Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/06/2021, 11:26 WIB
Djati Waluyo,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengaku belum dapat memastikan ada atau tidaknya kasus Covid-19 varian baru di Kota Patriot.

"Untuk kepastian saya belum bisa menyebutkan apakan ini varian delta atau bukan. Karena ini kan harus melalui proses pemeriksaan yang jelas, di lib bankes. Kemudian kita juga punya tim, tim kesehatan untuk Covid-19 ini," ujar Tanti saat ditemui di Stadion Patriot, Rabu (23/6/2021).

Tanti akan memanggil tim kesehatan untuk memastikan apakah Covid-19 varian baru sudah menyebar di Kota Bekasi.

Baca juga: DKI Jakarta Catat 94 Kasus Varian Baru Virus Corona, Termasuk 57 Delta

"Rencananya minggu ini. Memang kami, Dinas Kesehatan Pemkot Bekasi, mengundang tim tersebut untuk mendapatkan masukan-masukan," katanya.

Tanti mengimbau warganya agar selalu mewaspadai penularan varian baru Covid-19 dengan protokol kesehatan yang ketat. Sebab, tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi sangat tinggi.

"Kita harus mewaspadai, apapun itu apakah varian lama atau varian baru, tetap saja saya mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan prokesenya," ujar dia.

Baca juga: Pasien Covid-19 di RSUD Kota Bekasi Sudah Melebihi Kapasitas

Lanjut Tanti, begitu cepatnya penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi disebabkan kurang patuhnya masyarakat terhadap protokol kesehatan.

"Karena perilaku inilah yang menyebabkan percepatan dari penyebaran Covid-19," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

'Real Count' Pileg DPR di DKI Data 53,24 Persen: PKS Unggul, Disusul PDIP dan Gerindra

"Real Count" Pileg DPR di DKI Data 53,24 Persen: PKS Unggul, Disusul PDIP dan Gerindra

Megapolitan
'Real Count' Pilpres 2024 di Depok Data 66,39 Persen: Prabowo-Gibran Unggul, Disusul Anies-Muhaimin

"Real Count" Pilpres 2024 di Depok Data 66,39 Persen: Prabowo-Gibran Unggul, Disusul Anies-Muhaimin

Megapolitan
'Real Count' Pileg DPRD Kota Depok Data 46,93 persen: PKS Unggul, Disusul Golkar dan Gerindra

"Real Count" Pileg DPRD Kota Depok Data 46,93 persen: PKS Unggul, Disusul Golkar dan Gerindra

Megapolitan
'Real Count' Pilpres 2024 di Jakarta Data 70,17 Persen: Prabowo Masih Unggul Tipis dari Anies, Ganjar Posisi Ketiga

"Real Count" Pilpres 2024 di Jakarta Data 70,17 Persen: Prabowo Masih Unggul Tipis dari Anies, Ganjar Posisi Ketiga

Megapolitan
Selamat Jalan, Armand, Ketua KPPS di Sunter yang Sosoknya Dicintai Warga...

Selamat Jalan, Armand, Ketua KPPS di Sunter yang Sosoknya Dicintai Warga...

Megapolitan
'Real Count' Pileg DPR RI di Depok Data 51,06 Persen: PKS Unggul, Disusul Golkar dan Gerindra

"Real Count" Pileg DPR RI di Depok Data 51,06 Persen: PKS Unggul, Disusul Golkar dan Gerindra

Megapolitan
Keluarga Ketua KPPS di Sunter yang Meninggal Dunia Belum Dapat Santunan

Keluarga Ketua KPPS di Sunter yang Meninggal Dunia Belum Dapat Santunan

Megapolitan
Jeritan Hati Pedagang: Omzet Makin Menipis Imbas Harga Beras Melambung

Jeritan Hati Pedagang: Omzet Makin Menipis Imbas Harga Beras Melambung

Megapolitan
15 Juta Kg Beras Premium Mulai Didistribusikan ke Jabodetabek, tapi Pembeliannya Masih Dibatasi

15 Juta Kg Beras Premium Mulai Didistribusikan ke Jabodetabek, tapi Pembeliannya Masih Dibatasi

Megapolitan
Serba Salah Pedagang Warteg Saat Harga Pangan Melambung: Mahal Semua, tapi Takut Kehilangan Pelanggan

Serba Salah Pedagang Warteg Saat Harga Pangan Melambung: Mahal Semua, tapi Takut Kehilangan Pelanggan

Megapolitan
Perkembangan Kasus Perundungan di Binus School Serpong: Pelaku Dikeluarkan dan Perkara Naik Penyidikan

Perkembangan Kasus Perundungan di Binus School Serpong: Pelaku Dikeluarkan dan Perkara Naik Penyidikan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Warung Ibu Gaul Jadi Saksi Bisu Perundungan 'Geng Tai' | Tamara Tyasmara Laporkan Angger Dimas ke Polisi

[POPULER JABODETABEK] Warung Ibu Gaul Jadi Saksi Bisu Perundungan "Geng Tai" | Tamara Tyasmara Laporkan Angger Dimas ke Polisi

Megapolitan
Korban Perundungan 'Geng Tai' Binus School Serpong Alami Trauma Berat hingga Tak Mau Keluar Rumah

Korban Perundungan "Geng Tai" Binus School Serpong Alami Trauma Berat hingga Tak Mau Keluar Rumah

Megapolitan
Kuasa Hukum: Siskaeee Seharusnya Masih Rawat Jalan di RSUP Sardjito

Kuasa Hukum: Siskaeee Seharusnya Masih Rawat Jalan di RSUP Sardjito

Megapolitan
Bahan Pangan Mahal Bikin Gaji Cepat Ludes, Warga Terpaksa Rogoh Tabungan demi Penuhi Kebutuhan

Bahan Pangan Mahal Bikin Gaji Cepat Ludes, Warga Terpaksa Rogoh Tabungan demi Penuhi Kebutuhan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com