Guru SMK di Jakarta Diduga Menganiaya Siswa, Pelaku Dilaporkan ke Polisi, Korban Luka Lebam hingga Penjelasan Sekolah

Kompas.com - 16/08/2022, 09:04 WIB
|

"Saat ini sedang dalam tahap penyelidikan," sambung dia.

Penjelasan sekolah

Wakil Kepala Sekolah SMKN 1 Jakarta Bidang Kesiswaan Siti Hajar mengonfirmasi dugaan tindak kekerasan yang dilakukan seorang guru di tempatnya bekerja.

"Iya saya sudah mengetahui kejadian tersebut, saya langsung mencari yang bersangkutan. Saya panggil, saya sudah menasihati beliau," kata Siti di SMKN 1 Jakarta.

Siti menjelaskan, tindak kekerasan yang dilakukan HT bermula dari laporan yang diterima pihak sekolah terkait pemalakan dan perundungan yang dilakukan siswa kelas XII terhadap adik kelas.

Namun, tindakan HT terhadap RH justru kebablasan.

Baca juga: Guru SMKN 1 Jakarta Diduga Aniaya Murid, Wakil Kepsek: Karena Ada Laporan Perundungan Adik Kelas

"Jadi memang terakhir ini, kami di SMKN 1 Jakarta sedang ada laporan dari orang tua murid (ada pemalakan), pada akhirnya kami dalami," ucap Siti.

"Setelah kami dalami muncul dua nama siswa, dari dua nama tersebut ada nama yang bersangkutan RH itu," sambung dia.

Setelah mendapat laporan dugaan, kata Siti, pihak sekolah memanggil RH.

"Kemudian kami melakukan pemanggilan terhadap RH melalui wali kelasnya. Wali kelasnya juga mengetahui bahwa RH dipanggil," tutur Siti.

Terdengar suara benturan

Ridho, guru mata pelajaran otomotif SMKN 1 Jakarta mengaku mendengar suara benturan di tempat yang sama saat guru berinisial HT diduga menganiaya murid berinisial RH.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menelusuri Jejak Portugis di Kampung Tugu Jakarta Utara

Menelusuri Jejak Portugis di Kampung Tugu Jakarta Utara

Megapolitan
Terungkapnya Motif Kematian Prada Indra dan Tindak Kekerasan oleh Senior

Terungkapnya Motif Kematian Prada Indra dan Tindak Kekerasan oleh Senior

Megapolitan
Riwayat Bajaj, Hampir 50 Tahun Melintasi Jalanan Ibu Kota...

Riwayat Bajaj, Hampir 50 Tahun Melintasi Jalanan Ibu Kota...

Megapolitan
Habis Polemik Korban Gusuran JIS, Terbitlah Perombakan Direksi Jakpro

Habis Polemik Korban Gusuran JIS, Terbitlah Perombakan Direksi Jakpro

Megapolitan
Tersangka Penganiaya Prada Indra Terancam 15 Tahun Penjara

Tersangka Penganiaya Prada Indra Terancam 15 Tahun Penjara

Megapolitan
Ketika Angin Kencang Obrak-abrik Belasan Kontrakan Bermaterial Styrofoam di Jelambar

Ketika Angin Kencang Obrak-abrik Belasan Kontrakan Bermaterial Styrofoam di Jelambar

Megapolitan
Mempertanyakan Nasib “Bike Sharing” Warisan Anies yang Terbengkalai, Akankah Berlanjut?

Mempertanyakan Nasib “Bike Sharing” Warisan Anies yang Terbengkalai, Akankah Berlanjut?

Megapolitan
Heru Budi Bongkar Jajaran Direksi Jakpro, Direktur Utama dan Direktur Bisnis Dicopot

Heru Budi Bongkar Jajaran Direksi Jakpro, Direktur Utama dan Direktur Bisnis Dicopot

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kematian Keluarga di Kalideres, Dian Hidup Bersama Jasad Keluarga | UMP DKI Naik Jadi Rp 4,9 Juta

[POPULER JABODETABEK] Kematian Keluarga di Kalideres, Dian Hidup Bersama Jasad Keluarga | UMP DKI Naik Jadi Rp 4,9 Juta

Megapolitan
Warga Bintaro Jaksel Tewas Tersetrum Saat Cabut Colokan yang Terendam Banjir

Warga Bintaro Jaksel Tewas Tersetrum Saat Cabut Colokan yang Terendam Banjir

Megapolitan
BERITA FOTO: Melihat Ancaman Nyata Tenggelamnya Pesisir Utara Jakarta

BERITA FOTO: Melihat Ancaman Nyata Tenggelamnya Pesisir Utara Jakarta

Megapolitan
UMP DKI 2023 Rp 4,9 Juta Tinggal Diteken Heru Budi, tetapi Ditolak Pengusaha dan Buruh

UMP DKI 2023 Rp 4,9 Juta Tinggal Diteken Heru Budi, tetapi Ditolak Pengusaha dan Buruh

Megapolitan
BMKG: DKI Jakarta Hujan pada Malam Hari, Potensi Petir di Jakbar dan Jaksel

BMKG: DKI Jakarta Hujan pada Malam Hari, Potensi Petir di Jakbar dan Jaksel

Megapolitan
Kisah Prada Indra, Dianiaya Senior hingga Pulang Tinggal Nama...

Kisah Prada Indra, Dianiaya Senior hingga Pulang Tinggal Nama...

Megapolitan
Menengok Pesisir Utara Jakarta yang Sejatinya Sudah Tenggelam..

Menengok Pesisir Utara Jakarta yang Sejatinya Sudah Tenggelam..

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.