Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ayah yang Bantai Anak-Istri di Depok Buka Suara, Ungkap Merasa Diinjak-injak hingga Akhirnya Minta Maaf

Kompas.com - 02/11/2022, 17:13 WIB
Ivany Atina Arbi

Editor

DEPOK, KOMPAS.com - Rizky Noviyandi Achmad (31), pria yang tega membacok anak dan istrinya hingga sang anak tewas dan istri kritis buka suara soal motif dirinya melakukan tindakan keji tersebut.

Kepada polisi, Rizky mengaku dia sering merasa harga dirinya diinjak-injak selama menjalani rumah tangga.

“Sama dia (saya) sering dibuat kesal,” ujar Rizky yang mengenakan baju tahanan berwarna oranye saat konferensi pers di Mapolres Metro Depok, Rabu (2/11/2022).

Dia mengatakan dirinya tidak pernah dihargai oleh sang istri, termasuk juga anaknya.

"Jadi berapa pun saya kasih nilainya dan seberapa pun perjuangan saya di mata dia tidak berharga. Selalu (dijatuhkanlah) harga diri saya, dan anak juga sama seperti itu," sambung dia.

Rizky juga mengaku kesal kepada anaknya yang sudah dia sekolahkan, tetapi kerap tidak menjawab ketika ditanya orangtua.

“Dia sudah saya sekolahkan dan didik dengan pengajian dan les segala macem, tapi selalu tidak menjawab kalau saya tanyain,” beber Rizky.

Baca juga: Tangis Ayah Pembunuh Anak Kandung Pecah di Polres Depok...

Terlepas dari itu semua, Rizky mengaku menyesal atas perbuatannya sehingga dia meminta maaf sambil menangis sesenggukan di depan polisi dan awak media.

"Saya mohon maaf atas semua kejadian saat ini. Ini saya jadikan sebagai pelajaran. Dan saya siap menanggung jawab dan menerima semua risikonya dan akan menebus dosa-dosa saya," ujar dia.

Kronologi kejadian

Peristiwa pembacokan tersebut terjadi di perumahan kawasan Jatijajar, Depok, pada Selasa (1/11/2022) pagi.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Metro Depok Komisaris Besar (Kombes) Imran Edwin Siregar mengatakan, pelaku marah karena sang istri, NI (31), minta cerai dan ingin pergi dari rumah.

Menurut Imran, perselisihan di antara pasangan suami istri itu dipicu oleh perilaku Rizky yang sering pulang pagi. Pelaku tak suka saat istrinya bertanya alasan suaminya sering pulang pagi.

Di tengah cekcok itu, Rizky sempat pergi salat subuh ke masjid. Amarah Rizky memuncak saat ia pulang dari masjid melihat istri dan anak sulungnya, KPC, sudah siap hendak berangkat.

Baca juga: Motif Ayah Bunuh Anak Kandung di Depok, Polisi: Istri Minta Cerai karena Pelaku Sering Pulang Pagi

Anak perempuan berusia 11 tahun itu diketahui akan berangkat sekolah dengan mengenakan seragam sekolah dasar putih-merah.

"Istrinya sudah rapi. Namun, pelaku tidak terima. Hingga akhirnya terjadi adu mulu hebat, pelaku ambil golok yang ada di bawah meja," ujar Imran.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Imbas Hujan Deras, Kawasan Daan Mogot Jakarta Barat Muncul Genangan Air

Imbas Hujan Deras, Kawasan Daan Mogot Jakarta Barat Muncul Genangan Air

Megapolitan
BPBD: Bekasi Berpotensi Hujan Sedang-Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang, Ini Lokasinya

BPBD: Bekasi Berpotensi Hujan Sedang-Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang, Ini Lokasinya

Megapolitan
BPBD: Jakarta Berpotensi Hujan Sedang-Lebat, Ini Lokasinya

BPBD: Jakarta Berpotensi Hujan Sedang-Lebat, Ini Lokasinya

Megapolitan
Pilih Pulang Hari Jumat, Sejumlah Pemudik Asal Jawa Barat Sebut Jalanan Lancar

Pilih Pulang Hari Jumat, Sejumlah Pemudik Asal Jawa Barat Sebut Jalanan Lancar

Megapolitan
Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Pemudik Masuk ke Jawa Barat Terjadi pada Senin dan Selasa

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Pemudik Masuk ke Jawa Barat Terjadi pada Senin dan Selasa

Megapolitan
Mengenal Sumardi, 'Google Maps' Berjalan di TMP Kalibata

Mengenal Sumardi, "Google Maps" Berjalan di TMP Kalibata

Megapolitan
Siang Ini, 'One Way' dari Puncak ke Arah Jakarta Diberlakukan

Siang Ini, "One Way" dari Puncak ke Arah Jakarta Diberlakukan

Megapolitan
Polres Depok Turunkan 200 Personel, Pantau Rumah Kosong Warga yang Mudik

Polres Depok Turunkan 200 Personel, Pantau Rumah Kosong Warga yang Mudik

Megapolitan
Polisi Berlakukan 'Contraflow' dari GT Ciawi ke Puncak

Polisi Berlakukan "Contraflow" dari GT Ciawi ke Puncak

Megapolitan
Puncak Arus Wisata dan Mudik Lebaran di Jalur Puncak Diprediksi Terjadi Sabtu-Minggu

Puncak Arus Wisata dan Mudik Lebaran di Jalur Puncak Diprediksi Terjadi Sabtu-Minggu

Megapolitan
'One Way' Diberlakukan ke Arah Puncak karena Volume Kendaraan Meningkat

"One Way" Diberlakukan ke Arah Puncak karena Volume Kendaraan Meningkat

Megapolitan
Rela Macet-macetan, asal ke Puncak...

Rela Macet-macetan, asal ke Puncak...

Megapolitan
TMP Kalibata Ramai Dikunjungi, Peziarah Bawa Bunga dan Buku Yasin

TMP Kalibata Ramai Dikunjungi, Peziarah Bawa Bunga dan Buku Yasin

Megapolitan
Bertahun-tahun Tak Mudik, Silaturahmi Digantikan Pertemuan di Layar Ponsel

Bertahun-tahun Tak Mudik, Silaturahmi Digantikan Pertemuan di Layar Ponsel

Megapolitan
Lalu Lintas Puncak Macet Mulai dari Exit Gerbang Tol Ciawi

Lalu Lintas Puncak Macet Mulai dari Exit Gerbang Tol Ciawi

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com