Kompas.com - 19/07/2014, 08:45 WIB
Polisi membagikan takjil sekaligus peta jalur mudik kepada pengguna jalan, di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (18/7/2014). Petugas juga menghimbau agar calon pemudik lebaran tidak menggunakan motor saat mudik nanti, karena pemudi yang menggunakan motor rentan mengalami kecelakaan. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESPolisi membagikan takjil sekaligus peta jalur mudik kepada pengguna jalan, di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (18/7/2014). Petugas juga menghimbau agar calon pemudik lebaran tidak menggunakan motor saat mudik nanti, karena pemudi yang menggunakan motor rentan mengalami kecelakaan.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemudik dengan menggunakan sepeda motor pada Lebaran 2014 ini diperkirakan meningkat. Hal itu dikatakan Kepala Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisari Besar Irvan Prawirayuda.

"Jumlah pemudik berdasarkan perhitungan kita akan meningkat 7 persen, hasil perhitungan akademisi," kata Irvan, Jumat (18/7/2014).

Adapun Irvan mengatakan, polisi telah bisa membaca konsep mudik para pengendara motor ini karena tidak berbeda dengan tahun sebelumnya. "Kalau tahun kemarin dia sahur dulu, shalat Subuh, baru berangkat jadi puncak keramaiannya berbeda," ujar dia.

Irvan menuturkan, diperkirakan pada pukul 05.00 pagi, diperkirakan pemudik akan melintas di wilayah Kalimalang. Pukul 05.30 berada di Universitas Borobudur, sedangkan pukul 06.30 mereka telah memasuki Kota Bekasi.

"Jam 8 dia keluar bekasi Timur masuk ke Karawang, jam 9 pagi sudah di Cirebon," kata Irvan.

Adapun aparat kepolisian Ditlantas Polda Metro Jaya, lanjutnya, akan mengawal para pemudik yang menggunakan motor ini hingga keluar wilayah Polda Metro. Pengawalan terutama akan dilakukan pada pagi hari.

Ditlantas juga membuat pos taktis yang berlokasi di dua titik, yakni di Cikupa Tangerang dan di Gedung Waringin Bekasi. "Kegiatan dalam pos biasanya ada tenaga kesehatan, dokter, bidan, perawat dan ada penjagaan polisi juga," jelasnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Cara Buat E-KTP Baru Pengganti yang Hilang atau Rusak Via Online, Berlaku Luar Domisili

Ini Cara Buat E-KTP Baru Pengganti yang Hilang atau Rusak Via Online, Berlaku Luar Domisili

Megapolitan
Jadwal Shalat dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Jadwal Shalat dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Megapolitan
Jadi Syarat Perjalanan Udara dan Laut, Berikut Cara Mengisi e-HAC

Jadi Syarat Perjalanan Udara dan Laut, Berikut Cara Mengisi e-HAC

Megapolitan
Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk Industri Ekonomi Kreatif di Jakarta

Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk Industri Ekonomi Kreatif di Jakarta

Megapolitan
Takut Dikeroyok, Seorang Debt Collector Menceburkan Diri ke Kali Ciliwung

Takut Dikeroyok, Seorang Debt Collector Menceburkan Diri ke Kali Ciliwung

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Megapolitan
Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Megapolitan
Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Megapolitan
[Update 19 April]: Bertambah 973, Covid-19 di Jakarta Tembus 400.048 Kasus

[Update 19 April]: Bertambah 973, Covid-19 di Jakarta Tembus 400.048 Kasus

Megapolitan
Penjaga Sedang Shalat Tarawih, Motor Milik Penghuni Rumah Kos di Setiabudi Digasak Maling

Penjaga Sedang Shalat Tarawih, Motor Milik Penghuni Rumah Kos di Setiabudi Digasak Maling

Megapolitan
Rizieq Shihab Tanya ke Saksi: Massa Megamendung Sambut Saya dengan Benci atau Cinta?

Rizieq Shihab Tanya ke Saksi: Massa Megamendung Sambut Saya dengan Benci atau Cinta?

Megapolitan
Tinjau Korban Kebakaran di Taman Sari, Anies Sebut 130 Rumah Ludes Terbakar

Tinjau Korban Kebakaran di Taman Sari, Anies Sebut 130 Rumah Ludes Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X