Kompas.com - 01/12/2021, 16:48 WIB
Foto Kartu Pekerja Jakarta untuk pekerja yang ber-ktp DKI. Foto Kartu Pekerja Jakarta untuk pekerja yang ber-ktp DKI.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kartu Pekerja Jakarta (KPJ) menjadi salah satu program Pemprov DKI Jakarta yang banyak diminati warga.

Program itu membantu untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja atau buruh dengan meringankan biaya hidup mulai dari transportasi, pangan, hingga pendidikan bagi anak-anak para pekerja Jakarta.

Baca juga: Informasi Lengkap Program Kartu Pekerja Jakarta 2021, dari Manfaat hingga Syarat Pengajuan

 

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta mencatat peningkatan penerima KPJ setiap tahunnya. Pada 2018, KPJ diberikan pada 3.070 penerima, kemudian meningkat 15.083 di tahun 2019, dan data terakhir di tahun 2020 KPJ diberikan kepada 23.000 pekerja Jakarta.

Syarat pendaftaran

Berdasarkan data situs web Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta, syarat pendaftaran administrasi yang harus disiapkan oleh pekerja sebagai berikut:

- Fotokopi kartu tanda penduduk (KTP)
- Fotokopi kartu keluarga (KK)
- Fotokopi nomor pokok wajib pajak (NPWP)
- Fotokopi slip gaji
- Fotokopi surat keterangan aktif bekerja dari perusahaan (asli dengan cap basah)

Unduh format soft file di bit.ly/formatkpj, isi secara lengkap dan kirim ke email hikesja.nakertrans@jakarta.go.id, cc ke kartupekerja.dkijakarta@yahoo.com.

Cara pengajuan

Untuk tata cara pengajuan, pemohon melakukan pendaftaran melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau Suku Dinas di setiap wilayah DKI Jakarta melalui tim kerja, bisa lewat serikat pekerja.

Setelah mendaftar, Disnakertrans DKI Jakarta akan melakukan verifikasi terhadap data permohonan yang diajukan. Pemohon nantinya diminta membuka rekening Bank DKI jika dinyatakan lolos seleksi.

Setelah berkas terkumpul, Disnakertrans DKI Jakarta bersama Bank DKI akan mendistribusikan KPJ di titik yang sudah ditentukan oleh serikat pekerja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditemukan Kasus Covid-19, 7 SMA di Kota Tangerang Batalkan PTM

Ditemukan Kasus Covid-19, 7 SMA di Kota Tangerang Batalkan PTM

Megapolitan
Dirut Jakpro Sebut Tender Pembangunan Sirkuit Formula E Tak Gagal tapi Diulang

Dirut Jakpro Sebut Tender Pembangunan Sirkuit Formula E Tak Gagal tapi Diulang

Megapolitan
Beberapa Pengeroyok Kakek 89 Tahun di Cakung Belum Tertangkap, Polisi Pegang Data Kendaraan

Beberapa Pengeroyok Kakek 89 Tahun di Cakung Belum Tertangkap, Polisi Pegang Data Kendaraan

Megapolitan
Rumah Jaelani di Pegangsaan Dua Jadi Pilot Project 'Bedah Rumah' oleh Polsek Wilayah Jakarta Utara

Rumah Jaelani di Pegangsaan Dua Jadi Pilot Project "Bedah Rumah" oleh Polsek Wilayah Jakarta Utara

Megapolitan
Dua Siswanya Terpapar Covid-19, SMPN 77 Cempaka Putih Tetap PTM

Dua Siswanya Terpapar Covid-19, SMPN 77 Cempaka Putih Tetap PTM

Megapolitan
18 Sekolah di 4 Kecamatan Jakpus Ditutup Sementara akibat Siswa Positif Covid-19

18 Sekolah di 4 Kecamatan Jakpus Ditutup Sementara akibat Siswa Positif Covid-19

Megapolitan
Formula E Gagal Tender dan Belum Dapat Sponsor, Pemprov DKI Diminta Terbuka

Formula E Gagal Tender dan Belum Dapat Sponsor, Pemprov DKI Diminta Terbuka

Megapolitan
Makam Terduga Korban Pembunuhan oleh Temannya Sendiri di Jatiwaringin Dibongkar untuk Keperluan Otopsi

Makam Terduga Korban Pembunuhan oleh Temannya Sendiri di Jatiwaringin Dibongkar untuk Keperluan Otopsi

Megapolitan
Kronologi Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas, Awalnya Serempetan dan Ada Provokasi Pemotor

Kronologi Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas, Awalnya Serempetan dan Ada Provokasi Pemotor

Megapolitan
Saat Kasus Covid-19 di Tangsel Melonjak Drastis dan RLC Mulai Dipenuhi Pasien

Saat Kasus Covid-19 di Tangsel Melonjak Drastis dan RLC Mulai Dipenuhi Pasien

Megapolitan
PPKM Level 2 Diperpanjang, Jakarta Tetap Bisa Gelar PTM 100 Persen

PPKM Level 2 Diperpanjang, Jakarta Tetap Bisa Gelar PTM 100 Persen

Megapolitan
Mediator Berhalangan Hadir, Sidang Mediasi Yusuf Mansur Kasus Tabung Tanah Ditunda

Mediator Berhalangan Hadir, Sidang Mediasi Yusuf Mansur Kasus Tabung Tanah Ditunda

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Jakarta Akan Ditutup jika Ada Kondisi Ini...

Sekolah Tatap Muka di Jakarta Akan Ditutup jika Ada Kondisi Ini...

Megapolitan
5 Orang yang Terlibat Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Ditetapkan sebagai Tersangka, Berikut Peran-perannya...

5 Orang yang Terlibat Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Ditetapkan sebagai Tersangka, Berikut Peran-perannya...

Megapolitan
Aturan WFO di Jakarta Selama PPKM Level 2, 25-31 Januari

Aturan WFO di Jakarta Selama PPKM Level 2, 25-31 Januari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.