontrakan Depok, Diduga Sakit dan Depresi

Megapolitan
Polisi Periksa Empat Saksi Terkait Kasus Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina

Polisi Periksa Empat Saksi Terkait Kasus Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina

Megapolitan
Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mangkir dari Panggilan Polisi

Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mangkir dari Panggilan Polisi

Megapolitan
Wanita Hamil Tewas di Kelapa Gading, Kekasih Menyesal dan Minta Maaf ke Keluarga Korban

Wanita Hamil Tewas di Kelapa Gading, Kekasih Menyesal dan Minta Maaf ke Keluarga Korban

Megapolitan
Terjerat Kasus Penistaan Agama, TikTokers Galihloss Terancam 6 Tahun Penjara

Terjerat Kasus Penistaan Agama, TikTokers Galihloss Terancam 6 Tahun Penjara

Megapolitan
Banyak Warga Jakarta Disebut Belum Terima Sertifikat Tanah dari PTSL

Banyak Warga Jakarta Disebut Belum Terima Sertifikat Tanah dari PTSL

Megapolitan
Heru Budi Minta Antisipasi Dampak Konflik Iran-Israel Terhadap Perekonomian Jakarta

Heru Budi Minta Antisipasi Dampak Konflik Iran-Israel Terhadap Perekonomian Jakarta

Megapolitan
Agusmita Terancam 15 Tahun Penjara karena Diduga Terlibat dalam Kematian Kekasihnya yang Sedang Hamil

Agusmita Terancam 15 Tahun Penjara karena Diduga Terlibat dalam Kematian Kekasihnya yang Sedang Hamil

Megapolitan
Begal Remaja di Bekasi Residivis, Terlibat Kasus Serupa Saat di Bawah Umur

Begal Remaja di Bekasi Residivis, Terlibat Kasus Serupa Saat di Bawah Umur

Megapolitan
Mayat Laki-laki dalam Kondisi Membengkak Ditemukan di Kamar Kontrakan Depok

Mayat Laki-laki dalam Kondisi Membengkak Ditemukan di Kamar Kontrakan Depok

Megapolitan
4 Anggota Polda Metro Jaya Terlibat Pesta Narkoba, Kompolnas: Atasan Para Pelaku Harus Diperiksa

4 Anggota Polda Metro Jaya Terlibat Pesta Narkoba, Kompolnas: Atasan Para Pelaku Harus Diperiksa

Megapolitan
Polisi Tangkap 3 Pelaku Sindikat Pencurian Motor di Tambora

Polisi Tangkap 3 Pelaku Sindikat Pencurian Motor di Tambora

Megapolitan
Dukcapil DKI Catat 1.038 Pendatang Baru ke Jakarta Usai Lebaran 2024

Dukcapil DKI Catat 1.038 Pendatang Baru ke Jakarta Usai Lebaran 2024

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemuda yang Cabuli Anak 5 Tahun di Cengkareng

Polisi Tangkap Pemuda yang Cabuli Anak 5 Tahun di Cengkareng

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com