Jelang Bulan Ramadhan, Djarot Minta PNS DKI Maafkan Ahok - Kompas.com

Jelang Bulan Ramadhan, Djarot Minta PNS DKI Maafkan Ahok

David Oliver Purba
Kompas.com - 19/05/2017, 19:53 WIB
KOMPAS.com/NURSITA SARI Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (18/5/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta agar seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI memaafkan kesalahan Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki " Ahok" Tjahaja Purnama.

Hal itu disampaikan Ahok saat meresmikan Gedung Blok F di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (19/5/2017), sekaligus silaturahmi sebelum memasuki bulan puasa.

Kepada sejumlah PNS yang hadir, Djarot mengatakan bahwa sebelum memasuki bulan puasa, setiap orang harus saling memaafkan.

Selain meminta PNS memaafkan Ahok, secara pribadi Djarot juga menyampaikan permintaan maafnya.

Baca: Djarot Sindir PNS yang Bermalas-Malasan Saat Bulan Puasa

"Selamat memasuki bulan suci Ramadhan. Saya beserta keluarga mengucapkan mohon maaf. Begitu juga kalau Pak Ahok punya salah ke Bapak, Ibu semua. Semoga hati kita diberikan kekuatan biar tidak ada rasa dendam, marah," ujar Djarot.

Djarot berharap agar saat memasuki bulan puasa, PNS DKI bisa lebih produktif untuk melayani warga.

Djarot mengatakan, selama satu atau dua hari saat memasuki bulan puasa akan menjadi waktu yang sulit bagi PNS karena harus menyesuaikan diri.

Baca: Djarot Bantah Konser Indonesia Bangkit Simbol Solidaritas untuk Ahok

Namun ia yakin PNS akan cepat beradaptasi dengan perubahan itu Saat ini Ahok masih ditahan di Rutan Mako Brimob, Depok.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada Ahok kerena dianggap terbukti melakukan penodaan agama.

Kompas TV Rombongan Plt Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, terlihat mendatangi Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisDavid Oliver Purba
EditorDian Maharani
Komentar

Close Ads X