Kompas.com - 02/07/2021, 09:52 WIB
Petugas memakamkan jenazah pasien Covid-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Senin (28/6/2021). Tiga hektar lahan di TPU Rorotan disiapkan untuk pemakaman jenazah protokol Covid-19. Lahan seluas itu bisa menampung sekitar 7.200 petak makam. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas memakamkan jenazah pasien Covid-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Senin (28/6/2021). Tiga hektar lahan di TPU Rorotan disiapkan untuk pemakaman jenazah protokol Covid-19. Lahan seluas itu bisa menampung sekitar 7.200 petak makam.

Evakuasi jenazah IR oleh tim pemulasaraan DKI Jakarta sempat tertunda karena minimnya tenaga pemulasaraan, Kompas TV melaporkan pada Senin (28/6/2021).

Jenazah akhirnya dibawa pada malam hari ke RSUD Kalideres untuk proses pemulasaraan, sebelum akhirnya dibawa ke kampung halamannya di Wonogiri, Jawa Tengah, untuk dimakamkan.

Baca juga: Jabodetabek Terapkan PPKM Darurat 3-20 Juli, Simak 15 Aturan Lengkapnya

Warga Kota Bekasi meninggal usai alami sesak napas

Seorang pasien Covid-19 meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kasie Humas Polrestro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing mengatakan, korban berinisial TH meninggal dunia di kediamannya pada Rabu (30/6/2021), setelah terkonfirmasi positif Covid-19.

"Korban terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 22 Juni 2021, dan ia diminta untuk menjalani isolasi mandiri. Namun, kemarin korban meninggal dunia di rumahnya," ungkap Erna, Kamis (1/7/2021), dilansir dari Wartakotalive.com.

Pada subuh kemarin, TH mengalami sesak napas akut. Keponakan korban menghubungi puskesmas untuk memberitahukan kondisi TH yang sedang kritis.

Namun, pihak puskesmas baru bisa datang ke kediaman korban pada pukul 09.00 WIB. Saat itu, korban sudah tak bernyawa.

Baca juga: Varian Kappa Ditemukan di Jakarta, Dinkes DKI: Kecepatan Menyebar Jadi Lebih Cepat

Warga Bogor yang positif dan komorbid meninggal di rumah

B (65), warga Ciluar, Bogor Utara, Kota Bogor, yang terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal saat isolasi mandiri di rumah.

Camat Bogor Utara Marse Hendra Saputra mengatakan, B meninggal pada Selasa (22/6/2021) dini hari setelah sekitar sepekan menjalani isolasi mandiri.

Kondisi pasien terus menurun karena memiliki penyakit bawaan, seperti dilansir Kompas.id.

”Beliau terkonfirmasi positif setelah menjalani tes usap antigen. Pihak puskesmas menyarankan pasien untuk menjalani perawatan lanjutan. Namun, pihak keluarga meminta isolasi di rumah saja. Kondisi semakin menurun karena ada penyakit penyerta,” kata Marse, Jumat (25/6/2021) malam.

Nama-nama pasien di atas hanya segelintir dari kasus yang mungkin tidak dilaporkan atau mendapat perhatian media.

(Penulis : Vitorio Mantalean/ Editor : Egidius Patnistik)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Perpanjang Masa Jabatan Pengurus RT dan RW di Jakarta Jadi 5 Tahun

Anies Perpanjang Masa Jabatan Pengurus RT dan RW di Jakarta Jadi 5 Tahun

Megapolitan
Alasan Pemilik Truk Buang Tinja di Jalan Ahmad Yani Matraman, Ogah Bayar Retribusi

Alasan Pemilik Truk Buang Tinja di Jalan Ahmad Yani Matraman, Ogah Bayar Retribusi

Megapolitan
Polisi Gelar Perkara Kasus Kebakaran Gedung Cyber untuk Tetapkan Tersangka

Polisi Gelar Perkara Kasus Kebakaran Gedung Cyber untuk Tetapkan Tersangka

Megapolitan
Komplotan Pencuri di Jakarta Barat Diringkus Polisi, 14 Unit Sepeda Motor Diamankan

Komplotan Pencuri di Jakarta Barat Diringkus Polisi, 14 Unit Sepeda Motor Diamankan

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Warga Lepas Masker, Ini Kata Wali Kota Depok

Jokowi Bolehkan Warga Lepas Masker, Ini Kata Wali Kota Depok

Megapolitan
Saat Kenaikan Kapasitas KRL Tuai Pro dan Kontra di Antara Para Penumpang...

Saat Kenaikan Kapasitas KRL Tuai Pro dan Kontra di Antara Para Penumpang...

Megapolitan
PA 212 Bakal Unjuk Rasa di Kedubes Singapura berkait Kasus Penolakan Abdul Somad, Ini Tanggapan Polisi

PA 212 Bakal Unjuk Rasa di Kedubes Singapura berkait Kasus Penolakan Abdul Somad, Ini Tanggapan Polisi

Megapolitan
Perampok Minimarket Ditangkap di Senen, Motifnya Sakit Hati karena Dipecat

Perampok Minimarket Ditangkap di Senen, Motifnya Sakit Hati karena Dipecat

Megapolitan
Hepatitis Misterius Merebak, Orangtua Diminta Segera Bawa Anaknya ke Rumah Sakit jika Alami Gejala Ini

Hepatitis Misterius Merebak, Orangtua Diminta Segera Bawa Anaknya ke Rumah Sakit jika Alami Gejala Ini

Megapolitan
Klaim Dapat Sponsor dari Luar Negeri, Panitia Formula E Bakal Umumkan Sponsor Pekan Depan

Klaim Dapat Sponsor dari Luar Negeri, Panitia Formula E Bakal Umumkan Sponsor Pekan Depan

Megapolitan
Berkaca Kasus Pembunuhan di Jatisampurna, Polisi Minta Korban Melapor jika Ada Kasus Perselingkuhan

Berkaca Kasus Pembunuhan di Jatisampurna, Polisi Minta Korban Melapor jika Ada Kasus Perselingkuhan

Megapolitan
Meski Ada Pelonggaran, Sekolah di Jakarta Utara Tetap Wajib Pakai Masker

Meski Ada Pelonggaran, Sekolah di Jakarta Utara Tetap Wajib Pakai Masker

Megapolitan
Dinkes DKI: Rata-rata Pasien Hepatitis Akut Misterius Alami Gejala Demam, Mual, Muntah, dan Nyeri Perut

Dinkes DKI: Rata-rata Pasien Hepatitis Akut Misterius Alami Gejala Demam, Mual, Muntah, dan Nyeri Perut

Megapolitan
Sopir Kurang Konsentrasi, Toyota Innova Tabrak Pohon lalu Terperosok ke Got di Cikarang

Sopir Kurang Konsentrasi, Toyota Innova Tabrak Pohon lalu Terperosok ke Got di Cikarang

Megapolitan
Dinkes Jakarta Utara Imbau Warga Lansia dan Berkomorbid Tetap Pakai Masker

Dinkes Jakarta Utara Imbau Warga Lansia dan Berkomorbid Tetap Pakai Masker

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.