Tahanan Terakhir Polsek Jagakarsa Ditangkap di Rumah Istrinya

Kompas.com - 12/03/2015, 18:19 WIB
Ilustrasi penjara. The GuardianIlustrasi penjara.
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Polsek Jagakarsa, Jakarta Selatan akhirnya menangkap kembali tahanan yang kabur, Mada'ali. Dia ditangkap setelah buron selama dua hari.

Tahanan kasus penipuan itu ditangkap saat baru pulang ke rumahnya di Desa Sribakti, RT 4/6, Pengalengan, Bandung Selatan, Jawa Barat, Rabu (11/3/2015) malam.

"Benar, kita (polisi) sudah mengamankan satu tahanan terakhir dari lima tahanan yang kabur," ujar Kanit Reskrim Polsek Jakagakarsa, Ajun Komisaris Hari Subeno, saat dihubungi, Kamis, (12/3/2015).

Mada'ali, ditangkap hanya berselang delapan jam dari penangkapan dua rekannya Fuad Hidayatullah (kasus narkoba) dan Andre Maulana (kasus pencurian), Rabu (11/3/2015) pukul 02.20 WIB. [Baca: Zikir dan Menyanyi, Modus Tahanan supaya Bisa Kabur]

Sedangkan, dua tahanan lainnya, M. Ilham dan Rizky Agung Dewantoro, telah terlebih dahulu dibekuk aparat. "Mada'ali kami tangkap di rumahnya saat baru pulang beraktivitas," ucapnya.

Begitu berhasil kabur dari ruang tahanan Polsek Jagakarsa, Mada'ali memilih kabur ke rumah istrinya di daerah Pengalengan.

"Saat ditangkap tidak ada perlawanan dari tahanan. Karena kita sudah menantikannya di rumah istrinya," kata dia.

Sebelumnya, lima tahanan Polsek Jagakarsa melarikan diri dari ruang tahanan, Senin (9/3/2015) sekitar pukul 02.45 WIB. Kelima orang tahanan kabur setelah mengergaji teralis ventilasi udara ruang tahanan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Megapolitan
Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Megapolitan
Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Megapolitan
Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Megapolitan
Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

Megapolitan
Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

Megapolitan
Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

Megapolitan
Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

Megapolitan
17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

Megapolitan
Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Megapolitan
Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X