Kompas.com - 12/09/2021, 19:00 WIB
Direktur Utama PT Kimia Farma (Persero) Tbk atau Kimia Farma Verdi Budidarmo memberikan keterangan kepada awak media di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (18/9/3/2019). KOMPAS.COM/MURTI ALI LINGGADirektur Utama PT Kimia Farma (Persero) Tbk atau Kimia Farma Verdi Budidarmo memberikan keterangan kepada awak media di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (18/9/3/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk Verdi Budidarmo membenarkan salah seorang karyawan Kimia Farma di Bekasi berinisial S ditangkap Tim Detasemen Khusus 88 Anti-teror.

Dari keterangan tertulis, Verdi mengatakan, perusahaan sudah memberlakukan skorsing dan pembebasan tugas sementara selama menjalani pemeriksaan oleh aparat penegak hukum.

"Pembebasan tugas sementara waktu selama menjalani pemeriksaan oleh pihak yang berwajib terhitung sejak 10 September 2021," ujar Verdi dalam keterangan tertulis, Minggu (12/9/2021).

Baca juga: Satu Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Grogol Petamburan

Verdi mengatakan, apabila karyawannya terbukti terlibat ikut dalam jaringan terorisme, akan dikenakan sanksi pelanggaran berat berupa pemutusan hubungan kerja dengan tidak hormat dan otomatis tidak menjadi bagian dari perusahaan.

"Jika yang bersangkutan tidak terbukti bersalah atas dugaan terlibat dalam jaringan terorisme, perusahaan akan melakukan tindakan mendukung pemulihan nama baiknya," ujar Verdi.

Di sisi lain, Verdi menyebut tidak akan menoleransi aksi radikalisme dan terorisme dalam bentuk apa pun, termasuk di internal perusahaan Kimia Farma.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kimia Farma sangat mendukung sepenuhnya upaya seluruh aparat penegak hukum guna memerangi terorisme di seluruh lingkungan perusahaan dan mendukung upaya aparat penegak hukum untuk memproses secara hukum atas tindakan yang dilakukan oleh oknum karyawan tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku," kata dia.

Baca juga: Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris, Salah Satunya Diduga Dewan Syura JI

Sebelumnya dilansir Tribunnews.com seorang terduga teroris berinisial S ditangkap Densus 88 di Harapan Jaya Bekasi Utara, Jumat (10/9/2021).

S bekerja di Kimia Farma dan juga mengelola yayasan yatim piatu. S juga disebut pernah menjadi pengurus RT.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.