Cerita Haru Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Saya Peluk Seorang Bapak, Kita Masih Selamat . . .

Kompas.com - 28/10/2021, 10:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sumargiono masih ingat dengan jelas suasana pasca kecelakaan maut bus Transjakarta di Halte Cawang-Ciliwung, Jakarta Timur, Senin (25/10/2021).

Sumargiono adalah satu dari 31 korban luka akibat kecelakaan tersebut. Saat menjalani perawatan di RSUD Budhi Asih, dia mencoba membagikan ingatannya tentang detik-detik kecelakaan maut tersebut.

Saat itu, dia sedang dalam perjalanan menuju kantornya di MT Haryono Square. Tak ada firasat apa pun yang dirasakan Sumargiono saat bus yang ditumpanginya mengetem di Halte Cawang-Ciliwung.

Baca juga: Tewas dalam Kecelakaan Bus Transjakarta, Dadan Terpental Jauh dari Kursi

Namun, tiba-tiba, bus Transjakarta lain menghamtam busnya dari arah belakang.

"Biasanya ada suara pengereman, tetapi kelihatannya (bus belakang) kencang sekali. Berkisar kecepatan 60 hingga 80 km/jam," ujar Sumargiono, Rabu (27/10/2021).

Sumargiono tanpa sadar sudah duduk di lantai bus setelah kecelakaan maut itu terjadi. Dadanya sakit, tubuhnya pun tertimpa penumpang lain yang duduk di deretan belakang.

Dalam keadaan tak menentu itu, Sumargiono melihat seorang pria yang duduk di kursi belakang bus. Pria tersebut tampak tidak sanggup berdiri.

"Saya peluk bapaknya. Kita masih selamat, tetapi beliaunya enggak bisa ngomong, cuma 'Iya pak, iya pak'. Kakinya ternyata patah dan dioperasi," tutur Sumargiono.

Korban luka kemudian dibawa ke RSUD Budhi Asih untuk mendapatkan perawatan. Kecelakaan maut itu menewaskan dua orang, termasuk pengemudi bus Transjakarta.

PT Transportasi Jakarta mengucapkan rasa belasungkawa terkait kecelakaan maut dua bus transjakarta di sekitar MT Haryono itu.

Baca juga: Polisi Periksa 5 Saksi untuk Ungkap Penyebab Kecelakaan Bus Transjakarta yang Tewaskan 2 Orang

"Saya mewakili seluruh manajemen dan keluarga besar PT Transportasi Jakarta mengucapkan rasa belasungkawa sebesar-besarnya dan mendoakan agar para korban bisa lekas pulih serta diberikan ketabahan untuk keluarga korban yang meninggal," kata Direktur Operasional PT Transjakarta Prasetia Budi di Jakarta, Senin.

 

Sementara itu, Kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut itu.

"Ada lima orang saksi yang diperiksa. Pertama pengujir KIR dari Dishub, kepala operasi (Kaops) dari transjakarta, pelaksana operasinya, HRD dari operator Bianglala, dan satu penumpang," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono saat dihubungi, Kamis (28/10/2021).

Argo menjelaskan, penyidik bersama ahli dari pemegang merk bus transjakarta juga melakukan pengecekan kondisi kendaraan pasca-kecelakaan.

Baca juga: Cerita Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Tertimpa Penumpang Lainnya yang Berhamburan di Lantai

Namun, Argo belum dapat menjelaskan hasil dari pengecekan bus transjakarta yang dilakukan pada Rabu kemarin.

"Kalau saksi ahli itu bukan diperiksa. Dia sebagai saksi ahli mengecek kondisi kendaraan. Kalau lima orang yang diperiksa kan kita menanyakan yang lain. Kalau saksi ahli itu untuk mencecek kondisi kendaraan. (Hasilnya) nanti saya update," kata Argo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kantor Pinjol di Manado Digerebak karena Teror Sebar Data Nasabah, 'Debt Collector' dan Bos jadi Tersangka

Kantor Pinjol di Manado Digerebak karena Teror Sebar Data Nasabah, "Debt Collector" dan Bos jadi Tersangka

Megapolitan
Kasus 'Prank' Laporan KDRT Baim Wong-Paula Naik ke Penyidikan

Kasus "Prank" Laporan KDRT Baim Wong-Paula Naik ke Penyidikan

Megapolitan
Syarat Lengkap dan Lokasi Pelayanan SIM Keliling di Kota Bekasi Pekan Ini

Syarat Lengkap dan Lokasi Pelayanan SIM Keliling di Kota Bekasi Pekan Ini

Megapolitan
Usai Gelar Festival Dayung Ciliwung 2022, Heru Berharap Masyarakat Bisa Lebih Peduli pada Pemeliharaan Sungai

Usai Gelar Festival Dayung Ciliwung 2022, Heru Berharap Masyarakat Bisa Lebih Peduli pada Pemeliharaan Sungai

Megapolitan
Kematian Prada Indra Dipastikan karena Kekerasan, Limpa Rusak dan Senior Ditahan

Kematian Prada Indra Dipastikan karena Kekerasan, Limpa Rusak dan Senior Ditahan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca di Jakarta, BMKG: Hujan Deras Bayangi Wilayah Jaksel dan Jaktim pada Sore Nanti

Prakiraan Cuaca di Jakarta, BMKG: Hujan Deras Bayangi Wilayah Jaksel dan Jaktim pada Sore Nanti

Megapolitan
Pemkot Jaksel Catat Ada 248 Anak dan Perempuan Jadi Korban Kekerasan per September 2022

Pemkot Jaksel Catat Ada 248 Anak dan Perempuan Jadi Korban Kekerasan per September 2022

Megapolitan
Polisi Buka Layanan 'Hotline' Titip Rumah bagi Masyarakat yang Mudik Libur Natal dan Tahun Baru

Polisi Buka Layanan "Hotline" Titip Rumah bagi Masyarakat yang Mudik Libur Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Heru Ajak Warga Dukung Normalisasi Ciliwung | Potensi Pergerakan Tanah di 10 Kecematan | Berebut Foto di Halte 'Kapal Pesiar'

[POPULER JABODETABEK] Heru Ajak Warga Dukung Normalisasi Ciliwung | Potensi Pergerakan Tanah di 10 Kecematan | Berebut Foto di Halte "Kapal Pesiar"

Megapolitan
PT MRT Jakarta Targetkan Buka 5 Taman Literasi di Ibu Kota Tahun 2023

PT MRT Jakarta Targetkan Buka 5 Taman Literasi di Ibu Kota Tahun 2023

Megapolitan
JXB Berencana Bangun Dermaga di Kali Ciliwung

JXB Berencana Bangun Dermaga di Kali Ciliwung

Megapolitan
4 Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Prada Indra Ditahan

4 Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Prada Indra Ditahan

Megapolitan
Heru Budi Aktifkan Lagi Jabatan Deputi Gubernur, Fraksi PKS: Pasti Ada Unsur Politis

Heru Budi Aktifkan Lagi Jabatan Deputi Gubernur, Fraksi PKS: Pasti Ada Unsur Politis

Megapolitan
Ancam Sebarkan Data Nasabah, Kantor Pinjol di Manado Digerebek Polda Metro Jaya

Ancam Sebarkan Data Nasabah, Kantor Pinjol di Manado Digerebek Polda Metro Jaya

Megapolitan
Festival Warga Bantu Warga, Ajang Komunitas Galang Dana untuk Menolong Sesama...

Festival Warga Bantu Warga, Ajang Komunitas Galang Dana untuk Menolong Sesama...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.