Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemprov DKI Kirim 30 Ton Beras dan 1.500 Kardus Mi Instan ke Korban Gempa Cianjur

Kompas.com - 14/12/2022, 12:36 WIB
Muhammad Naufal,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada korban gempa Cianjur, Jawa Barat, pada Rabu (14/12/2022).

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berujar bantuan kemanusiaan ini dikumpulkan dari beberapa pihak, yakni Koordinatoriat Wartawan Balai Kota-DPRD DKI Jakarta, Pengusaha Peduli NKRI, dan Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia.

"Hari ini, atas nama Media Balai Kota, Pengusaha Peduli NKRI, dan Yayasan Budha Tzu Chi, menyumbang kepada korban bencana di Cianjur," ujar Heru di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2022).

Baca juga: Heru Budi Bakal Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Cianjur

"Dan semoga bantuan ini bermanfaat bagi mereka-mereka atau warga (korban gempa Cianjur)," sambung dia.

Di lokasi yang sama, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji menyebutkan bantuan kemanusiaan yang diberikan terdiri dari 30 ton beras dan 1.500 kotak mi instan.

"Ini (bantuan kemanusiaaan) ada 30 ton beras dan 1.500 kotak mie instan yang akan kami langsung berangkatkan oleh tim BPBD," ucap dia.

Isnawa mengatakan bantuan ini bakal terlebih dahulu diberikan kepada tim BPBD DKI Jakarta yang berada di Cianjur.

Baca juga: Korban Meninggal Gempa Cianjur Melonjak dari 335 Jadi 600 Orang, Bagaimana Bisa?

Setelah itu, bantuan tersebut akan disalurkan ke korban gempa.

Ia menambahkan, dengan bantuan kemanusiaan yang dikirim pada Rabu ini, BPBD DKI Jakarta telah dua kali mengirimkan bantuan ke korban gempa Cianjur.

"Dua minggu lalu, kami juga sudah mengirimkan hampir 100 personel ke Cianjur dengan jumlah bantuan kalau dirupiahkan sekitar Rp 2,1 miliar dari Pemprov DKI," tutur Isnawa.

Pantauan Kompas.com terdapat empat truk yang terparkir di Balai Kota DKI Jakarta.

Baca juga: Dana Renovasi Rumah Korban Gempa Cianjur Ditambah, Paling Besar Jadi Rp 60 Juta

Keempat truk ini berisikan bantuan yang bakal dikirimkan ke Cianjur.

Terdapat pula satu mobil Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta yang berada di barisan terdepan rombongan truk pengirim bantuan ke Cianjur ini.

Pemerintah Kabupaten Cianjur sebelumnya mencatat, jumlah korban meninggal akibat bencana gempa Cianjur magnitudo 5,6 menjadi 600 orang.

Jumlah itu melonjak dari yang sebelumnya sebanyak 335 orang. 

Baca juga: Update Bantuan Kemensos untuk Korban Gempa Cianjur, dari Makanan Minuman hingga Dapur Umum

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

3 Titik Jalan di Bekasi Selatan Terendam Banjir Imbas Hujan Deras sejak Sore

3 Titik Jalan di Bekasi Selatan Terendam Banjir Imbas Hujan Deras sejak Sore

Megapolitan
Imbas Hujan Lebat, Banjir di Jakarta Utara Meluas

Imbas Hujan Lebat, Banjir di Jakarta Utara Meluas

Megapolitan
Kisah Sumardi Bangga Layani Peziarah di TMP Kalibata Selama 34 Tahun

Kisah Sumardi Bangga Layani Peziarah di TMP Kalibata Selama 34 Tahun

Megapolitan
Hujan Deras, Perumahan Galaxy dan Jatiasih Bekasi Terendam Banjir

Hujan Deras, Perumahan Galaxy dan Jatiasih Bekasi Terendam Banjir

Megapolitan
Jakarta Hujan Lebat, Cilincing dan Kelapa Gading Tergenang Air

Jakarta Hujan Lebat, Cilincing dan Kelapa Gading Tergenang Air

Megapolitan
Imbas Hujan Deras, Kawasan Daan Mogot Jakarta Barat Muncul Genangan Air

Imbas Hujan Deras, Kawasan Daan Mogot Jakarta Barat Muncul Genangan Air

Megapolitan
BPBD: Bekasi Berpotensi Hujan Sedang-Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang, Ini Lokasinya

BPBD: Bekasi Berpotensi Hujan Sedang-Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang, Ini Lokasinya

Megapolitan
BPBD: Jakarta Berpotensi Hujan Sedang-Lebat, Ini Lokasinya

BPBD: Jakarta Berpotensi Hujan Sedang-Lebat, Ini Lokasinya

Megapolitan
Pilih Pulang Hari Jumat, Sejumlah Pemudik Asal Jawa Barat Sebut Jalanan Lancar

Pilih Pulang Hari Jumat, Sejumlah Pemudik Asal Jawa Barat Sebut Jalanan Lancar

Megapolitan
Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Pemudik Masuk ke Jawa Barat Terjadi pada Senin dan Selasa

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Pemudik Masuk ke Jawa Barat Terjadi pada Senin dan Selasa

Megapolitan
Mengenal Sumardi, 'Google Maps' Berjalan di TMP Kalibata

Mengenal Sumardi, "Google Maps" Berjalan di TMP Kalibata

Megapolitan
Siang Ini, 'One Way' dari Puncak ke Arah Jakarta Diberlakukan

Siang Ini, "One Way" dari Puncak ke Arah Jakarta Diberlakukan

Megapolitan
Polres Depok Turunkan 200 Personel, Pantau Rumah Kosong Warga yang Mudik

Polres Depok Turunkan 200 Personel, Pantau Rumah Kosong Warga yang Mudik

Megapolitan
Polisi Berlakukan 'Contraflow' dari GT Ciawi ke Puncak

Polisi Berlakukan "Contraflow" dari GT Ciawi ke Puncak

Megapolitan
Puncak Arus Wisata dan Mudik Lebaran di Jalur Puncak Diprediksi Terjadi Sabtu-Minggu

Puncak Arus Wisata dan Mudik Lebaran di Jalur Puncak Diprediksi Terjadi Sabtu-Minggu

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com