Kompas.com - 05/01/2015, 11:55 WIB
|
EditorDesy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.com — Warga yang melakukan kepengurusan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kelurahan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mengaku nyaman dengan ruang tunggu di PTSP tersebut.

Warga menyebut, ruang tunggu PTSP Kelurahan Lenteng Agung jadi "manusiawi". "Ruang tunggu-nya sudah manusiawi, ada AC, ada TV, enak, bisa nonton. Jadi enggak bikin boring kalau nunggu," kata Tono (42), warga RT 11 RW 03, kepada Kompas.com, di Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2015). [Baca: Resmikan Badan PTSP, Ahok Minta Tak Ada Lagi Birokrasi Berbelit di Jakarta]

Tono melanjutkan, sistem pelayanan yang menggunakan nomor antrean menciptakan suasana tertib. Warga juga tak perlu berdiri mengantre, tetapi dapat duduk di bangku-bangku yang disediakan di dalam ruang PTSP. "Jadi, enggak perlu berdiri antre lagi berdesak-desakan," ujar Tono.

Hakim (43), warga RT 02 RW 03 Kelurahan Lenteng Agung lainnya, mengaku bahwa suasana pelayanan juga baik. [Baca: Sekarang Urus IMB Bisa Datang ke Kelurahan]

"Pelayanannya bagus ya. Suasana ruangannya juga enak, ada bangkunya buat duduk nunggu," ujar pria yang hendak mengurus perbaikan kesalahan cetak pada kartu keluarga ini.

Warga juga mengaku senang lantaran mereka juga dapat air minum gratis dari dispenser yang disediakan di ruang tunggu.

"Itu kita dikasih minum gratis, ada gelasnya. Pokoknya lebih tertib dan teratur. Saya kan Bu RT di sini walaupun sering mengurus di sini, saya kenal petugasnya. Kita tetap enggak boleh saling mendahului," ujar wanita berkerudung hitam yang enggan disebut namanya ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Kontrakan di Pulogebang Terbakar Gara-gara Obat Nyamuk yang Dibakar Anak Kecil, lalu Ditinggal Bermain

Rumah Kontrakan di Pulogebang Terbakar Gara-gara Obat Nyamuk yang Dibakar Anak Kecil, lalu Ditinggal Bermain

Megapolitan
Pencabutan Izin Holywings di Tangerang Akan Diurus Secepatnya, Pemkab: Sekarang Kita Tutup Dulu

Pencabutan Izin Holywings di Tangerang Akan Diurus Secepatnya, Pemkab: Sekarang Kita Tutup Dulu

Megapolitan
Kunjungi Kota Tua di Masa Libur Sekolah, Pelajar: Kemarin Ujiannya Susah Banget, jadi Mau 'Healing'...

Kunjungi Kota Tua di Masa Libur Sekolah, Pelajar: Kemarin Ujiannya Susah Banget, jadi Mau "Healing"...

Megapolitan
Jatuh dan Tertabrak Kendaraan Saat Menyalip, Seorang Pengendara Motor Tewas di Tempat di Bekasi

Jatuh dan Tertabrak Kendaraan Saat Menyalip, Seorang Pengendara Motor Tewas di Tempat di Bekasi

Megapolitan
Tingkat Keterisian RS Rujukan Covid-19 Sudah 12 Persen, Wagub DKI: Tetap Gunakan Masker

Tingkat Keterisian RS Rujukan Covid-19 Sudah 12 Persen, Wagub DKI: Tetap Gunakan Masker

Megapolitan
Polisi: Pembunuh Perempuan di Kamar Kos Serpong Jual Ponsel Korban Rp 30.000 untuk Beli Makan

Polisi: Pembunuh Perempuan di Kamar Kos Serpong Jual Ponsel Korban Rp 30.000 untuk Beli Makan

Megapolitan
Layanan Publik Terintegrasi, Warga Jakarta Pusat Tak Perlu Khawatir Ubah Data Dokumen Imbas Pergantian Nama Jalan

Layanan Publik Terintegrasi, Warga Jakarta Pusat Tak Perlu Khawatir Ubah Data Dokumen Imbas Pergantian Nama Jalan

Megapolitan
Ini Motif di Balik Aksi 'Bullying' di Lapangan Sempur Bogor yang Viral di Medsos

Ini Motif di Balik Aksi "Bullying" di Lapangan Sempur Bogor yang Viral di Medsos

Megapolitan
BOR RS Covid-19 di Jakarta Capai 12 Persen

BOR RS Covid-19 di Jakarta Capai 12 Persen

Megapolitan
Anggota Dewan Sentil Manajemen Holywings soal Promo Miras Bernada SARA: 'Bapak Sehat Jasmani Rohani?'

Anggota Dewan Sentil Manajemen Holywings soal Promo Miras Bernada SARA: "Bapak Sehat Jasmani Rohani?"

Megapolitan
Polisi Tangkap Satu Terduga Pembunuh Pria Dalam Karung di Kali Pesanggrahan

Polisi Tangkap Satu Terduga Pembunuh Pria Dalam Karung di Kali Pesanggrahan

Megapolitan
Nonton Bareng 'Keluarga Cemara 2', Bioskop Inklusif Ajak Industri Film Ramah Disabilitas

Nonton Bareng "Keluarga Cemara 2", Bioskop Inklusif Ajak Industri Film Ramah Disabilitas

Megapolitan
Tutup 3 Holywings, Bupati Tangerang: Pengalaman Bagi yang Lain, Jangan Sembarangan Bikin Acara

Tutup 3 Holywings, Bupati Tangerang: Pengalaman Bagi yang Lain, Jangan Sembarangan Bikin Acara

Megapolitan
Rumah Kontrakan di Pulogebang Hangus Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

Rumah Kontrakan di Pulogebang Hangus Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Penadah Ponsel Milik Perempuan yang Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Serpong

Polisi Tangkap 2 Penadah Ponsel Milik Perempuan yang Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Serpong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.