Kompas.com - 28/06/2013, 15:49 WIB
Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) dengan rute Bekasi- Tanah Abang dan Bekasi-Bunderan Hotel Indonesia (HI), melintas di Halte Dukuh Atas 1 pada hari peresmian operasionalnya, Jakarta, Selasa (21/5/2013). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bekasi resmi meluncurkan dua rute baru APTB yaitu  Bekasi-Tanah Abang dan Bekasi-Bunderan Hotel Indonesia (HI) dengan armada masing-masing 20 unit.
KOMPAS/LASTI KURNIAAngkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) dengan rute Bekasi- Tanah Abang dan Bekasi-Bunderan Hotel Indonesia (HI), melintas di Halte Dukuh Atas 1 pada hari peresmian operasionalnya, Jakarta, Selasa (21/5/2013). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bekasi resmi meluncurkan dua rute baru APTB yaitu Bekasi-Tanah Abang dan Bekasi-Bunderan Hotel Indonesia (HI) dengan armada masing-masing 20 unit.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta belum menentukan sikap soal kenaikan tarif angkutan. Rapat pimpinan yang berlangsung menjelang tengah hari tadi belum menghasilkan rekomendasi.

Pimpinan dewan menanyakan sejumlah hal terkait usulan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo rata-rata 40,71 persen. Adapun sejumlah pertanyaan yang disampaikan sebagai berikut.

  1. Mengenai tarif angkutan taksi, mengapa tidak diusulkan dalam formulasi kenaikan tarif angkutan?
  2. Dewan meminta penjelasan mengenai peningkatan subsidi transjakarta akibat kenaikan komponen yang memengaruhi tarif. Dewan menilai eksekutif belum melengkapi penjelasannya.
  3. Dewan meminta eksekutif menyusun formula tarif angkutan penyeberangan ke Kepulauan Seribu sebab sebagian angkutan penyeberangan menggunakan bahan bakar solar.
  4. Dewan menilai belum ada penjelasan mengenai hak-hak penumpang akibat kenaikan tarif angkutan. Perlu penjelasan dan skenario untuk meningkatkan pelayanan penumpang.

Lantaran belum lengkap penjelasan mengenai hal ini, dewan belum memberikan keputusan saat itu juga. Pimpinan dewan masih menggelar rapat pimpinan internal seusai rapat pimpinan bersama eksekutif.

"Sepertinya kami tidak mungkin memutuskan hari ini tentang usulan kenaikan tarif," kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Triwisaksana, Jumat (28/6/2013), di Jakarta.

Pertanyaan itu disampaikan sejumlah pimpinan dewan, antara lain, Ketua Fraksi Golkar M Ashraf, Ketua Komisi B DPRD DKI Selamat Nurdin, Ketua Fraksi Demokrat Jhony Wenas Polii, dan Triwisaksana sendiri.

Saat ini, pimpinan DPRD sedang menggelar pertemuan tertutup. Belum jelas kapan rekomendasi DPRD akan dikeluarkan terkait usulan kenaikan tarif dari Gubernur Jokowi. Keputusan dewan, kata dewan, bergantung pada cepat tidaknya penjelasan eksekutif mengenai pertanyaan pimpinan dewan.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 19 April 2021

    Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 19 April 2021

    Megapolitan
    Pencuri di Jatinegara Buron, Mengaku Polisi dan Tembak Korban Pakai Airsoft Gun

    Pencuri di Jatinegara Buron, Mengaku Polisi dan Tembak Korban Pakai Airsoft Gun

    Megapolitan
    Pembobol Indekos Sekaligus Pembegal di Pulogadung Diamankan Polisi

    Pembobol Indekos Sekaligus Pembegal di Pulogadung Diamankan Polisi

    Megapolitan
    Akhir Pekan Ini, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Stasiun Gambir dan Pasar Senen

    Akhir Pekan Ini, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Stasiun Gambir dan Pasar Senen

    Megapolitan
    Viral Video Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Jaksel, Satu Tewas

    Viral Video Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Jaksel, Satu Tewas

    Megapolitan
    UPDATE 18 April: 950 Kasus Baru Covid-19 di DKI

    UPDATE 18 April: 950 Kasus Baru Covid-19 di DKI

    Megapolitan
    UPDATE 18 April: 10.628 Kasus Covid-19 di Tangsel, 554 Pasien Masih Dirawat

    UPDATE 18 April: 10.628 Kasus Covid-19 di Tangsel, 554 Pasien Masih Dirawat

    Megapolitan
    Kasus Tembok Rumah Roboh di Benhil yang Tewaskan 2 Pekerja Berakhir Damai

    Kasus Tembok Rumah Roboh di Benhil yang Tewaskan 2 Pekerja Berakhir Damai

    Megapolitan
    Mulai Senin Besok, MRT Jakarta Ubah Jam Operasional Kereta

    Mulai Senin Besok, MRT Jakarta Ubah Jam Operasional Kereta

    Megapolitan
    Jadwal Buka Puasa dan Maghrib Wilayah Depok Hari Ini, 18 April 2021

    Jadwal Buka Puasa dan Maghrib Wilayah Depok Hari Ini, 18 April 2021

    Megapolitan
    Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Tangerang Raya Hari Ini, 18 April 2021

    Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Tangerang Raya Hari Ini, 18 April 2021

    Megapolitan
    Mayat Laki-laki Ditemukan di Saluran Air di Pasar Rebo Jaktim

    Mayat Laki-laki Ditemukan di Saluran Air di Pasar Rebo Jaktim

    Megapolitan
    Bayi Laki-Laki Terbungkus Kain Ditemukan di Pinggir Jalan Ciputat Timur

    Bayi Laki-Laki Terbungkus Kain Ditemukan di Pinggir Jalan Ciputat Timur

    Megapolitan
    Jadwal Buka Puasa dan Shalat Magrib di Bekasi Hari Ini, 18 April 2021

    Jadwal Buka Puasa dan Shalat Magrib di Bekasi Hari Ini, 18 April 2021

    Megapolitan
    Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Bogor Hari Ini, 18 April 2021

    Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Bogor Hari Ini, 18 April 2021

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X