PPKM Darurat, Ribuan Kendaraan Dipaksa Putar Balik di 4 Titik Penyekatan di Tangsel

Kompas.com - 05/07/2021, 13:21 WIB
Tangkapan layar video kemacetan di Jalan Raya Jakarta-Bogor kawasan Pamulang akibat penyekatan di batas wilayah Depok - Tangerang Selatan, Senin (5/7/2021). Dokumentasi PribadiTangkapan layar video kemacetan di Jalan Raya Jakarta-Bogor kawasan Pamulang akibat penyekatan di batas wilayah Depok - Tangerang Selatan, Senin (5/7/2021).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Mobilitas pengendara pada hari ketiga pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) masih tinggi.

Imbasnya, kemacetan lalu lintas terjadi di sejumlah ruas jalan, khususnya di perbatasan wilayah Tangsel yang disekat oleh kepolisian.

"Masih cukup ramai. Terutama pada jam-jam sibuk, pagi hari ini. Yang banyak terlihat itu kayak mau berangkat kerja," ujar Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin dalam keterangan suara yang diterima, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Penyekatan Selama PPKM Darurat, Kapolda Metro: Jalan Tikus Juga Kita Jaga

Menurut Iman, sudah lebih dari ribuan kendaraan roda dua maupun roda empat yang diminta putar balik di empat titik penyekatan wilayah Tangsel.

Padahal, kata Iman, pemerintah sudah mengatur pembatasan kegiatan di perkantoran selama PPKM Darurat mulai 3 - 20 Juni 2021.

"Hari ini, cukup banyak yang diputar balik. Sudah banyak, mungkin ada ribuan kendaraan," jelas Iman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menduga, masih tingginya mobilitas masyarakat disebabkan adanya perusahaan yang belum mematuhi aturan PPKM Darurat dalam hal penerapan work from home (WFH).

Untuk itu, Iman mengimbau kepada para pengusaha, khususnya untuk sektor non esensial agar mematuhi aturan pemerintah yang mewajibkan work from home 100 persen.

"Sebagaimana ketentuan yang dikeluarkan pemerintah, untuk sektor non esensial 100 persen WFH. Mohon itu harus betul-betul dijalankan semua kantor," kata Iman

Selain itu, Iman juga meminta kepada masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak agar tetap beraktivitas dari rumah.

Baca juga: Imigrasi: Hoaks Video Rombongan WNA di Bandara Soekarno-Hatta pada 3 Juli

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Cabai Rawit dan Minyak Goreng Tinggi, PD Pasar Kota Tangerang Ungkap Penyebabnya

Harga Cabai Rawit dan Minyak Goreng Tinggi, PD Pasar Kota Tangerang Ungkap Penyebabnya

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Bekasi Capai 75,55 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Bekasi Capai 75,55 Persen

Megapolitan
Pohon Tumbang di Ciledug, Pengendara Putar Balik Masuk Underpass

Pohon Tumbang di Ciledug, Pengendara Putar Balik Masuk Underpass

Megapolitan
200 Warga Jakarta Barat Dilatih Jadi Pengusaha Makanan Olahan Jamur dan Ikan

200 Warga Jakarta Barat Dilatih Jadi Pengusaha Makanan Olahan Jamur dan Ikan

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Bus Transjakarta di Jalan Pramuka: Hindari Truk Molen Lalu Tabrak Separator

Kronologi Kecelakaan Bus Transjakarta di Jalan Pramuka: Hindari Truk Molen Lalu Tabrak Separator

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegur Transjakarta karena Tak Laporkan Kecelakaan di Jalan Pramuka Jaktim

Polda Metro Jaya Tegur Transjakarta karena Tak Laporkan Kecelakaan di Jalan Pramuka Jaktim

Megapolitan
Kecelakaan Lagi, Bus Transjakarta Tabrak Separator di Jalan Pramuka

Kecelakaan Lagi, Bus Transjakarta Tabrak Separator di Jalan Pramuka

Megapolitan
Pengunjung Restoran di Jaksel Bakal Dibatasi Selama PPKM Level 3, Pelanggar Bakal Ditindak

Pengunjung Restoran di Jaksel Bakal Dibatasi Selama PPKM Level 3, Pelanggar Bakal Ditindak

Megapolitan
3 Bulan Usai Dilaporkan ke Polisi, Kasus Pelecehan oleh Pemuka Agama di Tangerang Masih Jalan di Tempat

3 Bulan Usai Dilaporkan ke Polisi, Kasus Pelecehan oleh Pemuka Agama di Tangerang Masih Jalan di Tempat

Megapolitan
Bikin Banjir, 10 Bangunan di Atas Saluran Air Wilayah Duren Sawit Dibongkar

Bikin Banjir, 10 Bangunan di Atas Saluran Air Wilayah Duren Sawit Dibongkar

Megapolitan
PPKM Level 3 Berlaku Mulai 24 Desember, Taman hingga Tempat Wisata di Jaksel Ditutup

PPKM Level 3 Berlaku Mulai 24 Desember, Taman hingga Tempat Wisata di Jaksel Ditutup

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim 8 Truk Logistik Bantuan Korban Erupsi Gunung Semeru

Pemprov DKI Kirim 8 Truk Logistik Bantuan Korban Erupsi Gunung Semeru

Megapolitan
Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, Kesehatan dan Kondisi Sopir Jadi Sorotan

Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, Kesehatan dan Kondisi Sopir Jadi Sorotan

Megapolitan
Rapat Kerja Memanas, Anggota DPRD DKI Sentil Dirut dan Sebut Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut

Rapat Kerja Memanas, Anggota DPRD DKI Sentil Dirut dan Sebut Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut

Megapolitan
Dompet Sering Kering gara-gara Harga Minyak Goreng Naik

Dompet Sering Kering gara-gara Harga Minyak Goreng Naik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.