Salin Artikel

Mulai Jumat Ini, Taman Impian Jaya Ancol Dibuka untuk Pengunjung Ber-KTP Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Tempat rekreasi Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, untuk sementara dibuka hanya untuk masyarakat dengan kartu tanda penduduk (KTP) DKI Jakarta.

Ketentuan tersebut mulai berlaku hari ini, Jumat (14/5/2021) hingga Minggu (16/5/2021), atau selama periode akhir pekan di libur Idul Fitri 1442 Hijriah.

Tempat wisata tersebut memang menerima pengunjung selama libur Lebaran 2021.

Namun, sampai Kamis (13/5/2021), pengunjung non-KTP DKI masih diperbolehkan berwisata.

Informasi tersebut disampaikan akun Twitter Ancol, @ancoltmnimpian, Rabu (12/5/2021).

"Halo Ancolovers, ada info terbaru ya. Untuk tanggal 14-16 Mei 2021, Ancol buka khusus untuk KTP DKI saja," ujar akun tersebut.

Pengunjung non-DKI yang telanjur telah memesan tiket dapat menjadwal ulang kedatangannya hingga Juni 2021.

Adapun kuota pengunjung per hari selama Lebaran dibatasi menjadi 30 persen dari kapasitas.

Sebagai catatan, di luar libur Lebaran, Ancol dibuka untuk pengunjung sebanyak 50 persen dari kapasitas selama masa pandemi Covid-19.

Selain itu, pengunjung diimbau untuk membeli tiket secara online.

"Tanggal 13-16 Mei 2021, Ancol tetap buka. Namun, kuota harian hanya 30 persen dan pembelian tiket online," imbuhnya.

Pembelian tiket

Pembelian tiket masuk dan wahana di Ancol dapat dilakukan melalui situs ataupun aplikasi resmi Taman Impian Jaya Ancol.

Saat pembelian selama periode Lebaran, calon pengunjung akan diminta memasukkan data sebagai berikut:

  • Alamat e-mail di mana tiket elektronik akan dikirimkan ke alamat tersebut
  • Nomor telepon
  • Nama depan dan belakang
  • Jenis kelamin
  • 6 angka pertama pada KTP Jakarta

Sebelum membeli tiket, calon pengunjung harus memperhatikan aturan lain di mana untuk lansia berumur lebih dari 60 tahun hanya diperbolehkan masuk ke area pantai, Alianz Ecopark dan sekitarnya.

Adapun jam operasional tempat wisata di kawasan Taman Impian Jaya Ancol adalah sebagai berikut:

  1. Ancol Taman Impian: 06.00-20.00 WIB
  2. Dunia Fantasi (Dufan): 10.00-17.00 WIB
  3. Seaworld Ancol: 09.00-17.00 WIB
  4. Ocean Dream Samudra: 09.00-17.00 WIB
  5. Atlantis Water Adventures: 08.00-16.30 WIB.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 25.000 pengunjung berwisata di kawasan Taman Impian Jaya Ancol pada hari pertama Lebaran, Kamis (13/5/2021).

Hal itu disampaikan Head of Corporate Secretary of Pembangunan Jaya Ancol Agung Praptono di Pantai Timur Ancol, Kamis sore.

"Untuk di hari pertama Lebaran ini, sampai dengan saat ini pukul 17.00 WIB, pengunjung yang sudah masuk di kawasan Ancol sekitar 25.000 orang," kata Agung.

Menurut Agung, jumlah pengunjung itu masih di bawah kapasitas yang diwajibkan pemerintah, yakni 30 persen.

Adapun kebijakan itu tertuang pada Surat Edaran Disparekraf DKI Nomor 81/SE/2021 tentang operasional tempat wisata atau rekreasi pada libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/ 2021 di masa pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro (PPKM).

Dalam memantau dan mencegah penumpukan pengunjung di satu titik, Agung menambahkan, pihak Ancol melibatkan pihak kepolisian dan Satpol PP untuk patroli penertiban prokotol kesehatan.

"Kemudian juga adanya pembatasan-pembatasan, imbauan pakai masker dan menjaga jarak, kemudian kami juga bekerja sama dengan stakeholder seperti kepolisian dan Satpol PP untuk melakukan imbauan kepada pengunjung," jelas Agung.

(Reporter: Ira Gita Natalia Sembiring / Editor: Egidius Patnistik)

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/05/14/07495751/mulai-jumat-ini-taman-impian-jaya-ancol-dibuka-untuk-pengunjung-ber-ktp

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Megapolitan
Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Megapolitan
Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.