Wali Kota Depok Klaim 25 Kelurahan Bebas Kasus Aktif Covid-19

Kompas.com - 27/10/2021, 12:34 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris. ANTARA/Feru LantaraWali Kota Depok Mohammad Idris.

DEPOK, KOMPAS.com - Wali Kota Depok Mohammad Idris mengeklaim bahwa sedikitnya 25 kelurahan di wilayahnya saat ini bebas kasus aktif Covid-19.

"Data dari Pusat, PCare, ada 25 kelurahan per tanggal kemarin, sudah zero (nol)," kata Idris ditemui wartawan pada Rabu (27/10/2021).

Jumlah ini setara dengan 39 persen dari jumlah 63 kelurahan se-Kota Depok.

Meskipun demikian, Idris mengeklaim bahwa di lapangan, jumlah kelurahan yang mencatat nol kasus aktif Covid-19 kemungkinan lebih banyak daripada yang masuk dalam data Pemerintah Pusat.

Baca juga: UPDATE 26 Oktober: Tambah 4 Kasus Baru, 2 Pasien Covid-19 di Depok Wafat

Hal itu berdasarkan pemantauan berdasarkan data by name by address yang dilakukan oleh masing-masing kelurahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Rata-rata kelurahan (yang masih mencatat ada kasus aktif Covid-19) menyatakan, data dari Pusat ketika namanya dicocokkan, itu sebenarnya sudah enggak ada, antara lain dirawat oleh keluarganya di luar Depok, ada yang di Kalimantan, ada segala macam, ada yang nama dia itu sebenarnya sudah nggak ada sejak lama di alamat itu," jelas Idris.

"Jadi mungkin dia masih pakai KTP lama atau bagaimana alamatnya masih alamat itu, tapi sudah lama memang enggak ada, bukan warga Depok. Nah yang seperti itu banyak sekali. (Kelurahan bebas kasus aktif Covid-19) lebih dari 25, kira-kira seperti itu," tambah dia.

Berdasarkan data harian yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Kota Depok, tren kasus Covid-19 masih terus menurun.

Teranyar, per Selasa (26/10/2021), Dinas Kesehatan Kota Depok mencatat hanya 4 kasus baru Covid-19, 8 pasien selesai isolasi, serta 2 pasien meninggal dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

Megapolitan
Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Megapolitan
Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Megapolitan
Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Megapolitan
UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Megapolitan
Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Megapolitan
Koantas Bima Kini Terintegrasi Sistem BRT Transjakarta

Koantas Bima Kini Terintegrasi Sistem BRT Transjakarta

Megapolitan
Transjakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami Akan Evaluasi

Transjakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami Akan Evaluasi

Megapolitan
Nasdem Sebut Penunjukan Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E Murni Profesional

Nasdem Sebut Penunjukan Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E Murni Profesional

Megapolitan
Massa Aksi 212 Lanjutkan Kegiatan di Bekasi

Massa Aksi 212 Lanjutkan Kegiatan di Bekasi

Megapolitan
Periode Liburan Sekolah di Kota Tangerang Digeser, 17-31 Desember Wajib Belajar

Periode Liburan Sekolah di Kota Tangerang Digeser, 17-31 Desember Wajib Belajar

Megapolitan
Begini Rencana Proyek Sumur Resapan di Jakarta pada 2022, jika Dana Tak Dihapus DPRD

Begini Rencana Proyek Sumur Resapan di Jakarta pada 2022, jika Dana Tak Dihapus DPRD

Megapolitan
Bendera Ormas Tak Berizin di Jakarta Barat Akan Ditertibkan

Bendera Ormas Tak Berizin di Jakarta Barat Akan Ditertibkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.