Jakarta Darurat Covid-19, TNI-Polri Serahkan Data Kasus Positif ke Pemprov DKI Jakarta

Kompas.com - 18/06/2021, 13:31 WIB
Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji menyampaikan, jajarannya bersana Polri akan mengevaluasi soal penanganan penyebaran Covid-19 yang kian meningkat di DKI Jakarta. Hal itu dikatakan Mulyo saat di Polda Metro Jaya, Jumat (18/6/2021). dokumentasi pribadiPangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji menyampaikan, jajarannya bersana Polri akan mengevaluasi soal penanganan penyebaran Covid-19 yang kian meningkat di DKI Jakarta. Hal itu dikatakan Mulyo saat di Polda Metro Jaya, Jumat (18/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan TNI dan Polri akan mengevaluasi mengenai penanganan penyebaran kasus Covid-19 yang kian meningkat di DKI Jakarta, beberapa waktu terakhir.

Saat ini, TNI-Polri sedang melakukan penguatan data kasus Covid-19 sebelum nantinya akan diserahkan ke Pemprov DKI Jakarta, Jumat (18/6/2021).

"Sedang melaksanakan diskusi penguatan data, mencari, dan mengevaluasi dari TNI- Polri yang siang ini kita bawa ke Pemda untuk lihat dan cocokkan apakah data-data valid," ujar Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji di Polda Metro Jaya, Jumat.

Baca juga: Daftar Lengkap Lokasi, Syarat, dan Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Jakarta

Setelah adanya pembahasan bersama Pemprov DKI, TNI-Polri akan menerapkan langkah yang tepat untuk menyelesaikan persoalan peningkatan kasus Covid-19 di DKI Jakarta.

"Artinya apa dalam 1x24 jam itu mana masyarakat yang memiliki kontak, hingga berdampak pada penularan, itu yang hari ini kita evaluasi. Setelah kita ukur nnti kita cocokkan dengan Pemda. Setelah kita dapatkan angka, maka kita akan sampaikan langkah agar kegiatan (penanganan) dapat lebih terukur," ucap Mulyo.

Baca juga: Daftar Lengkap Lokasi, Syarat, dan Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Jakarta

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Mulyo, TNI-Polri sebelumnya telah membantu penanganan penyebaran Covid-19 yakni herd immunity dengan menggelar vaksinasi dan pengawasan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang terus dievaluasi.

"Kita melaksanakan evaluasi pelaksanaan kegiatan yang sudah kita laksanakan beberapa hari lalu. Dihadapkan kepada dua target yang harus dicapai oleh DKI yaitu herd immunity, dan PPKM. ini kita evaluasi terus," kata Mulyo.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Meledak, Epidemiolog: Solusinya Hanya Lockdown



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sedang Naik Motor, Seorang Pemuda Dibacok di Antasari hingga Sempat Kritis

Sedang Naik Motor, Seorang Pemuda Dibacok di Antasari hingga Sempat Kritis

Megapolitan
Alasan Pemprov DKI Wajibkan Pengunjung Salon, Hotel, dan Restoran Harus Sudah Divaksin

Alasan Pemprov DKI Wajibkan Pengunjung Salon, Hotel, dan Restoran Harus Sudah Divaksin

Megapolitan
Dari Restoran hingga Salon, Ini Tempat-tempat yang Wajibkan Pengunjung Tunjukkan Sertifikat Vaksin

Dari Restoran hingga Salon, Ini Tempat-tempat yang Wajibkan Pengunjung Tunjukkan Sertifikat Vaksin

Megapolitan
UI Masuk 10 Besar Kampus Terbaik di Asia Tenggara Versi Webometrics 2021

UI Masuk 10 Besar Kampus Terbaik di Asia Tenggara Versi Webometrics 2021

Megapolitan
Gelar Pesta Ulang Tahun Saat PPKM, Seleb TikTok Berurusan dengan Polisi

Gelar Pesta Ulang Tahun Saat PPKM, Seleb TikTok Berurusan dengan Polisi

Megapolitan
Cemburu Berujung Maut, Suami Hantam Kepala Istrinya dengan Linggis hingga Tewas

Cemburu Berujung Maut, Suami Hantam Kepala Istrinya dengan Linggis hingga Tewas

Megapolitan
Viral Bansos Tunai Dikutip untuk Servis Ambulans Lingkungan, Ketua RW di Depok Kembalikan Seluruh Pungutan

Viral Bansos Tunai Dikutip untuk Servis Ambulans Lingkungan, Ketua RW di Depok Kembalikan Seluruh Pungutan

Megapolitan
Fakta Mensos Risma Terima Aduan Pungli Bansos Saat Sidak ke Kota Tangerang

Fakta Mensos Risma Terima Aduan Pungli Bansos Saat Sidak ke Kota Tangerang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Bansos Beras Disalurkan kepada 1 Juta KK di DKI

Mulai Hari Ini, Bansos Beras Disalurkan kepada 1 Juta KK di DKI

Megapolitan
Viral Potongan BST untuk Bensin Ambulans di Depok, Ini Klarifikasi Ketua RW

Viral Potongan BST untuk Bensin Ambulans di Depok, Ini Klarifikasi Ketua RW

Megapolitan
Senjakala Pasar Tanah Abang: Pengunjung Sepi, Kios Diobral Murah

Senjakala Pasar Tanah Abang: Pengunjung Sepi, Kios Diobral Murah

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Tambah 350 Kasus di Kota Tangerang, 6.796 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 28 Juli: Tambah 350 Kasus di Kota Tangerang, 6.796 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Pasien Covid-19 di Depok Turun Drastis, tapi Kasus Kematian Tinggi

UPDATE 28 Juli: Pasien Covid-19 di Depok Turun Drastis, tapi Kasus Kematian Tinggi

Megapolitan
Pemkot Jaktim Cari Cara Selesaikan Banjir akibat Luapan PHB Sulaeman di Cipinang Melayu

Pemkot Jaktim Cari Cara Selesaikan Banjir akibat Luapan PHB Sulaeman di Cipinang Melayu

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Bebas Hujan, Suhu Udara Cukup Tinggi

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Bebas Hujan, Suhu Udara Cukup Tinggi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X